invisible hit counter invisible bg invisible ico

Pilihan Makanan Bayi 8 Bulan? Ini yang Perlu Diberikan

Pilihan Makanan Bayi 8 Bulan? Ini yang Perlu DiberikanMakanan bayi 8 bulan tentu saja berbeda dengan usia bulan lainnya. Di setiap tahap pertumbuhan usia bayi, Ibu perlu cerdas memilih makanan pendamping ASI yang tepat. Pasalnya, tiap bertambahnya usia, bayi membutuhkan nutrisi yang berbeda. Ketidaktahuan ibu terkait ini sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang bayi ke depannya. Penting diingat bahwa nutrisi sangat diperlukan bayi karena ia masih dalam rentang golden age. Amat disayangkan jika dalam masa golden age ini bayi tidak mendapat suplai nutrisi yang dibutuhkan.

Bayi mulai diperbolehkan untuk makan selain ASI mulai usia 6 bulan. Ini adalah rekomendasi WHO yang masih berlaku hingga sekarang. Bayi sangat perlu diberikan nutrisi selain ASI karena seiring bertambahnya usia diperlukan juga asupan nutrisi yang tak hanya berasal dari satu sumber saja. Bayi sudah perlu diperkenalkan berbagai macam jenis makanan agar ia mulai untuk mengenal rasa.

Pemberian makanan selain ASI selain untuk memberikan kebutuhan energi juga memberikan suplai protein dan zat-zat lain untuk tumbuh kembang secara normal. Meski bayi telah mulai diberikan makanan tambahan, ASI tetap harus diberikan hingga usia dua tahun. Kandungan dalam ASI masih tetap dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi.

Pengenalan makanan tambahan bisa mulai dilakukan sejak bayi berusia enam bulan. Tujuan pengenalan makanan tambahan ini di antaranya yakni untuk: (1) Meningkatkan kemampuan bayi dalam mengenal sekaligus mencerna berbagai macam rasa dan bentuk makanan. (2) Melengkapi kebutuhan nutrisi yang tidak terdapat dalam ASI. (3) Melatih kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelan. (4) Mengenalkan bayi pada makanan yang tinggi kadar energinya.

Kebutuhan Nutrisi dalam Makanan Bayi 8 Bulan

Tiap tahap perkembangan bayi tentu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Pembahasan kali ini akan spesifik membahas pada kebutuhan nutrisi untuk bayi usia 8 bulan saja. Perlu diketahui bahwa usia 8 bulan ini telah terjadi cukup banyak perubahan baik kemampuan motorik kasar, halus, maupun kemampuan berbicara. Normalnya di usia ini bayi lebih aktif dengan berusaha merangkak dan berusaha duduk. Hal tersebut harus ditopang dengan asupan nutrisi yang setara. Lantas apa sajakah kebutuhan nutrisi dalam makanan bayi 8 bulan ini?

Ketika bayi sudah menginjak usia 8 bulan harapannya ia sudah bisa mengonsumsi bubur maupun sereal. Oleh karenanya diharapkan di usia ini mulai mengenal makanan lain yang bertekstur lebih kasar. Prinsip dalam memberikan makanan pada bayi adalah perlahan-lahan dan kontinyu. Selain agar anak menghafal rasa juga untuk mengetahui reaksi alergi.

Jenis makanan bayi 8 bulan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi harus mengandung prinsip aman, menyehatkan, dan sesuai dengan tahap usianya. Tekstur yang dipilih harus yang lebih meningkat dari sebelumnya. Hal yang perlu diingat adalah kehati-hatian Ibu dalam memilih makanan. Bisa jadi bayi memiliki alergi pada makanan tertentu. Hal tersebut bisa diantisipasi dengan mencobakan sedikit demi sedikit namun teratur pada saat awal sehingga ketika diketahui bayi alergi, dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir.

Berikan sayuran dan juga berbagai macam buah agar bayi lebih terbiasa untuk mengenal rasa. Buah yang diberikan tentu saja yang bertekstur lembut. Hindari buah yang mengandung gas semacam nangka, durian, atau buah yang terlalu berasa asam. Usahakan untuk membuat olahan bahan tertentu dengan berbagai varian agar menghindari rasa bosan yang biasa terjadi pada bayi.

Untuk meningkatkan selera makan bayi, bisa ditambahkan penambah rasa yang aman dikonsumsi bagi bayi seperti keju, margarin, maupun butter. Untuk buah bertekstur lembut bisa diberikan usai dikerok dan atau dilumatkan. Pemberian potongan buah yang diiris kecil-kecil bisa dicobakan dengan tujuan untuk merangsang gigi, namun tetap harus dengan pengawasan ya. Cemilan sehat dari berbagai macam biskuit bisa diberikan untuk selingan agar bayi tidak cepat merasa bosan.

Porsi makan yang dibutuhkan bayi usia 8 bulan ini adalah seperempat hingga setengah cangkir sereal/buah/sayur. Selain itu juga membutuhkan setengah cangkir untuk sumber protein. Usia ini merupakan peralihan dari mengonsumsi makanan lebut (bubur) meningkat ke arah yang bertekstur agak kasar.

Jika bayi sama sekali masih belum bisa dicobakan makanan bertekstur kasar, maka konsumsi makanan macam buah maupun sayur yang dihaluskan masih bisa diberikan. Sayur maupun buah yang diberikan bisa semacam pisang, alpukat, wortel maupun umbi. Beberapa bahan yang sekiranya perlu dimasak semacam umbi dan wortel, harus dimasak dahulu. Asupan protein bisa diberikan dari ikan tanpa duri atau daging ayam yang telah dimasak matang dan telah dipotong halus.

Jika bayi sudah mulai mau diberikan makanan yang bertekstur kasar, makanan yang tadinya dimasak berupa bubur kini bisa cukup dengan ditumbuk halus saja, tak perlu dijadikan bubur. Kuning telur bisa dicobakan dengan mengirisnya kecil-kecil.  Biskuit bayi juga mulai diberikan dengan potongan kecil-kecil. Perlu diketahui bahwa porsi kebutuhan makanan bayi 8 bulan tentu meningkat yakni berupa setengah cangkir sereal, buah, sayur ataupun makanan sumber protein.

Beberapa Hal tentang Makanan Tambahan yang Perlu Diketahui

Memberikan makanan tambahan pada bayi, khususnya makanan bayi 8 bulan adalah perkara gampang-gampang susah. Ada banyak hal yang tentu saja perlu diketahui terkait hal tersebut, di antaranya berikut ini:

  • Dalam memberikan makanan tambahan, usahakan satu jenis dahulu selama beberapa hari sebelum diberikan makanan yang lain. Hal ini bertujuan agar bayi lebih lama mengenal rasa dan mudah mengingatnya. Selain itu identifikasi makanan yang menimbulkan alergi bisa lebih mudah dikenali dnegan cara pemberian seperti ini.
  • Pada saat awal mencobakan makanan baru, berikan sedikit demi sedikit satu hingga dua sendok dahulu. Hal ini penting agar bayi menjadi terbiasa dan melatih otot-ototnya untuk mengunyah.
  • Sebaiknya makanan tambahan diberikan usai bayi menyusu agar suplai ASI tetap terpenuhi. Jika sesudah menyusu ternyata bayi tidak mau makan, tidak perlu dipaksakan. Makanan tambahan bisa diberikan saat bayi lapar sesudahnya.
  • Pemberian makanan tambahan sebaiknya tidak lupa pada prinsip hiegenitas. Memasak sendiri tentu saja lebih dianjurkan daripada membeli di luar. Perlu dijaga kebersihan mulai dari pencucian bahan hingga pada pengolahan dan penyajian. Bahkan pada saat memberikan pun tidak boleh lupa untuk cuci tangan dahulu.
  • Selain prinsip pengolahan yang bersih, hiegenitas alat-alat yang dipergunakan pun perlu juga diperhatikan. Piring, sendok, ataupun peralatan lain harus benar-benar terkondisikan dalam keadaan bersih. Perlu diketahui bahwa bayi sangat rentan terkena diare jika kebersihan tidak dijaga.

Hal lain yang tak kalah penting dilakukan saat memberikan makanan bayi 8 bulan adalah pendampingan selalu. Jangan biarkan bayi sendirian, kemungkinan tersedak bisa terjadi kapan saja. Jikalau bayi menggunakan baby chair untuk makan, jangan lupa untuk mengenakan pengaman. Pemilihan tekstur serta waktu pemberian yang tepat tentu sangat penting diperhatikan. Demikian informasi terkait makanan bayi 8 bulan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *