invisible bg invisible ico

Tenggorokan Sakit saat Menelan? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri Tenggorokan Saat Menelan? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri pada saat menelan adalah kondisi ketidak nyamanan seseorang yang terjadi saat menelan. Gejala ini biasa dirasakan pada area leher atas hingga esophagus atau saluran makan, hingga tidak jarang nyeri menyebar hingga akhir dari percabangan bronkus pada area dada. Hal ini umum terjadi pada anak – anak hingga dewasa. Berikut akan di paparkan mengenai penyebab tenggorokan nyeri pada saat menelan dan bagaimana mengatasinya.

Beberapa Penyebab Tenggorokan Terasa Sakit saat Menelan

Aktivitas menelan sendiri merupakan sebuah proses yang kompleks karena melibatkan lebih dari 30 syaraf dan otot pada area leher. Proses ini berbeda antara menelan makanan padat dan cairan. Beberapa penyebab terjadinya nyeri saat menelan antara lain:

  1. Faringitis atau Radang Tenggorokan

Faringitis atau radang tenggorokan terjadi apabila terjadinya infeksi virus ataupun bakteri pada dinding tenggorokan. Tanda infeksi ini biasanya disertai dengan kemerahan dan bengkak pada diniding tenggorokan, demam, tampak pula bercak putih kekuningan dan hal inilah yang menyebabkan nyeri saat menelan. Streptococcal adalah bakteri tersering yang menyebabkan faringitis pada anak maupun dewasa.

  1. Tonsilitis atau Radang Amandel

Penyebab radang amandel hampir sama dengan radang tenggorokan. Amandel atau tonsil adalah kelenjar limfe, posisinya ada di samping kiri dan kanan rongga tengorokan. Memiliki fungsi pertahanan pertama terhadap bakteri dan virus yang masuk. Demam, bengkak dan kemerahan pada amandel akan terlihat jika anak maupun anda menderita radang amandel.

  1. Luka pada Rongga Mulut dan Tenggorokan

Luka yang terjadi pada rongga mulut dan tenggorokan biasanya terjadi akibat konsumsi makanan ataupun minuman yang terlalu panas. Hal ini dapat menjadi penyebab nyeri saat menelan.

  1. Infeksi Difteri

Corynebacterium diphtheria adalah jenis bakteri yang menyebabkan difteri. Difteri sangat mudah menular dan menyerang anak – anak terlebih apabila tidak pernah vaksin sebelumnya. Jika bakteri ini menginfeksi, maka akan tampak bercak tebal abu-abu pada bagian tenggorokan dan amandel. Dari luar akan tampak leher dan pipi membengkak dan kebiruan. Pasien dengan kondisi difteri tidak hanya mengalami susah menelan karena makan, tapi juga dapat beresiko kematian.

  1. Infeksi HSV dan CMV

HSV (herpes simplex virus) dan CMV (cytomegalovirus) adalah penyebab infeksi dan nyeri tenggorokan saat menelan yang lain dari jenis virus. Biasanya menyerang orang – orang dengan kondisi gangguan sistem imun seperti pasien HIV/AIDS atau lupus. Akan tampak luka seperti sariawan dan bercak putih melebar di sepanjang esophagus atau saluran makan, jika bakteri HSV dan CMV ini menyerang tenggorokan Anda.

  1. Benda Asing yang Tersangkut di Tenggorokan

Benda asing seperti duri yang tersangkut di tenggorokan dapat menjadi penyebab terjadinya nyeri saat menelan. Berhati – hatilah ketika mengkonsumsi bahan makanan yang beresiko menusuk tenggorokan seperti duri ikan maupun tulang ayam.

  1. Infeksi Pada Gigi atau Gusi

Infeksi pada area gigi dan gusi dapat pula menjadi salah satu penyebab nyeri tenggorokan saat menelan. Hal ini dapat terjadi karena pusat pertahanan terhadap infeksi atau kelenjar limfe bagian rongga mulut berada pada area tenggorokan, yakni organ amandel. Sehingga ketika gigi atau gusi mengalami infeksi, kelenjar ini akan ikut membengkak dan menyebabkan nyeri saat menelan.

  1. Asam Lambung

Jika anda penderita maag atau tingginya kadar asam lambung, maka perasaan nyeri saat menelan dapat anda rasakan mulai dada hingga tenggorokan atas bahkan hingga ke lubang telinga. Hal ini disebabkan terjadinya reflux atau kembalinya cairan lambung ke saluran makan, akibat melemahnya katup pada lambung. Hal ini juga menjadi penyebab terjadinya perasaan terbakar pada area dada.

Cara Mengatasi Tenggorokan yang Sakit saat Menelan

Setelah anda mengetahui berbagai penyebab terjadinya ketidak nyamanan pada tenggorokan ketika menelan, berikut akan di bahas beberapa cara untuk mengobati, menghindari infeksi serta mencegah penyebaran infeksi nya:

  1. Madu dan Jeruk Lemon

Madu dan jeruk nipis dipercaya dapat membantu menyembuhan segala macam penyakit termasuk tenggorokan yang sakit saat menelan. Anda dapat menggunakan perasan sebutir jeruk lemon yang dicampurkan dengan 2 sendok teh madu pada segelas air putih hangat, rutinkan minum di pagi hari ketika perut anda masih kosong. Pastikan juga madu yang anda beli adalah madu asli.

  1. Obat-obatan antibiotik atau antivirus

Apabila kondisi nyeri menelan ini dirasa sangat mengganggu dan tidak bisa hilang setelah anda mencoba dengan herbal, datanglah ke dokter dan konsultasikan kondisi anda. Dokter akan dengan cermat memeriksa penyebab dan akan meresepkan antibiotik atau antivirus yang tepat dan dosis sesuai dengan kebutuhan anda. Jangan sekali-kali membeli antibiotik yang dijual secara bebas dan mengkonsumsinya tanpa resep dokter.

  1. Hindari Beberapa Jenis Makanan yang dapat Menyebabkan Infeksi pada Tenggorokan

Beberapa jenis makanan terutama yang banyak pengawet dan pemanis atau perasa buatan akan sangat mudah mengiritasi dan menginfeksi tenggorokan anda. Pastikan bahan makanan yang anda makan adalah sehat dan jauh dari bahan – bahan yang berbahaya bagi kesehatan anda dan keluarga.

  1. Hindari merokok dan asap rokok

Aktivitas merokok dan paparan asap rokok sangat mengiritasi saluran napas dan saluran pencernaan. Saluran tenggorokan yang telah teriritasi akan mudah mengalami perlukaan, dan bakteri serta virus dapat dengan mudah menginfeksi. Hindarilah sebisa mungkin kegiatan yang sangat merugikan ini.

  1. Hindari Alkohol dan Minuman Keras

Alkohol merupakan zat yang sangat berbahaya dan dapat merusak hampir seluruh organ utama dalam tubuh manusia. Pada tenggorokan, alkohol akan menyebabkan keringnya mukosa atau permukaan kulit tenggorokan dan akan sangat mudah terjadi iritasi setelahnya. Seperti hal nya efek rook, mukosa yang teriritasi akan mudah terjadi luka dan bakteri atau virus akan mudah menginfeksi.  Konsumsi alkohol dan minuman juga merupakan pemicu terjadinya kanker pada area tenggorokan dan organ pencernaan.

  1. Hindari Menggunakan Alat Makan atau Minum yang Sama

Jika keluarga anda ada yang mengalami batuk maupun tenggorokan nyeri saat menelan, waspadai penularan penyakit yang dapat terjadi melalui air liur atau dahaknya. Gunakan gelas yang berbeda, dan selalu sterilkan atau cuci bersih alat makan dan minum yang telah digunakan oleh seseorang yang sakit. Karena infeksi bakteri seperti difteri, dan virus seperti HSV dan CMV akan sangat mudah menular melalui alat makan atau minum yang terkena air liur penderita.

Kesehatan tubuh sangat bergantung dengan makanan maupun minuman yang anda konsumsi. Sehingga sangat disarankan untuk cermat dalam memilih makanan maupun minuman yang akan anda masukkan kedalam tubuh. Pastikan tanggal kadaluarsa serta bahan-bahan yang menjadi resep dalam makanan maupun minuman tersebut. Konsumsi makanan sehat dan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan optimal anda dan keluarga.

Demikian informasi mengenai penyebab tenggorokan yang sakit saat menelan, serta beberapa tips untuk mengobati dan mencegah terjadinya infeksi maupun penyebaran infeksi yang dapat terjadi. Semoga anda dan keluarga selalu sehat dan terhindar dari nyeri tenggorokan berkepanjangan. Salam sehat!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *