invisible bg invisible ico

Perkembangan Janin Usia 3 Bulan, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Saat Perkembangan Janin Mencapai Usia 3 Bulan, Apa Saja yang Wajib Anda Ketahui?Pada perkembangan janin 3 bulan, Ibu telah memasuki tahap akhir dari trimester pertamanya. Embrio janin berubah menjadi fetus, dan plasenta mulai terhubung dengan perut janin. Pada usia ini janin masih dalam tahapan rentan, sehingga Ibu diwajibkan berhati-hati. Berikut akan disajikan informasi mengenai detail pertumbuhan fisik, kebutuhan nutrisi dan air serta tips dalam menjaga kehamilan.

Detail Pertumbuhan Fisik dan Perkembangan Janin Usia 3 Bulan

Memasuki usia 3 bulan, ukuran janin akan sebesar buah lemon dan akan bertambah setiap minggunya. Telah tampak pula jemari tangan dan kaki janin. Kuku dan daun telinga juga mulai bertumbuh. Pada akhir bulan ketiga, panjang janin mencapai 7.5 – 10 cm dan berat mencapai 28 gram. Meski beberapa organ utama dan penting telah terbentuk, namun organ tersebut belum dapat berfungsi secara optimal. Berikut detail pertumbuhan fisik dan perkembangannya:

  1. Bentuk Kepala Telah Tegak

Pada usia ini, kepala telah tegak namun besarnya belum proporsional. Kepala lebih besar dari bagian badan menunjukkan perkembangan otak yang pesat. Tidak perlu risau akan bentuk kepala yang belum sempurna, karena sering perkembangan otaknya bentuk kepala akan menyesuaikan.

  1. Organ Utama Janin Telah Terbentuk

Penampang kulit akan terlihat merah dan halus. Kulit janin masih cenderung transparan dan nampak sangat tipis, sehingga akan tampak pembuluh darah di beberapa area janin. Organ utama seperti otak, jantung dan paru-paru sudah terbentuk, namun masih dalam proses penyempurnaan.

  1. Tulang Tengkorak Telah Terbentuk

Tulang yang terbentuk pada usia ini akan terpusat pada tulang tengkorak atau area kepalanya. Selain daerah kepala, tulang-tulang rawan kecil akan membentuk jari jemari kaki dan tanganya. Sekurangnya konsumsilah sebesar 1000 mg sumber makanan mengandung kalsium per hari untuk menunjang pertumbuhan tulang dan sistem gerak janin.

  1. Janin Mulai Bergerak

Pada usia ini adalah awal gerakan bebas dan aktif sang janin. Hanya saja ibu belum dapat merasakan beberapa pergerakan seperti mengangkat kepala, mengulet dan berputar karena posisi rahim masih berada di bawah panggul.

  1. Sistem Pernafasan

Pada usia ini paru-paru janin masih dalam tahap pertumbuhan. Sel sel nya akan terus bertumbuh untuk membentuk cabang ujung dari bronkiolus yang disebut dengan alveolus (kantung udara). Penyempurnaan ini akan berlangsung terus menerus hingga usianya 8 bulan, dimana paru-paru telah matang dan telah terhubung dengan pembuluh darah terkecil untuk mengalirkan oksigen ke seluruh bagian tubuh janin.

  1. Sistem Syaraf

Sistem syaraf pada janin mulai berfungsi ditandai dengan gerakan minimal seperti mengangkat kaki dan menendang. Beberapa hormon juga telah diproduksi. Antara lain hormon pertumbuhan seperti ACTH dan LH, hormon prolaktin pada ibu yang berfungsi sebagai penunjang produksi ASI dan penguat paru-paru janin, serta hormon FSH yang berfungsi sebagai penunjang penyempurnaan organ reproduksi janin.

  1. Organ Pencernaan dan Reproduksi

Pada awal trimester kedua ini rongga abdomen telah terbentuk, dengan bakal usus halus sebagai organ pertama yang akan mengisi rongga perut janin. Peristaltik atau gerakan usus pertama akan terjadi pada usia 14 minggu.

Semenjak awal perkembangannya, seluruh janin adalah berjenis kelamin wanita. Hingga kemudian pada usia 7 minggu hormon testosteron akan berproduksi dan organ kelamin pria akan mulai dibentuk. Pada usia 16 minggu barulah jenis kelamin bayi dapat dengan mudah di deteksi melalui pemeriksaan USG.

Pentingnya Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi dan Air bagi Janin

Nutrisi terpenting untuk menunjang perkembangan janin pada usia ini selain asam folat adalah asupan kalsium, vitamin A, zat besi dan protein. Pada akhir trimester pertama ini terkadang mual dan muntah akan mulai berkurang. Sehingga saat inilah saat terpenting bagi anda untuk mengkonsumsi kombinasi makanan yang mengandung keempat zat penting tersebut.

Asam folat menunjang pertumbuhan otak dan menghindarkan dari terjadinya defisiensi atau kekurangan vitamin B yang dapat menyebabkan berbagai kelainan pertumbuhan. Konsumsi asam folat sangat dianjurkan sejak awal kehamilan hingga akhir bulan ke 3. Sumber makanan yang kaya asam folat dan Vitamin B dari buah-buahan antara lain adalah apel, melon dan pisang.

Kalsium sebagai penunjang pertumbuhan tulang dan alat gerak dapat anda dapatkan berlimpah dalam bentuk susu serta berbagai produk olahannya. Selain itu kalsium juga terdapat pada kedelai, brokoli dan sayuran hijau. Penting untuk mengkonsumsi susu yang telah melalui proses pasteurisasi daripada mengkonsumsi susu segar.

Vitamin A bermanfaat selayaknya kalsium. Menunjang perkembangan tulang, gigi dan mata janin ketika memasuki usia 3 bulan. Selain wortel dan tomat, ubi jalar mengandung lebih banyak vitamin A hingga dapat memenuhi 438% kebutuhan harian anda.  Ubi jalar dilengkapi juga dengan mineral alami seperti kalium, magnesium serta kalsium.

Protein didapatkan dari produk daging, telur dan ikan. Jika anda seorang vegetarian konsumsilah sekurangnya 45 gram kacang-kacangan serta lengkapi dengan 70 gram kacang polong per hari. Jumlah ini setara dengan 28 gram daging, telur atau ikan. Perlu diingat bahwa sangat penting untuk memasak setiap produk makanan terutama daging dan sayuran hingga matang untuk menghindari infeksi dan bakteri jahat yang dapat menganggu pertumbuhan janin anda.

Kebutuhan air putih untuk rehidrasi pada ibu dan janin amatlah penting. Karena dehidrasi atau kurangnya asupan cairan merupakan salah satu penyebab terjadinya kram dan keguguran pada usia perkembangan 3 bulan. Tidak perlu takut untuk berkemih lebih sering, justru hal ini sangat baik untuk membuang kotoran dan racun dalam tubuh ibu serta membantu proses penyaringan darah oleh ginjal. Minumlah sekurangnya 3 liter air per hari untuk pemenuhan kebutuhan air tiap harinya.

Tips Menjaga Kehamilan pada Trimester Pertama

Lebih dari 80% kejadian keguguran terjadi pada trimester awal dari kehamilan. Dan sebanyak 15% terjadi ketika usia janin memasuki tahap 3 bulan. Beberapa tanda daripada terjadinya keguguran antara lain perdarahan, nyeri dan kram pada daerah perut dan pinggang belakang, demam dan disertai melemahnya kondisi Ibu.

Untuk menghindari terjadinya keguguran pada masa ini, penting untuk memperhatikan makanan yang anda konsumsi. Hindari daging, telur dan ikan mentah atau setengah matang. Kurangi juga konsumsi junk food, sayuran mentah serta makanan kaleng. Laksanakan checkup prenatal untuk mengetahui kondisi fisik janin, dan segera konsultasikan apabila terjadi tanda ketidaknormalan pada kehamilan anda.

Demikian informasi mengenai detail perkembangan janin pada usia 3 bulan, kebutuhan nutrisi dan air serta sedikit tips untuk menjaga kehamilan pada trimester pertama. Sangat baik untuk anda mengetahui setiap detail perkembangan dan memenuhinya dengan nutrisi yang tepat dan terbaik. Semoga bermanfaat .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *