invisible bg invisible ico

Mengetahui Tanda Gejala Usus Turun dan Cara Mencegahnya

Mengetahui Tanda Gejala Usus Turun dan Cara MencegahnyaGejala usus turun dalam istilah medis dikenal sebagai penyakit hernia usus/hernia inguinalis. Yakni merupakan sebuah penyakit yang terjadi ketika otot abdomen atau area perut mengalami kelemahan sehingga tidak mampu menahan posisi usus tetap pada lokasi normalnya. Sebagian dari usus mengalami penurunan posisi dan masuk ke rongga perut bagian bawah.

Hernia usus lebih sering dialami oleh pria dibandingkan wanita. Berdasarkan berbagai sumber data, tidak terdapat batasan usia terjadinya gejala usus turun. Penyakit ini dapat terjadi pada bayi yang berusia 1 tahun akibat ketidaksempurnaan proses pembentukan tubuhnya selama masa pertumbuhan atau kehamilan. Hingga usia lansia yakni pada awal usia 40 hingga 60 tahun yang lebih sering diakibatkan oleh kebiasaan kurang baik seperti sering mengangkat berat dan mengejan yang berlebihan.

Berikut akan dijelaskan informasi mengenai tanda dan gejala hernia usus, detail penjelasan mengenai penyebab terjadinya penyakit tersebut serta bagaimana pengobatan terhadap terjadinya hernia usus. Selamat membaca!

Tanda dan Gejala Usus Turun atau Hernia

Gejala usus turun dikenal pula dengan istilah awam “turun berok”. Berikut akan dijelaskan beberapa tanda terjadinya gejala usus turun yang dapat Anda waspadai:

  • Benjolan pada Area Perut Bawah atau Selangkangan

Gejala hernia utama dan sangat mudah untuk dikenali adalah adanya benjolan pada area selangkangan atau dapat pula terjadi benjolan pada paha bagian atas. Benjolan ini muncul ketika Anda sedang pada posisi berdiri. Tonjolan tersebut akan semakin tampak apabila diikuti batuk atau mengejan.

  • Nyeri dan Rasa Panas atau Terbakar pada Benjolan

Munculnya benjolan dapat diiringi dengan nyeri menusuk yang terjadi secara mendadak disertai rasa panas dan terbakar. Nyeri yang sangat dapat membuat seseorang akan berkeringat dingin, tekanan darah yang meningkat hingga tidak mampu melaksanakan aktivitas apapun.

Pada jenis hernia inguinal, usus yang keluar menuju rongga bawah masih dapat dikembalikan dengan cara dipijat dan ditekan. Namun pada beberapa kondisi hernia yang tahap lanjut, usus tidak dapat kembali ke posisi semula. Harus dilakukan operasi untuk menangani kondisi lanjut tersebut.

Tanda gejala terjadinya hernia usus jenis lanjut atau yang dalam istilah medis disebut dengan incarcerated hernia antara lain dua jenis gejala di atas ditambahkan dengan adanya mual dan muntah, demam serta terjadinya perubahan warna pada benjolan selangkangan menjadi kemerahan bahkan menghitam.

Selain beberapa tanda gejala yang telah tersebut, obstruksi atau sumbatan usus dapat terjadi sehingga akan terjadi penurunan gerakan usus hingga ketidakmampuan dalam mengeluarkan gas. Sehingga ukuran perut dapat membesar, tekanan perut meningkat dan munculnya perasaan begah.

Penyebab Terjadinya Hernia Usus

Berbagai hal dapat menjadi penyebab terjadinya hernia atau usus turun. Berikut beberapa hal mengenai penyebab terjadinya hernia usus yang dapat Anda perhatikan dan pelajari:

  • Faktor keturunan atau genetis

Apabila dari keluarga Anda terdapat riwayat mengalami terjadinya penyakit hernia usus, maka Anda wajib waspada. Resiko Anda mengalami kondisi hernia menjadi lebih tinggi dibandingkan keluarga lain yang tidak memiliki riwayat hernia. Cacat lahir menjadi penyebab hernia usus pada beberapa bayi.

  • Pekerjaan Angkat Beban

Hindari pekerjaan dan kegiatan mengangkat berat berlebihan yang dapat memicu terjadinya herniasi pada usus. Mengangkat beban berat secara berlebihan selain menjadi resiko terjadinya hernia, juga dapat mencetuskan terjadinya penyakit lain yang disebut HNP (dikenal juga dengan syaraf terjepit).

Jika Anda tidak mampu untuk menghindari kegiatan mengangkat berat karena memang itulah pekerjaan Anda, maka pelajarilah posisi tubuh yang benar saat mengangkat beban berat. Terdapat beberapa teknik yang digunakan dalam mengangkat dan membawa barang berat.

Teknik terbaik dalam mengangkat adalah dengan posisi tubuh tegak dan lurus. Posisikan kaki kanan Anda lebih maju daripada kaki kiri. Kemudian tekuk lutut Anda dan berjongkoklah. Jaga posisi punggung dan kepala tetap lurus selama mengangkat. Posisi ini memberikan kekuatan yang lebih pada otot kaki dan betis dalam menjaga keseimbangan tubuh.

  • Posisi BAB yang salah

Posisi jongkok adalah posisi terbaik yang harus Anda pilih ketika melaksanakan buang hajat atau BAB. Posisi jongkok secara otomatis akan membantu sfincter anus untuk membuka dengan maksimal, sehingga tidak perlu mengejan berlebihan. Posisi jongkok pun otomatis akan memberikan tekanan kepada perut Anda sehingga lebih mudah dan sehat dalam mengeluarkan feces atau kotoran di dalam usus.

Posisi duduk merupakan posisi paling buruk karena posisi duduk justru akan menutup sfincter anus. Membuat Anda harus mengejan lebih keras dan hal inilah yang dapat memicu terjadinya hernia usus. Selain hernia, resiko hemoroid atau ambeien dapat lebih besar terjadi pada seseorang dengan kebiasaan BAB dengan posisi duduk.

Angkatlah tumit kaki Anda dan tekuk lutut Anda membentuk sudut 60 derajat. Atau Anda dapat meletakkan kursi kecil atau penyangga kecil pada area kaki. Sehingga posisi lutut akan otomatis lebih tinggi daripada perut dan pantat.

Posisi ini akan membantu Anda mendapatkan posisi yang benar saat duduk di atas toilet, terhindar dari kondisi mengejan yang berlebihan, dan dapat mengurangi resiko terjadinya hernia usus.

  • Penyalahgunaan Obat dan Alkohol

Merokok menjadi salah satu penyebab terjadinya hernia usus. Hal ini disebabkan karena merokok akan memicu terjadinya batuk kronis, yang mana ketika terjadinya batuk, seseorang akan memberikan tekanan yang berlebihan pada organ dalam termasuk usus.

Selain itu kandungan nikotin dan bahan berbahaya di dalam rokok dapat menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah manusia. Sirkulasi darah yang tidak lancar menyebabkan kelemahan pada otot perut. Meningkatkan resiko hernia lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Beberapa obat – obatan bius dapat menyebabkan hernia. Karena obat-obatan bius memiliki efek samping melemaskan otot, termasuk dalam hal ini adalah otot perut. Selain penyalah gunaan obat-obatan, konsumsi alkohol juga menjadi pemicu terjadinya hernia usus.

  • Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan dapat menjadi penyebab terjadinya hernia usus. Hal ini disebabkan karena beban tubuh yang berlebihan tidak dapat lagi di tahan oleh otot tubuh. Menyebabkan usus mengalami penurunan dan benjolan pada area selangkangan bahkan benjolan dapat muncul pada area testis pada pria.

Pengobatan dan Pencegahan Terjadinya Hernia Usus

Apabila Anda mengalami beberapa tanda dan gejala hernia seperti yangtelah tersebut di atas, maka segera konsultasikan dengan dokter penyakit dalam. Dokter akan melaksanakan pemeriksaan lengkap termasuk pemeriksaan USG (ultrasonography) untuk mengetahui ukuran dari hernia usus.

Apabila ukuran hernia kecil dan dapat ditekan kembali, maka dokter biasanya akan menyarankan penggunaan celana hernia. Celana ini memberikan tekanan pada area selangkangan sehingga membantu otot perut mempertahankan usus tetap pada posisinya.

Langkah lain yang dapat Anda coba adalah tidur dan berbaring dengan posisi panggul lebih tinggi dari kepala. Hal ini akan membantu mengembalikan usus yang turun kembali pada posisi normal. Selain itu melaksanakan kompres dingin pada area benjolan juga terbukti mampu mengembalikan usus yang turun kembali pada posisi normal.

Jaga berat badan Anda pada rentang berat badan normal. Perbanyak konsumsi makanan sehat yang kaya akan serat seperti buah dan sayuran untuk kesehatan pencernaan. Hindari merokok dan aktivitas mengangkat beban berlebihan.

Namun apabila ukuran hernia tidak kecil, nyeri teramat sangat bahkan hingga terjadi perubahan warna menjadi kemerahan atau menghitam. Pada kondisi ini hernia juga tidak dapat ditekan untuk dikembalikan pada posisi normalnya. Operasi harus dilaksanakan untuk perbaikan kondisi. Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai kebutuhan operasi pada penyakit Anda.

Demikian informasi mengenai hernia usus atau gejala usus turun yang sebenarnya dapat Anda cegah untuk terjadi. Semoga artikel ini bermanfaat dan salam sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *