invisible hit counter invisible bg invisible ico

Perawatan Pasca Melahirkan – Panduan Merawat Tubuh Setelah Melahirkan

Perawatan Pasca Melahirkan - Panduan Merawat Tubuh Setelah MelahirkanSangatlah penting mengetahui apa saja perawatan pasca melahirkan yang harus ibu lakukan setelah berhasil melahirkan bayi kecil. Seperti halnya semua ibu, Anda pastilah menjadikan anak Anda sebagai prioritas utama Anda, namun jangan melupakan diri sendiri. Perawatan setelah melahirkan perlu dilakukan dengan tujuan agar ibu dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi setelah melahirkan.

Panduan Perawatan Pasca Melahirkan

Kehamilan membuat hidup seorang perempuan berubah. Selain hidup, tubuh dan mental pun turut berubah. Sayangnya, perubahan pada tubuh dan mental ibu tidak berhenti setelah anak dilahirkan, namun tetap berlanjut sampai beberapa minggu setelah melahirkan. Inilah hal yang akan terjadi setelah melahirkan dan kami akan beritahukan cara menanganinya.

  • Rasa Nyeri Pada Alat Kelamin Anda

Bagi ibu yang melahirkan dengan cara normal, alat intim Anda mungkin akan terasa nyeri setelah melahirkan. Ini disebabkan karena regangan ketika bayi lahir, atau malah karena ada lecet yang ditimbulkan saat melahirkan. Rasa nyeri ini tidak akan berhenti mendadak setelah proses melahirkan.

Perawatan pasca melahirkan yang dapat Anda lakukan:

  • Bila duduk terasa nyeri, duduklah di atas tumpukan bantal.
  • Bersihkan alat intim Anda dengan air hangatterutama ketika mandi atau berkemih. Bila Anda sedang BAB, tekan kemaluan Anda dengan kain basah yang hangat.
  • Dinginkan luka pada alat kemaluan mnggunakan kain basah yang dingin atau ice pack.
  • Makan obat penahan nyeri sesuai dengan anjuran tenaga medis yang menangani Anda.

Dalam masa penyembuhan ini, jangan berharap bahwa perasaan nyeri akan cepat hilang. Hubungi dokter Anda bila sensasi nyeri semakin bertambah berat dan bila organ intim Anda berwarna merah, bengkak atau mengeluarkan nanah.

  • Keluarnya Cairan Dari Jalan Lahir

Anda akan melihat bahwa akan ada cairan dari jalan lahir yang akan keluar dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Pada awalnya, akan keluar darah segar yang cukup banyak selama beberapa hari. Lama-kelamaan cairan akan semakin sedikit, menjadi lebih cair dan warnanya berubah dari merah muda ke coklat dan kuning atau putih. Hal yang perlu diwaspadai adalah bila pendarahan yang keluar banyak sekali, cairan yang keluar berbau tidak sedap dan bila Anda demam dengan suhu tubuh lebih dari 38˚C. Jika hal ini terjadi, hubungi dokter Anda.

  • Kontraksi

Setelah melahirkan, rahim atau kandungan Anda akan berkontraksi. Hal ini terjadi karena kontraksi akan membantu rahim Anda agar tidak mengeluarkan banyak perdarahan. Namun kontraksi akan memberikan sensasi tidak nyaman. Periksakan ke dokter bila Anda demam atau perut terasa nyeri bila disentuh.

  • Masalah Berkemih

Proses melahirkan dapat menekan kandung kemih Anda sehingga kandung kemih dan saluran kemih dapat bengkak atau memar. Hal ini menyebabkan kesulitan berkemih. Selain itu, takut untuk berkemih karena nyeri pada daerah kemaluan juga dapat memperparah keadaan ini. Kesulitan berkemih dapat menghilang sendiri.Selain itu, proses kelahiran juga dapat merusak saraf sehingga ibu akan sering kencing ketika batuk, mengejan atau tertawa.

Perawatan pasca melahirkan yang dapat Anda lakukan:

Siram kemaluan Anda dengan air saat Anda hendak berkemih. Anda juga Waspadai juga gejala infeksi saluran kemih, yaitu: keinginan berkemih yang sering namun keluar air urin yang sedikit dan terasa panas atau terbakar ketika berkemih. Bila menemukan tanda di atas, segera ke dokter Anda.

Untuk mengatasi urin yang keluar tiba-tiba ketika tertawa atau mengedan, ibu sebaiknya melatih senam Kegel. Caranya mudah, kencangkan otot di daerah kemaluan seperti saat Anda menahan kencing. Kencangkan selama 5 detik sebanyak 4-5 kali berturut-turut. Ulangi selama 10 set dalam sehari.

Artikel mengenai perawatan tubuh dan kesehatan pasca melahirkan ini berlanjut ke halaman 2.

1 2Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *