invisible hit counter invisible bg invisible ico

Makanan Penurun Asam Urat yang Perlu Rutin Dikonsumsi

4. Buah cherry

Buah dengan warna merah segar dan ukuran yang kecil ini merupakan salah satu makanan yang bisa Anda coba untuk mengurangi gejala asam urat. Buah cherry mengandung anthocyanins, sebuah antioksidan yang sangat baik. Anthocyanin ini memiliki efek anti radang yang dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh penimbunan kristal asam urat.

Selain itu, dalam sebuah penelitian dikatakan konsumsi cherry sebanyak 280 gram dapat meningkatkan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Untuk mendapatkan efek positif tersebut Anda bisa mengkonsumsi buah ini sebanyak 200 gram atau sekitar 40 buah cherry per harinya.

5. Buah apel

Kandungan buah apel yang penting disini adalah kandungan asam malat yang dapat menetralkan tingginya kadar asam urat di dalam darah. Anda dapat mengkonsumsi minimal 1 buah apel per hari untuk mengontrol kadar asam urat Anda guna mengurangi tingkat kekambuhan penyakit ini.

Selain itu sebagai makanan penurun asam urat Anda juga dapat mencoba beberapa bentuk olahan lain dari buah apel, seperti cairan cuka apel yang juga baik bagi proses pencernaan sehingga dapat mempermudah pengeluaran asam urat. Cairan cuka yang berasal dari apel ini sudah banyak dipasarkan, Anda bisa mengkonsumsi campuran 1 gelas air dengan 2 sendok teh cairan cuka apel dan sebagai penambah rasa Anda bisa tambahkan 2 sendok teh madu.

6. Banyak minum air putih

Selanjutnya, minum air putih yang banyak dapat mengoptimalkan kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat yang berlebih, selain itu juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Ginjal sangat penting fungsinya dalam mengeluarkan kandungan purin dalam tubuh, oleh karenanya penderita penyakit ginjal menjadi rentan terkena penyakit asam urat1.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Penderita Penyakit Asam Urat

Setelah membahas beberapa jenis makanan penurun asam urat di atas dengan berbagai mekanismenya untuk mengatur, mengontrol, dan juga menurunkan kadar asam urat dalam darah, sekarang kita akan membahas beberapa makanan pantangan asam urat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi purin merupakan salah satu faktor penyebab penyakit asam urat, oleh karenanya selain menetralisir kadar asam urat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh, kita tetap perlu mengontrol jumlah masuknya asam urat dari makanan yang kita makan.

Asam urat merupakan produk dari metabolisme purin yang kita dapat dari berbagai jenis makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Selain dari makanan, purin juga merupakan hasil metabolisme dari pemecahan sel yang terjadi di dalam tubuh manusia. Untuk itulah kita perlu mengetahui beberapa makanan pantangan asam urat guna mengontrol kadarnya di dalam darah.

Beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam urat tinggi antara lain jeroan atau produk organ dalam dari hewan seperti otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat yang sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain itu beberapa jenis seafood (makanan laut) seperti udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, kerang, tiram, ikan teri dan ikan sarden juga dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.

Berbagai jenis daging (protein hewani) merupakan sumber asam urat yang cukup tinggi dan hal ini diikuti juga oleh hasil olahan daging seperti dendeng dan juga abon. Makanan-makanan yang dikalengkan seperti kornet dan daging-dagingan yang telah dikemas juga perlu dihindari. Selain itu bagi Anda yang memiliki penyakit asam urat, perlu dibatasi konsumsi kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan olahannya, kacang tanah, emping dan juga melinjo.

Demikian pembahasan artikel ini mengenai makanan penurun asam urat dan juga pantangan makanan bagi penderita asam urat. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Ini Dia Tanaman Obat Asam Urat yang Ampuh dan Berkhasiat

Footnote
1. http://lifestyle.kompas.com/read/2016/06/22/192500223/Jangan.Abaikan.Gejala.Asam.Urat.Ini

Previous 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *