invisible bg invisible ico

Mengenali Ciri-Ciri Panas Dalam dengan Mudah

Mengenali Ciri Ciri Panas Dalam dengan MudahPanas dalam merupakan istilah awam yang digunakan ketika terjadi gejala ketidaknyamanan sistem pencernaan secara bersamaan dari mulut, tenggorokan hingga lambung. Tidak ada istilah medis untuk panas dalam. Meski begitu, ciri ciri terjadinya panas dalam tetap baik untuk diketahui, sehingga Anda dapat melakukan penanganan yang tepat dan terbaik untuk setiap gejala yang terjadi. Berikut penjelasannya:

Ciri-Ciri Panas Dalam serta Penanganannya Masing-Masing

Istilah panas dalam muncul ketika terjadi kondisi panas yang terasa dari dalam tubuh, namun setelah dilakukan pengukuran ternyata suhu tubuh normal. Hal ini terjadi ketika tubuh mengalami kekurangan vitamin C, dehidrasi, kurang makanan berserat dan suhu lingkungan yang terlalu extrim panas.

Berbeda hal nya dengan pengertian secara tradisional. Panas dalam terjadi akibat tidak seimbangnya makanan berjenis “panas” dan berjenis “dingin” yang kita konsumsi. Contoh makanan panas antara lain gorengan, lemak, daging, cabai dan rimpang jahe. Sedangkan contoh makanan dingin antara lain sayuran dan buah-buahan.

Ketika seseorang mengkonsumsi terlalu banyak makanan panas daripada makanan dingin, maka akan terjadilah panas dalam. Sehingga salah satu cara pengobatan panas dalam dengan benar adalah dengan perbaikan pola konsumsi makanan. Berikut penjelasan mengenai tanda dan gejala panas dalam beserta penanganan tepatnya:

  1. Area Mulut dan Tenggorokan

Ciri-ciri panas dalam pada area mulut adalah terjadi sariawan, bibir pecah dan bau mulut. Pada kerongkongan akan terasa kering dan nyeri saat menelan. Bersin dan batuk dapat pula mengiringi kondisi ini.

Kekurangan vitamin C dan dehidrasi adalah penyebab utama dari terjadinya gejala panas dalam pada area mulut hingga tenggorokan. Konsumsi buah buahan yang banyak mengandung vitamin C dan memenui kebutuhan hidrasi dengan baik menjadi solusi atas terjadinya gejala panas dalam pada area mulut dan tenggorokan

Menurut Angka Kecukupan Gizi tahun 2013, anak di atas usia satu tahun membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 40-45 mg per hari. Remaja hingga dewasa di atas 12 tahun hanya membutuhkan 65 – 90 mg vitamin C per hari. Konsumsi 1000 mg vitamin C setiap hari sangat tidak disarankan karena justru akan merusak kerja ginjal dan hati.

  1. Area Perut dan Lambung

Ketika panas dalam akan terjadi ketidaknyamanan seperti rasa panas, kembung dan masuk angin pada area perut dan lambung. Ketidaknyamanan ini dapat pula mengarah ke mual dan muntah serta penurunan nafsu makan.

Hal ini dapat terjadi ketika ketidakseimbangan asupan air. Untuk selalu diingat bahwa air sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bermetabolisme secara normal. Sekitar 8 hingga 10 gelas air yang setara dengan 2 – 3 liter air dibutuhkan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan dapat bermetabolisme secara baik.

Selain mengatur kebutuhan asupan air, menjaga pola makan sehat seimbang sangatlah diperlukan untuk kesehatan tubuh dan terhindar dari panas dalam. Seperti yang telah tersebut di atas bahwa panas dalam terjadi ketika Anda terlalu banyak konsumsi makanan berjenis panas daripada dingin.

Kurangi gorengan dan makanan pedas, mulailah beralih pada makanan sehat seperti buah dan sayuran. Makanan pedas mengandung zat capsaicin yang tidak dapat diserap oleh tubuh. Zat inilah yang menyebabkan rasa panas dan terbakar, yang apabila tidak dinetralisir dengan pemberian susu dapat melukai permukaan mukosa saluran pencernaan. Menyebabkan asam lambung meningkat dan panas dalam terjadi.

  1. Area Usus dan Anus

Gejala panas dalam ketiga adalah terjadinya ketidaknyamanan pada area usus dan anus. Berbagai gejala yang dapat terjadi antara lain sembelit dan ambeien. Hal ini disebabkan oleh pola makanan yang tidak seimbang, yakni kekurangan air dan serat.

Sembelit terjadi ketika Anda mengalami kondisi susah buang air besar, atau tidak buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu. Meskipun gejala ini sangat umum terjadi, apabila sembelit terjadi selama 3 minggu berturut turut dapat dikatakan Anda mengalami sembelit kronis.

Kondisi BAB yang keras, mengejan, sakit perut dan perut buncit mengiringi terjadinya sembelit. Bahkan pada beberapa kondisi kronis, seseorang akan membutuhkan gerakan tambahan untuk mengeluarkan kotoran seperti menekan perut atau bahkan mengeluarkan kotoran dengan jari.

Sembelit berkepanjangan dapat memicu terjadinya ambeien. Yakni kondisi keluarnya usus melewati anus akibat posisi BAB yang salah atau mengejan berlebihan ketika proses BAB. Hal ini biasanya akan diperparah dengan perlukaan dan keluarnya darah pada usus yang sedikit keluar tersebut.

Mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas dapat melukai usus dan anus menjadikan kondisi ambeien semakin parah. Hal ini terjadi karena makanan pedas tidak akan terserap ke dalam tubuh, sehingga usus hanya akan mengeluarkannya bersamaan dengan kotoran sisa manusia. Rasa panas pada anus dapat beresiko melukai mukosa anus serta meningkatkan resiko terjadinya ambeien.

Mengatasi Panas Dalam dengan Bahan Alami

Menghindari makanan gorengan dan pedas adalah salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi terjadinya panas dalam. Selain itu terdapat beberapa bahan alami tradisional yang dipercaya ampuh untuk mengatasi panas dalam. Bahan tersebut antara lain:

  1. Berkumur dengan Air Garam

Berkumur dengan air garam merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mengatasi panas dalam. Air garam akan meningkatkan keseimbangan pH dalam mulut, merangsang produksi saliva atau air liur sehingga sariawan akan cepat sembuh. Kelembapan mulut pun akan lebih terjaga.

Selain itu air garam merupakan larutan yang bersifat antibakteri. Sehingga bau mulut akan pergi, mulut Anda bersih dan nafsu makan akan kembali. Kepercayaan diri juga akan meningkat karena tidak terjadi lagi bau mulut yang mengganggu aktivitas dan kegiatan Anda.

Cukup dengan mencampur 2 sendok teh garam ke dalam segelas (200 ml) air hangat aduk hingga rata dan garam larut. Gunakan untuk berkumur 2 kali sehari, yakni malam hari ketika akan tidur dan pagi hari ketika Anda bangun tidur. Maka gejala panas dalam akan pergi. Sistem pencernaan Anda sehat kembali.

  1. Air Kelapa Muda

Air kelapa muda memiliki kandungan mineral dan gula yang baik bagi tubuh. Kandungannya bersifat isotonik, seperti darah dan keringat manusia. Sehingga air kelapa muda sangat cocok digunakan untuk mengembalikan hidrasi tubuh.

Kandungan vitamin C dalam air kelapa muda juga cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda. Dengan konsumsi air kelapa muda secara rutin minimal 1 gelas setiap hari maka sariawan, bibir pecah dan gangguan panas dalam lain akan enggan mampir pada tubuh Anda.

Satu gelas air kelapa muda hanya mengandung sekitar 45 kilo kalori. Tidak terdapat kandungan lemak, terdapat 10 gr karbohidrat dan 1 gr protein. Selain itu, segelas air kelapa muda juga mengandung 2.6 gr fiber atau serat yang dapat membantu mengontrol rasa lapar. Secara tidak langsung Anda dapat berdiet dan menurunkan berat badan dengan konsumsi segelas air kelapa muda setiap harinya dengan rutin.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri panas dalam serta tambahan informasi mengenai bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi panas dalam. Keseimbangan adalah kunci sehat menjalani hidup. Sehingga miliki pola hidup sehat seimbang sangat disarankan untuk menghindari panas dalam. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *