invisible bg invisible ico

Oatmeal adalah Rahasia Sukses Anda dalam Diet

Oatmeal adalah Rahasia Sukses Anda dalam DietOatmeal atau bubur gandum ternyata memiliki berbagai manfaat terutama untuk Anda yang sedang berkeinginan melaksanakan program diet dalam rangka pengurusan badan terutama untuk Anda yang bermasalah dengan berat badan yang berlebih. Berikut akan disajikan informasi mengenai oatmeal dan resep oatmeal yang lezat namun tetap sehat dan rendah kalori bagi program diet Anda.

Mengenal Oatmeal sebagai Diet Sehat

Oatmeal merupakan pengganti makanan pokok yang berbentuk bubur dan terbuat dari biji gandum utuh yang kaya akan serat dan bebas dari lemak jenuh atau lemak yang tidak sehat. Oat memiliki nama latin Avena sativa tanaman ini berasal dari daerah Amerika Utara dan Eropa. Kandungan dari 100 gr oat terdiri dari kalori sebesar 389 kcal, 8% air, 66.3 gram karbohidrat, sebanyak 16.9-gram protein, dengan jumlah serat sebanyak 10.6 gram. Selebihnya adalah lemak tidak jenuh berjumlah 6.9 gram, serta kandungan vitamin dan mineral lainnya.

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan konsumsi oat dalam bentuk bubur gandum maupun bentuk utuh atau gilingan dapat menurunkan kadar lemak dalam darah, dan mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Oat juga bermanfaat dalam pengaturan tekanan darah, serta mengurangi resiko terjadinya diabetes mellitus dan obesitas.

Pada kondisi diet akibat kelebihan berat badan, seseorang akan dengan mudah merasa kelaparan. Oatmeal memiliki kelebihan mengenyangkan dan rendah kalori, sehingga cocok dijadikan camilan di sela makan siang dan makan malam Anda. Bahkan dalam penelitian yang terpublish oleh jurnal Plant Foods and Human Nutrition juga menyebutkan bahwa konsumsi oat selama 12 minggu sangat berhubungan dengan terjadinya penurunan berat badan, BMI (Body Mass Index), lemak tubuh serta rasio pinggang dan panggul.

Resep Oatmeal yang Cocok untuk Diet Sehat

Diperlukan pengetahuan yang benar mengenai penyajian oatmeal yang sehat bagi diet. Kesalahan dalam penyajian oatmeal justru akan berakibat kenaikan berat badan, tentu Ada tidak menginginkan hal ini bukan. Berikut resep oatmeal yang cocok bagi diet sehat Anda:

1. Oatmeal Bayam & Sayuran Sehat

Siapkan 200 ml air atau Anda dapat juga menggunakan kaldu ayam, didihkan di atas api besar. Setelah mendidih masukkan ½ cangkir oatmeal, kecilkan api dan aduk hingga mengental. Sekitar 10 menit kemudian masukkan ¼ cangkir potongan bayam dan ½ buah tomat kedalam oatmeal. Tambahkan garam dan merica secukupnya. Anda bisa menambahkan telur mata sapi untuk menambah kekayaan gizi dan rasanya.

2. Cookies Choco Oatmeal

Dalam diet Anda juga diperkenankan untuk memakan cemilan sehat. Untuk membuat satu toples cookies choco oatmeal siapkan 150 gr margarin, 115 gr gula aren/gula merah, 1 butir kuning telur, 150 gr terigu kunci biru dan 75 gr bubuk oatmeal.

Mixer dengan rata margarin dan gula aren selama kurang lebih 5 menit. Setelah rata masukkan kuning telur dan mix lagi sampai merata. Masukkan tepung terigu dan tepung oatmeal dalam adonan, tambahkan butiran chocochips secukupnya. Chocochips dapat digunakan sebagai penghias di bagian atas cookie juga. Cetak adonan berbentuk bulat pipih diatas kertas oven/loyang yang telah dioles margarin. Panggang di atas kompor dengan api kecil selama kurang lebih 30 menit. Setelah matang dinginkan dan masukkan ke dalam toples.

3. Oatmeal Orange/Berry

Siapkan bahan antara lain 300 ml air, 100 gram bubuk oatmeal, 1 buah jeruk manis atau satu cup berry rajang menjadi potongan kecil, 2 sendok makan air perasan jeruk, kismis secukupnya dan 1 sendok teh bubuk kayu manis. Cara pembuatannya adalah dengan mendidihkan air, kemudian setelah air mendidih kecilkan api dan masukkan bubuk oatmeal dan aduk hingga mengental.

Sajikan oatmeal pada mangkok dengan taburan kismis, perasan jeruk dan potongan jeruk/berry serta taburkan bubuk kayu manis sebagai penambah rasa.

Selain menggunakan perasan buah jeruk, yogurt dapat Anda gunakan sebagai pilihan dalam campuran oatmeal untuk menu makan siang yang nikmat dan menyegarkan.

4. Tutty Frutty Oatmeal

Pilihan oatmeal dengan tambahan buah dan tambahan lain yang rendah kalori dapat menjadi resep untuk makan malam Anda. Didihkan ¼ cangkir oatmeal dalam 200 – 250 ml air/susu rendah lemak selama 10 – 15 menit. Siapkan potongan buah seperti pisang, berry atau anggur. Tambahkan taburan gula diet diatas mangkuk oatmeal yang telah dingin.

Disarankan untuk mengkonsumsi oatmeal satu jam sebelum tidur malam, dan jika Anda masih merasa kelaparan, konsumsi buah apel atau pir untuk mengatasi rasa lapar Anda.

Resep diet oatmeal diatas dapat digunakan selama satu minggu berturut-turut. Kemudian, setelah hari ke 8 tingkatkan sedikit asupan kalori, dengan menambahkan ikan salmon atau hati sapi/ayam yang dikukus dan ditambahkan ke dalam menu oatmeal untuk sarapan. Konsistenkan konsumsi oatmeal Anda hingga hari ke 30. Jumlah maksimal oatmeal yang dapat Anda konsumsi dalam sehari adalah sebanyak satu setengah cangkir oatmeal (300 gram).

Konsumsi 3 kali oatmeal dalam sehari (setiap satu setengah cangkir) akan setara dengan 1200 kalori tubuh, belum lagi dengan tambahan kalori dari buah dan susu yang Anda gunakan sebagai campuran rasa. Sehingga mengimbangi diet oatmeal dengan olahraga amatlah penting untuk menghindari perubahan sisa energi menjadi lemak tidak sehat yang dapat mengendap di perut serta dalam pembuluh darah Anda.

Beberapa olahraga yang direkomendasikan antara lain berjalan kaki santai, lari pagi, bersepeda, senam atau yoga, sit up dan back up. Laksanakan aktivitas fisik sekurangnya 30 menit tiap hari untuk mengoptimalkan diet yang sedang Anda laksanakan.

Kesalahan dalam Resep Oatmeal yang Mengakibatkan Diet Gagal

Meskipun oatmeal terkenal dengan kehebatannya dalam menurunkan berat badan saat diet, namun pola konsumsi serta resep penyajian oatmeal yang salah justru akan meningkatkan berat badan Anda. Beberapa kesalahan ini antara lain porsi yang terlalu banyak, menggunakan toping yang tidak sehat dan berlebihan, serta terlalu banyak dalam pemberian bumbu atau perasa.

Beberapa orang mengalami kegagalan dalam diet oatmeal karena tidak mampu menahan rasa lapar dan mengganggap oatmeal bukanlah sumber karbohidrat yang cukup bagi tubuh untuk bermetabolisme. Padahal oatmeal yang Anda konsumsi adalah makanan yang telah mengandung karbohidrat dan tinggi serat, sehingga hindari konsumsi nasi atau roti setelah konsumsi oatmeal.

Gunakanlah mangkok kecil dalam penyajian oatmeal, sehingga otak akan mempersepsikan bahwa Anda telah makan dalam porsi yang besar dan mengenyangkan. Penggunaan topping yang tidak sehat atau berlebihan seperti cokelat, sosis dan gorengan dapat Anda ganti dengan penggunaan buah-buahan yang dikeringkan seperti kismis atau dengan tambahan buah-buahan segar.

Pemberian bumbu dan perasa yang berlebihan seperti gula dapat Anda ganti dengan menggunakan gula rendah kalori/gula diet atau madu. Penggunaan berlebihan toping dan bumbu akan merusak kandungan sehat dalam oatmeal sendiri, sehingga pertimbangkan kembali tentang cara menyiapkan atau memasak oatmeal untuk menu diet sehat Anda. Selamat berkreasi dengan berbagai resep oatmeal untuk diet dan semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *