invisible hit counter invisible bg invisible ico

Penyebab Nyeri Perut Kiri Bawah dan Cara Pencegahannya

Penyebab Nyeri Perut Kiri Bawah dan Cara PencegahannyaSeringkali seseorang mengeluhkan nyeri perut kiri bawah namun ia tidak tahu apa yang mungkin menyebabkan nyeri tersebut timbul, apalagi cara yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri tersebut muncul kembali. Sebagian besar kasus nyeri perut yang dirasakan pada sebelah kiri bawah berkaitan dengan adanya masalah dari sistem pencernaan. Namun, masih ada beberapa kemungkinan penyebab lain yang mengakibatkan seseorang merasa nyeri di perut bagian kiri bawahnya. Sebelum membahas mengenai penyebab nyeri, mari terlebih dulu kita mengingat organ apa saja yang terletak di perut sebelah kiri bawah. Organ-organ dalam tersebut yaitu usus besar, ovarium kiri, ginjal, ureter kiri, uterus, kandung kemih, dan kolon sigmoideum.

Rasa sakit pada perut sebelah kiri bawah yang Anda rasakan bisa jadi berkaitan dengan salah satu organ dalam yang disebutkan di atas. Pada artikel ini akan dibahas mengenai beberapa kemungkinan penyebab nyeri sehingga Anda dapat menghentikan nyeri tersebut dan mencegah nyeri tersebut kambuh di kemudian hari.

Penyebab Nyeri Perut Kiri Bawah yang Paling Banyak Ditemui

Terkadang, nyeri yang dirasakan tidak hanya terpusat pada perut sebelah kiri bawah saja, namun ada kemungkinan nyeri menyebar hingga ke punggung. Ingatlah bahwa kemungkinan penyebab yang tertulis di bawah ini bisa jadi merupakan hal sepele, namun bisa jadi merupakan kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan medis yang tepat sesegera mungkin. Tanpa banyak membuang waktu, inilah penyebab nyeri di perut kiri bawah yang paling banyak dijumpai.

  • Divertikulitis

Divertikulitis adalah kondisi dimana terjadi infeksi atau peradangan pada kantung usus besar. Pada dinding usus sendiri, apabila terbentuk kantung atau benjolan kecil, hal tersebut sudah merupakan kelainan yang biasa disebut dengan divertikula. Divertikulitis lebih banyak dijumpai pada orang yang sudah berusia lanjut dan terasa sebagai nyeri yang tajam pada perut sebelah kiri bawah. Nyeri yang dirasakan dapat tiba-tiba timbul, dapat pula perlahan dan menetap.

Selain merasakan nyeri pada perut sebelah kiri bawah, seseorang akan mengetahui bahwa terdapat tanda dan gejala lain yang mungkin timbul membersamai penyakit diverkulitis ini, antara lain demam, sedikit mual, bengkak pada daerah perut sebelah kiri bawah, serta diare dengan bercak-bercak darah merah terang.

  • Konstipasi atau sembelit

Konstipasi (sembelit) dapat dirasakan sebagai nyeri yang tajam, berkelanjutan, dan terasa membatasi di perut sebelah kiri bawah. Konstipasi biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang kering dan rendah serat (seperti misalnya daging-dagingan dan makanan yang banyak mengandung zat tepung) serta kurangnya asupan cairan. Kebiasaan melewatkan waktu makan pun dapat menyebabkan konstipasi.

  • Gangguan pada saluran kemih

Yang ketiga dari penyebab nyeri perut kiri bawah adalah yang berhubungan dengan saluran perkemihan. Nyeri pada perut sebelah kiri bawah sangat mungkin diakibatkan oleh infeksi saluran kemih (ISK). Apabila Anda terserang ISK, nyeri juga akan timbul ketika buang air kecil, mungkin juga disertai dengan sensasi panas terbakar.

Anda juga akan merasakan ketidaknyamanan di area panggul, tidak puas ketika buang air kecil, dan di sisi lain timbul keinginan yang terus menerus untuk buang air kecil (dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah anyang-anyangen). ISK umumnya disebabkan oleh bakteri yang menyerang sistem perkemihan yang terdiri dari ginjal, kandung kemih, dan ureter atau uretra.

  • Sistitis

Sistitis adalah infeksi pada kandung kemih yang disebabkan oleh bakteri. Selain nyeri perut kiri bawah, tanda dan gejala lain yang mungkin Anda rasakan adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, ketidaknyamanan di area pinggul, nyeri ketika buang air kecil, dan terkadang Anda dapat melihat adanya darah pada air seni.

  • Irritable Bowel Syndrome

Irritable Bowel Syndrome (IBS) merupakan salah satu jenis gangguan pada sistem pencernaan yang bersifat kronis. IBS menyerang usus besar dan bisa jadi akan hilang timbul selama bertahun-tahun, bahkan mungkin seumur hidup. Seseorang dapat terkena IBS salah satunya karena asupan makanannya sehari-hari. Penyakit IBS tidak hanya akan menimbulkan rasa sakit pada perut bagian bawah Anda, namun juga menimbulkan pergerakan usus yang tidak beraturan, banyak kentut, buang air besar yang bercampur lendir dan kram perut.

  • Penyakit Crohn (Crohn’s Disease)

Penyakit Crohn merupakan salah satu penyakit radang usus yang terjadi dalam jangka panjang. Peradangan yang terjadi dapat menyerang seluruh lapisan dinding sistem pencernaan mulai dari mulut hingga ke anus, meskipun lebih banyak kasus penyakit Crohn timbul pada bagian akhir usus kecil dan usus besar.

Nyeri perut kiri bawah adalah hal pertama yang akan dirasakan penderita penyakit ini, baru kemudian disusul dengan tanda dan gejala yang lain seperti merasa sangat kelelahan, penurunan selera makan, penurunan berat badan yang sangat signifikan, demam, diare berat, muntah, buang air besar bercampur lendir, dan pendarahan dari rektum. Penyakit Crohn ini dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa penderitanya. Sehingga, jangan tunggu hingga Anda merasakan seluruh tanda dan gejala di atas. Periksakan diri Anda ke dokter dengan segera.

  • Penyakit ginjal

Penyakit ginjal yang biasanya menimbulkan nyeri perut kiri bawah adalah batu ginjal. Batu ginjal umumnya disebabkan oleh tingginya kadar kalsium atau asam urat dalam tubuh. Kondisi ini dapat diperparah dengan kurangnya asupan cairan. Tanda dan gejala yang timbul selain rasa sakit pada perut bagian bawah adalah demam, mual, muntah, dan terkadang nyeri di pangkal paha.

Nyeri perut kiri bawah juga dapat disebabkan oleh infeksi ginjal. Seseorang dapat terkena infeksi ginjal karena produk makanan yang mereka konsumsi atau paparan bakteri. Sebagian besar infeksi ginjal diawali di kandung kemih, baru kemudian merambat mengenai ginjal. Seseorang yang terkena infeksi ginjal biasanya mengeluhkan nyeri yang menetap, nyeri ketika buang air kecil, kesulitan dan sensasi panas terbakar ketika buang air kecil, dan terkadang keluar darah dari saluran kemih.

Penyebab Nyeri Perut Kiri Bawah yang Khusus Dijumpai pada Wanita

Kemungkinan penyebab nyeri di perut sebelah kiri bawah yang telah diuraikan di atas dapat terjadi pada pria dan wanita. Di sisi lain, ada juga kemungkinan penyebab nyeri perut kiri bawah yang hanya dapat dijumpai pada wanita karena hanya wanitalah yang memiliki organ-organ yang terkena seperti di bawah ini.

  • Endometriosis

Endometriosis terjadi bila tumbuh jaringan rahim di luar rongga rahim itu sendiri yang memicu nyeri perut dan ketidaknyamanan. Endometriosis akan menyebabkan seseorang mengalami beberapa ketidaknyamanan seperti sembelit, diare, dan nyeri saat buang air kecil atau saat menstruasi.

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik artinya sel telur yang telah terbuahi oleh sel sperma tidak berkembang di tempat yang seharusnya, yaitu di dalam rongga rahim. Sebagian besar kasus kehamilan ektopik terjadi di tuba falopi. Apabila Anda sedang hamil dan merasakan nyeri perut kiri bawah, segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk memastikan apa penyebabnya.

Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Mencegahnya?

Seperti yang telah disampaikan, banyak dari kemungkinan penyebab nyeri pada perut kiri bawah berkaitan dengan makanan. Sehingga, mengubah pola makan kita menjadi hal yang sangat rasional untuk dilakukan. Tambahkan lebih banyak makanan berserat, seperti sayur dan buah, dalam diet Anda. Minumlah 8-10 gelas air dalam sehari atau sesuai kebutuhan Anda. Perhatikan makanan apa saja yang menimbulkan ketidaknyamanan di perut, sehingga Anda bisa menghindarinya di kemudian hari.

Cara kedua untuk mencegah timbulnya nyeri perut di sebelah kiri bawah adalah dengan berolahraga. Sempatkanlah berolahraga minimal jalan cepat 30 menit dalam sehari. Dengan berolahraga, tubuh menjadi lebih sehat dan kuat sehingga tidak mudah sakit. Aktif bergerak juga akan membantu melancarkan pencernaan Anda.

Cara terakhir untuk mencegah agar Anda tidak mengalami nyeri perut pada bagian kiri bawah adalah dengan cukup tidur. Tubuh melakukan regenerasi sel-sel ketika sedang beristirahat, dan istirahat paling baik bagi tubuh adalah tidur. Tidurlah minimal 5 jam dalam sehari (meskipun sebenarnya orang dewasa membutuhkan 6-8 jam tidur malam setiap harinya).

Yang juga harus diingat adalah jika Anda merasakan nyeri perut kiri bawah, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya dengan dokter Anda. Begitu diagnosa ditegakkan, ikuti langkah-langkah yang harus ditempuh agar Anda dapat kembali sehat. Demikian artikel yang dapat kami sajikan, semoga membawa manfaat bagia kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *