invisible hit counter invisible bg invisible ico

Macam Makanan yang Harus Dihindari saat Diet Sehat

Macam Makanan yang Harus Dihindari saat Diet SehatTubuh yang sehat dan bugar dapat dicapai salah satunya dengan melakukan diet sehat, namun masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa saja makanan yang harus dihindari saat diet. Makanan yang kita santap sehari-hari memiliki dampak besar bagi berat badan kita. Beberapa jenis makanan seperti sayuran, buah, minyak kelapa, dan telur dapat berkontribusi positif terdapat diet sehat yang sedang kita jalankan. Beberapa lainnya, khususnya makanan olahan, dapat membuat berat badan kita mengalami peningkatan. Bahkan ada gurauan yang mengatakan bahwa “makanan yang enak (merujuk pada makanan olahan tersebut yang memang biasanya terasa lebih sedap karena ada tambahan zat-zat tertentu) membuat dompet menipis dan lingkar pinggang menebal”.

Apa Saja Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet?

Sebagian ahli mengatakan bahwa tidak seharusnya kita membatasi diri untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan tertentu, karena menolak makanan yang sebetulnya ingin kita konsumsi akan membuat alam bawah sadar kita untuk melakukan binge eating (pola makan tidak normal dimana seseorang melahap makanan dalam jumlah sangat banyak dalam waktu yang terbatas, dibanding dengan yang dimakan oleh orang pada umumnya) dan pada akhirnya berat badan kita akan bertambah juga.

Namun, tetap saja ada beberapa jenis makanan yang memang sebaiknya kita hindari, apalagi jika kita tengah berupaya menurunkan berat badan. Tentu saja tujuan kita tidak semata-mata memiliki tubuh langsing saja. Tekanan darah, kadar gula, profil lemak, dan indikator kesehatan lainnya juga harus dalam rentang normal. Untuk itu, di bawah ini adalah beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat diet. Jauhilah makanan-makanan berikut ini untuk mendukung program diet Anda.

  • Semua jenis makanan ringan yang hanya mengandung karbohidrat

Ketika Anda mengkonsumsi biskuit, roti, sereal kering, atau kue beras, tubuh Anda akan mengubah karbohidrat yang terkandung dalam makanan-makanan tersebut menjadi gula sederhana dan mengirimnya langsung ke dalam aliran darah. Dalam merespon peningkatan gula darah yang mendadak, tubuh akan memproduksi insulin lebih banyak, yang langsung bekerja untuk menyerap gula dalam darah secepat mungkin.

Kesimpulannya adalah, mengkonsumsi makanan yang hanya mengandung karbohidrat akan menyebabkan ketidakstabilan kadar gula darah dan tubuh menjadi lebih cepat lapar. Akibatnya, Anda mungkin akan mencari makanan manis-manis yang tidak mengandung zat gizi sama sekali untuk kembali mendapatkan energi dalam waktu singkat. Siklus ini kemudian akan kembali berulang.

  • Makanan yang dibekukan

Makanan yang harus dihindari saat diet yang kedua adalah semua jenis makanan beku. Untuk membuat bahan-bahan dalam sebuah jenis makanan bertahan lama di lemari es Anda, pihak produsen biasanya menambahkan ekstra sodium dalam makanan beku tersebut. Sodium membuat tubuh menahan air. Selain itu, makanan beku biasanya mengandung kalori yang sangat tinggi, meskipun ukurannya tidak seberapa besar. Bayangkan, ukuran makanan yang kecil dan tidak membuat kenyang, namun kandungan kalorinya sangat tinggi. Bukan jenis makanan ideal untuk program diet sehat, bukan?

  • Makanan ringan “tinggi serat”

Saat ini yang tengah populer adalah kemunculan snack bar (camilan batangan) yang diklaim kaya akan serat sehingga cocok dikonsumsi pada saat diet. Ya, Anda memang memerlukan serat dalam jumlah yang cukup untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama bahkan meskipun jumlah kalori yang Anda konsumsi terbatas.

Kebutuhan serat harian yang dipadatkan menjadi satu batang snack bukan pilihan yang tepat, apalagi jika keseluruhan asupan makanan Anda yang lain pada sepanjang hari itu kurang atau sama sekali tidak mengandung serat. Ahli nutrisi mengatakan bahwa asupan serat harus bertahap sepanjang hari; untuk mengusir rasa lapar, mempertahankan kesehatan lambung dan usus, serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan di perut.

  • Makanan rendah lemak

Makanan rendah lemak memang dikategorikan sebagai makanan yang “baik” karena bagus bagi kesehatan jantung, hati, dan pembuluh darah. Namun, makanan rendah lemak ini rentan disalahgunakan sehingga bisa saja menjadi makanan yang harus dihindari saat diet. Hal ini karena, Anda akan cenderung mengkonsumsinya 30% lebih banyak ketika Anda tahu bahwa Anda memakan makanan rendah lemak. Akibatnya, makanan yang dikonsumsi menjadi terlalu banyak sehingga program diet Anda berantakan.

  • Jus

Kening Anda mungkin akan berkerut. Mengapa jus juga dikategorikan sebagai makanan yang harus dihindari saat diet? Penjelasannya adalah sebagai berikut. Ambil contoh satu jenis jus buah, misalnya jus jeruk. Butuh beberapa buah jeruk untuk membuat segelas jus jeruk berukuran 200 ml. Ketika Anda meminum jus jeruk tersebut, Anda mengkonsumsi seluruh kalori dari beberapa buah jeruk tersebut sekaligus tanpa serat alami yang dapat membantu membuat Anda merasa kenyang. Apalagi jika Anda menambahkan pemanis pada jus Anda. Jumlah kalori yang Anda konsumsi tentu saja bertambah.

Selain itu, buah mengandung gula alami yang disebut dengan fruktosa. Fruktosa menumpulkan kemampuan tubuh Anda untuk mengenali kapan tubuh merasa kenyang. Oleh sebab itu, dengan berdalih bahwa Anda belum kenyang, Anda akan mengkonsumsi lebih banyak makanan, dan program diet Anda pun menjadi tinggal sejarah.

  • Kecap

Kecap memang memiliki kandungan kalori yang rendah. Meskipun demikian, kecap mengandung sodium yang sangat tinggi yang dapat meningkatkan resiko Anda terkena hipertensi (garam mungkin juga harus Anda batasi karena alasan yang sama). Sekarang ini memang banyak tersedia kecap yang diklaim rendah sodium, namun kandungan sodium pada kecap jenis ini tidak secara signifikan lebih rendah daripada kecap biasa. Untuk itu, cukup sesekali saja Anda menambahkan kecap dalam makanan Anda.

  • Alkohol

Bagi Anda pecinta alkohol, bersiap-siaplah untuk mencoretnya dari daftar diet Anda karena alkohol termasuk dalam makanan yang harus dihindari saat diet. Orang yang mengkonsumsi alkohol secara rutin mendapat tambahan hingga 2000 kalori setiap bulan. Menurut ahli diet, alkohol adalah yang pertama dibakar oleh metabolisme tubuh. Sehingga, sampai jejak alkohol benar-benar bersih dari sistem tubuh Anda, tubuh tidak akan mulai membakar lemak yang berarti ini akan mengganggu program diet Anda.

  • Salad

Jangan salah. Salad memang termasuk dalam kategori makanan sehat. Faktanya, salad adalah pilihan yang sangat baik apabila Anda sedang dalam program diet. Namun orang tidak akan mengkonsumsi salad tanpa menambahkan dressing di dalamnya, bukan? Nah, dressing inilah yang dapat menjadi penyebab gagalnya program diet Anda. Tidak ada gunanya memesan salad dengan beragam sayuran segar apabila Anda menambahkan di dalamnya dressing mayonaise yang sarat akan kandungan lemak.

Demikian artikel yang dapat kami sajikan mengenai makanan yang harus dihindari saat diet, yang mungkin beberapa di antaranya tidak Anda sangka-sangka. Menurunkan berat badan dengan sukses membutuhkan kombinasi yang baik dari diet sehat, cukup asupan cairan, pola hidup sehari-hari yang baik (aktif bergerak, istirahat cukup, manajemen stres yang efektif), dan olahraga teratur. Komitmen dan kedisiplinan adalah aspek penting yang harus dipertahankan untuk mencapai berat badan yang Anda inginkan. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *