invisible hit counter invisible bg invisible ico

Manfaat Semut Jepang bagi Kesehatan: Antara Khasiat dan Kontroversi

Manfaat Semut Jepang bagi Kesehatan: Antara Khasiat dan KontroversiSemut Jepang yang sedang naik daun membuat banyak orang penasaran akan manfaat semut Jepang bagi kesehatan. Semut adalah serangga yang dapat dengan mudah kita temukan di mana saja. Bahkan, pepatah yang mengatakan “ada gula ada semut” tampaknya tidak berlaku lagi karena tidak hanya makanan manis yang mengundang semut, namun semua jenis makanan atau benda tertentu menarik perhatian hewan satu ini. Semut Jepang sangat populer akhir-akhir ini karena manfaat semut Jepang yang dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Apalagi dengan kecenderungan metode pengobatan yang bergeser ke arah pengobatan oriental; yang mencakup metode pengobatan tradisional dari China, Korea, Vietnam, dan tak ketinggalan Jepang.

Beberapa Manfaat Semut Jepang bagi Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui

Dari segi bentuknya semut Jepang lebih mirip lebah, berwarna hitam kecokelatan dengan tubuh yang cenderung keras. Semut Jepang memiliki sayap seperti halnya lebah, namun ia tidak bisa terbang. Semut Jepang dikenal dalam dunia ilmiah dengan nama latinnya yaitu Tenebrio Molitor. Dari beberapa literatur, ditemukan bahwa penggunaan semut Jepang untuk mengobati penyakit sebenarnya sudah dimulai sejak masa pemerintahan Kaisar Qianlong di China. Sang Kaisar meninggal pada usia 89 tahun dalam kondisi fisik yang masih baik dan awet muda. Konon kondisi fisik sang kaisar yang prima tersebut adalah hasil mengkonsumsi semut selama bertahun-tahun.

Untuk mengkonsumsi semut Jepang, ada dua cara: menggunakan air atau memasukkannya terlebih dahulu ke dalam kapsul. Untuk cara pertama, cukup dengan menangkap beberapa ekor semut Jepang, letakkan dalam gelas, masukkan air panas, lalu minum selagi hangat. Cara kedua (memasukkan semut ke dalam kapsul) paling baik dilakukan satu malam sebelum dikonsumsi. Lantas, apa sesungguhnya manfaat semut Jepang bagi kesehatan?

  • Menstabilkan kadar gula darah

Semut Jepang dipercaya dapat menurunkan kelebihan kadar gula dalam darah, sehingga bisa menjadi sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita diabetes. Agar dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah, penderita diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi 2 ekor semut Jepang sebanyak 2 kali sehari, 3 hari dalam seminggu. Jika kadar gula darah sudah kembali normal, cukup dengan mengkonsumsi 1 ekor semut Jepang saja sekali dalam sehari, 3 hari dalam seminggu.

Seseorang yang mengalami gejala lemah jantung dapat mengkonsumsi semut Jepang untuk merasakan manfaat semut Jepang bagi kesehatan tubuhnya. Dibutuhkan 3 ekor semut Jepang untuk dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari, 3 hari dalam seminggu. Apabila pernafasan sudah semakin membaik dan kondisi badan sudah semakin mengalami peningkatan, konsumsinya bisa diturunkan menjadi masing-masing 2 ekor sebanyak 2 kali sehari, 3 hari dalam seminggu, dan dipertahankan hingga 2 bulan lamanya.

Stroke adalah penyakit yang erat kaitannya dengan pembuluh darah; dimana pasokan darah ke otak terputus akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel otak. Stroke dapat menyebabkan kondisi fatal apabila tidak ditangani secepatnya. Bagi seseorang yang baru saja sembuh dari stroke, konsumsi semut Jepang dipercaya mampu menguatkan pembuluh darah agar tidak terkena stroke kembali.

  • Meredakan gejala rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis adalah peradangan pada jaringan yang melapisi sendi. Sendi yang paling banyak terpengaruh adalah pergelangan tangan, tangan, kaki, dan lutut. Penyakit ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi penderitanya karena menimbulkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak. Belum lagi keterbatasan gerak sehingga aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Zhi-Hong Jiang beserta koleganya, seperti yang dipublikasikan di American Chemical Society tahun 2008, menunjukkan bahwa semut Jepang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi obat rheumatoid arthritis karena mengandung substansi anti peradangan dan anti nyeri. Penelitian lain yang dilakukan oleh tim dari sekolah pengobatan tradisional China juga menunjukkan hasil yang sama, bahwa 10 persen dari lebih dari 16.000 penderita rheumatoid arthritis mengalami kesembuhan, sedangkan sisanya melaporkan penurunan nyeri sendi yang signifikan.

Manfaat semut Jepang bagi kesehatan sendi dapat dirasakan dengan mengkonsumsi 2 ekor semut Jepang sebanyak 2 kali sehari, 3 hari dalam seminggu. Setelah gejala mereda, dosisnya dapat diturunkan menjadi 1 ekor saja sebanyak sekali dalam sehari, 3 hari dalam seminggu dan dipertahankan selama 2 bulan. Meskipun demikian, pada kondisi rheumatoid arthritis yang parah, jumlah semut Jepang yang dikonsumsi dapat mencapai 5 ekor.

  • Meningkatkan stamina dan daya tahan

Semut Jepang kaya akan protein dan nutrisi lain seperti vitamin B dan zat besi. Adanya kandungan tersebut dalam tubuh semut Jepang membuat banyak orang meyakini semut Jepang dapat meningkatkan kondisi kesehatan pada umumnya dan memperpanjang usia. Apabila tubuh Anda terasa letih, Anda dapat mengkonsumsi semut Jepang ini pada pagi dan malam hari, masing-masing sebanyak 4-5 ekor. Niscaya tubuh Anda akan menjadi lebih ringan dan segar.

  • Mencegah kanker

Semut Jepang dipercaya dapat diolah menjadi bahan yang dapat mencegah kanker. Telah ada satu penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Iwate University di Jepang, yang menunjukkan bahwa ekstrak semut Jepang ternyata mampu membunuh sel kanker pada jaringan hati tikus. Penelitian ini dipublikasikan di Journal of Traditional Medicines pada tahun 2009.

Meskipun membutuhkan penelitian lanjutan untuk menunjang hasil yang lebih menjanjikan, namun ini berarti semut Jepang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai obat kanker agar makin banyak orang dapat merasakan manfaat semut Jepang bagi kesehatan.

Adakah Efek Samping Semut Jepang yang Berbahaya?

Terlepas dari sederet hal yang dipercaya menjadi manfaat semut Jepang bagi tubuh, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menjamin efektivitas dan keamanannya. Ambil salah satu contoh penyakit yang diklaim dapat disembuhkan oleh semut Jepang, diabetes misalnya. Belum ada yang dapat memastikan manfaat semut Jepang dan keamanannya untuk menyembuhkan penyakit diabetes, demikian seperti yang dikutip dari pakar ilmu penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dr. R. Bowo Pramono, Sp.PD, KEMD(K) dalam website resmi Universitas Gadjah Mada.

Terapi diabetes, seperti yang dikatakan dr. Bowo, bertujuan untuk menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah. Penyandang diabetes selain diberikan insulin untuk meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, juga mengkonsumsi obat-obatan untuk mencegah gula memasuki aliran darah. Menurunnya kadar gula darah seseorang setelah mengkonsumsi semut Jepang mungkin disebabkan karena setelah mengkonsumsi semut Jepang, ia menjadi mual dan tidak berselera untuk makan. Akhirnya, secara otomatis kadar gula darah akan menurun.

Kesimpulannya, jika seseorang ingin merasakan manfaat semut Jepang bagi kesehatan tubuhnya, hendaknya ia mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya untuk memastikan tidak ada efek samping yang tak diinginkan. Tentu saja dengan tetap memelihara diet gizi seimbang dan pola hidup sehat sehari-hari. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *