invisible bg invisible ico

Tips dalam Menjaga Kehamilan Muda supaya Semua Lancar

Tips dalam Menjaga Kehamilan Muda supaya Semua LancarHamil muda merupakan istilah yang digunakan pada Ibu dengan kondisi usia kehamilan trimester pertama, yakni pada rentang usia satu hingga tiga bulan kehamilan. Untuk beberapa orang, hamil muda merupakan kondisi yang melelahkan. Karena pada saat inilah tubuh Ibu masih beradaptasi dengan hadirnya janin, sehingga berbagai ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan morning sickness atau mual & muntah, kelemahan, dehidrasi hingga penurunan nafsu makan.

Hingga mencapai 80% keguguran terjadi pada masa ini. Karenanya penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa tips dalam menjaga kehamilan muda serta beberapa pantangan yang dapat Anda laksanakan demi kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.

Kehamilan Muda dan Tips dalam Menjaganya

Berbagai perubahan fisik dan emosi akan terjadi pada usia kehamilan muda, sehingga Anda harus mempersiapkannya dengan baik. Berikut beberapa tips dalam menjaga kehamilan pada trimester awal:

  1. Jadwalkan Waktu untuk Pemeriksaan Kehamilan

Sekurangnya empat kali pemeriksaan kehamilan harus Anda laksanakan selama kehamilan. Ibu hamil yang tidak melaksanakan pemeriksaan kehamilan yang memadai akan beresiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan kesehatan dan bayi lahir dengan berat badan kurang dari normal.

Para dokter ahli kandungan memberikan saran bahwa sekurangnya lakukan satu kali pemeriksaan tiap bulan selama 6 bulan kehamilan awal, dua kali per bulan pada bulan ke tujuh dan delapan, serta sekali tiap minggu pada bulan persalinan.

  1. Hindari Aktivitas dan Olahraga Berat

Jika Anda seorang wanita dengan aktivitas yang sangat tinggi atau Anda seorang pekerja, maka mulai sadarilah bahwa kondisi kehamilan Anda sangat lebih utama untuk di prioritaskan. Pastikan Anda mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup setiap harinya, serta hindari olahraga berat.

Beberapa olahraga yang disarankan pada saat hamil muda antara lain berjalan kaki, aerobik ringan dan berenang. Hindari juga aktivitas hubungan suami istri yang berlebih serta guncangan ketika Anda sedang mengendarai kendaraan bermotor.

  1. Minumlah Cukup Air

Dehidrasi atau kurangnya jumlah cairan dalam tubuh Ibu ketika hamil amat sering dijumpai. Hal ini dapat beresiko pada jumlah cairan ketuban yang kurang, persalinan prematur bahkan bisa berujung pada kematian janin. Sangat penting bagi Ibu hamil untuk meminum sekurang nya 2–3-liter air per hari, untuk menghindari terjadinya dehidrasi.

  1. Jaga Pola, Porsi dan Jenis Makanan yang Dapat Anda Konsumsi

Perbaiki pola makan, porsi dan jenis makanan yang Anda konsumsi tiap harinya. Kurangi dan hentikan memakan makanan junk food dan beralih ke sayuran maupun buah organik. Perhatikan porsi seimbang dan hindari memakan bahan makanan mentah maupun setengah matang untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri maupun virus kepada janin.

  1. Rubah Pola dan Gaya Hidup

Mulai ubah gaya hidup lama yang dirasa membawa efek negatif bagi diri Anda dan janin, seperti kebiasaan merokok, minum kopi atau teh yang berlebihan. Menjadi perokok pasif juga akan semakin membawa bahaya berlipat bagi Anda dan janin. Jika suami atau keluarga terdekat ada yang merokok, upayakan untuk tidak berada di sekitar mereka.

Detail Kondisi Ibu pada Trimester Pertama

Mengetahui setiap detail perubahan yang terjadi pada diri Anda pada masa kehamilan juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga kondisi kehamilan Anda. Dengan mengetahui setiap detail perubahan yang terjadi Anda akan dapat mengenali tanda baik dan tanda yang kurang baik sehingga membantu Anda untuk segera melaksanakan pemeriksaan pada dokter kandungan Anda. Berikut detail kondisi Ibu ada trimester pertama kehamilan:

  1. Morning sickness

Dikenal juga dengan kondisi mual diiringi muntah yang disebabkan ketidak stabilan hormon pada kondisi kehamilan muda. Sebagian wanita hamil akan mengalami morning sickness hingga usia 3 bulan kehamilan. Konsultasikan pada dokter jika kondisi mual muntah Anda tidak membaik yang ditandai dengan berat badan Anda yang berkurang dan kelemahan fisik yang semakin berat.

  1. Mengantuk dan kelelahan

Hal ini disebabkan kerja ganda dari organ tubuh Anda untuk memenuhi nutrisi dan memompa asupan oksigen kepada buah hati Anda. Perbanyaklah istirahat dan penuhi keseimbangan nutrisi.

  1. Sering berkemih

Anda akan lebih sering berkemih di banding sebelumnya. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan rahim akan menekan kandung kemih selain itu adalah akibat derasnya aliran darah menuju ginjal. Penuhi kebutuhan hidrasi Anda dengan banyak minum air sedikitnya 2 – 3 liter per hari.

  1. Konstipasi

Konstipasi atau susah buang air besar, disebabkan oleh tingginya kadar progesteron selama kehamilan serta diperparah dengan rendahnya konsumsi serat dan air. Imbangi kondisi ini dengan diet tinggi serat seperti buah dan sayuran dan asupan air yang cukup.

  1. Keputihan

Keputihan dalam masa kehamilan muda adalah hal yang normal. Hal ini terjadi juga merupakan pertanda dari teraktivasinya leher dan dinding rahim. Hentikan penggunakan pembersih kewanitaan yang berlebih. Cukup jaga kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan mengganti pakaian dalam secara rutin. Namun apabila keputihan diperparah dengan konsistensi yang kental, warna kehijauan dan berbau, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

  1. Kram pada betis dan kaki bagian bawah

Hal ini merupakan pertanda bahwa Anda kekurangan asupan kalsium dan zat besi. Selain mengkonsumsi bahan makanan yang kaya kalsium dan zat besi, melakukan olahraga ringan membantu Anda untuk terhindar dari kondisi ini.

  1. Nyeri pada punggung dan panggul

Selain disebabkan oleh fluktuasi hormon, nyeri pada punggung dan panggul adalah akibat dari tarikan dari otot perut dan rahim. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda apabila nyeri ini semakin menjadi.

  1. Perubahan mood

Beberapa Ibu pada kondisi kehamilan muda akan mengalami perubahan emosi yang tidak terduga. Selain disebabkan karena kelelahan fisik dan stress, perubahan emosi dan ketidakstabilan mood dapat disebabkan oleh pengaruh hormonal. Tidurlah dengan cukup, diskusikan perasaan Anda dengan suami dan teman atau keluarga terdekat Anda. Nikmati proses penantian Anda dengan tenang dan bahagia.

  1. Infeksi Pada Gigi dan Gusi

Penting bagi seorang Ibu untuk memeriksakan kondisi gigi dan gusi sebelum kehamilan. Hal ini dikarenakan banyak terjadinya keguguran dan kecacatan janin akibat penularan infeksi dari gigi dan gusi Ibu kepada janin dalam kandungan. Selain itu, apabila infeksi gigi dan gusi ini terjadi pada masa kehamilan maka dokter gigi Anda akan kesulitan untuk meresepkan antibiotik yang tepat untuk Anda, antibiotik akan memiliki efek samping yang buruk bagi janin.

Demikian informasi mengenai tips menjaga kehamilan muda disertai pengetahuan mengenai detail kondisi dan perubahan fisik yang terjadi pada trimester pertama. Kehamilan adalah amanah dari Tuhan yang wajib untuk Anda jaga sehingga belajarlah untuk menjadi orang tua yang baik semenjak anak dalam kandungan. Sekali lagi selamat atas kehamilan Anda dan semoga artikel ini bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *