invisible hit counter invisible bg invisible ico

Konsumsi Makanan untuk Diet Ini agar Perut Ramping

Makanan untuk Diet agar Perut RampingCara terbaik untuk mendapatkan perut ramping adalah dengan banyak berolahraga (terutama olahraga yang banyak berfokus pada pembentukan otot di perut) serta mengkonsumsi makanan untuk diet yang sehat dan rendah kalori. Faktanya, makanan sehat dapat mempercepat proses pembentukan perut ramping. Konsumsi makanan yang sehat dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh sehingga lemak lebih cepat terbakar, membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, dan menekan rasa craving yang biasa timbul dalam program diet ketat. Selain itu, konsumsi makanan sehat yang tepat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran dapat meredakan perut kembung. Makanan-makanan tersebut termasuk dalam makanan sehat yang akan diulas lebih lanjut dalam artikel ini.

Makanan untuk Diet yang Mudah Diperoleh di Sekitar Anda

Setiap bahan makanan mengandung jumlah kalori yang berbeda-beda tiap jenisnya. Karena perbedaan kandungan zat gizi itulah (tidak hanya kalori namun juga protein, vitamin, maupun mineral), setiap jenis makanan akan menempuh jalur metabolisme yang berbeda dalam tubuh. Setiap jenis makanan tersebut akan memiliki efek yang berbeda pada tubuh dalam berespon terhadap rasa lapar, hormon, dan berapa banyak kalori yang akan dibakar oleh tubuh nantinya. Berikut adalah beberapa jenis makanan untuk diet yang aman dikonsumsi apabila Anda menghendaki penurunan berat badan.

  • Telur

Mungkin menyebutkan telur di urutan pertama makanan sehat untuk diet terasa aneh bagi Anda, karena ketakutan bahwa mengkonsumsi telur akan membuat kadar kolesterol dalam darah melonjak. Tentu saja mengkonsumsi telur pun ada caranya tersendiri untuk menekan resiko peningkatan kadar kolesterol.

Jangan lupakan juga bahwa dalam jumlah yang tepat, sebenarnya kita membutuhkan kolesterol untuk mendukung proses metabolisme dalam tubuh. Kolesterol pun ada dua macam: Low Density Lipoprotein (LDL) yang selama ini kita kenal dengan “kolesterol jahat”, serta High Density Lipoprotein (HDL) yang merupakan “kolesterol baik”, yang justru mencegah terjadinya penumpukan lemak dalam pembuluh darah sehingga resiko stroke dan serangan jantung berkurang.

Kelebihan telur yang membuatnya dijadikan makanan untuk diet adalah kandungan proteinnya yang tinggi. Selain itu, telur dapat membuat Anda merasa kenyang padahal kandungan kalorinya relatif sangat rendah. Dari sebuah penelitian yang melibatkan 30 wanita yang mengalami kelebihan berat badan (overweight), ditemukan bahwa mengkonsumsi telur untuk sarapan akan meningkatkan rasa kenyang dan membuat partisipan dalam penelitian tersebut makan lebih sedikit dalam kurun waktu 36 jam setelahnya.

  • Kacang almond

Dewasa ini bahan makanan seperti kacang almond dapat dengan mudah ditemukan di supermarket terdekat. Kacang almond mengandung serat yang tinggi, yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama saat mengkonsumsinya. Kacang almond pun banyak mengandung protein dan vitamin E, yang baik untuk kesegaran dan elastisitas kulit. Pada tahun 2007, para peneliti di Purdue University menemukan bahwa meskipun kacang almond mengandung kalori yang tinggi, kacang almond dapat dimasukkan dalam daftar makanan untuk diet karena tidak menyebabkan penumpukan lemak di perut.

  • Sayuran berdaun hijau

Alam Indonesia sangat kaya, sehingga dapat menyediakan berbagai pilihan sayuran berdaun hijau yang dapat kita konsumsi untuk meningkatkan kesehatan. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, kangkung, sawi, dan jenis lainnya rendah kalori dan karbohidrat namun tinggi serat. Jika Anda masih belum terbiasa dengan porsi makanan yang sedikit, Anda dapat menambahkan sayuran berdaun hijau agar porsi makan Anda terlihat ‘banyak’ namun sebenarnya rendah kalori.

Kita seyogyanya mengkonsumsi sayuran berdaun hijau tidak semata karena termasuk dalam bahan makanan untuk diet, namun juga karena kandungan zat gizinya yang sangat baik. Sayuran berdaun hijau banyak mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan. Kalsium juga termasuk di dalamnya, yang membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh. Serat yang terkandung dalam sayuran berdaun hijau tidak hanya akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, namun juga dapat membantu melancarkan pencernaan.

  • Gandum

Gandum adalah bahan makanan yang sudah tidak asing lagi dijumpai, bahkan sebagian orang sudah mulai terbiasa mengkonsumsi gandum pada waktu sarapan sebagai ganti nasi. Mengkonsumsi satu porsi gandum di pagi hari sebagai bagian dari program diet rendah kalori adalah cara yang sangat baik untuk memberi tubuh Anda energi dari bahan alami yang dapat bertahan hingga sepanjang hari. Selain membuat perut merasa kenyang lebih lama, serat pada gandum juga baik bagi jantung dan dapat membantu membuat kolesterol darah dalam batas normal.

  • Salmon

Tidak hanya dapat dijadikan makanan untuk diet, salmon juga kaya akan asam lemak omega 3 yang dapat mengurangi peradangan, obesitas, dan penyakit metabolik lainnya. Ikan salmon kaya akan protein berkualitas tinggi (yang karenanya Anda akan merasa kenyang lebih lama saat mengkonsumsinya; bahkan sekalipun ikan salmon rendah kalori), lemak sehat, dan zat gizi penting lainnya.

Ikan salmon, serta jenis ikan dan seafood lainnya memiliki kandungan iodine yang signifikan. Zat gizi yang satu ini memegang peranan penting dalam menjaga fungsi tiroid. Tiroid sendiri sangat diperlukan tubuh agar dapat menjalankan proses metabolisme secara maksimal. Sehingga, konsumsi ikan menjadi sangat penting karena masih banyak sekali di dunia ini individu yang mengalami kekurangan iodine.

  • Minyak zaitun

Lemak dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Namun tentu saja tidak sembarang lemak, melainkan lemak tak jenuh seperti yang dapat kita temukan pada minyak zaitun. Lemak tak jenuh dapat menurunkan berat badan dengan cara menekan rasa lapar. Selain mengandung lemak tak jenuh, minyak zaitun sendiri mengandung bahan kimia alami yang disebut dengan asam oleat, yang dapat memecah penumpukan lemak yang berlebih dalam tubuh.

  • Kacang-kacangan

Kecil, namun manfaatnya besar. Itulah kacang-kacangan, yang meskipun ukurannya kecil namun lengkap oleh kandungan nutrisi terutama protein dan serat. Di sisi lain, kacang-kacangan rendah kalori dan penuh dengan energi yang dalam tubuh akan diolah dan dilepaskan secara perlahan-lahan. Ini berarti apabila Anda mengkonsumsi kacang-kacangan, bahan makanan ini akan membuat rasa kenyang Anda bertahan lebih lama. Cocok sekali apabila disertakan dalam deretan makanan untuk diet bukan? Sedangkan kandungan protein pada kacang-kacangan akan membantu otot Anda agar lebih kencang.

  • Kubis-kubisan

Kubis dan sayuran lain yang satu keluarga dengannya (termasuk kol dan brokoli) sangat kaya akan serat sehingga cocok sekali Anda konsumsi sebagai makanan yang akan menyukseskan program diet Anda. Tidak hanya itu. Ternyata kubis, kol, dan brokoli juga merupakan sumber protein. Kandungan proteinnya memang tidak setinggi pada daging, namun apabila dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya, kadar protein dalam kubis, kol, dan brokoli memang relatif lebih tinggi.

  • Daging

Well, tergantung daging seperti apa yang akan kita makan. Selama ini kita cenderung ‘menyalahkan’ daging atas sebagian besar masalah kesehatan seperti kolesterol, penyakit jantung dan bahkan diabetes. Hal tersebut memang benar… jika yang Anda konsumsi adalah daging yang sudah diproses, yang mana memang kurang sehat. Akan tetapi, daging merah yang sudah dibersihkan dari lemak relatif sehat. Kandungan proteinnya tinggi, yang membuat siapa saja yang mengkonsumsinya akan dibakar kalorinya sebanyak 80 hingga 100 kalori per hari.

Penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan asupan protein hingga 25-30 persen dapat mengurangi rasa craving akibat diet hingga 60%, mengurangi keinginan untuk mengkonsumsi cemilan di malam hari hingga setengahnya, dan membantu penurunan berat badan hingga setengah kilo dalam seminggu.

Jika Anda sedang dalam program diet rendah karbohidrat, tidak mengapa untuk menyertakan sedikit lemak dalam daging. Namun apabila Anda mengkonsumsi karbohidrat seperti biasa, yang paling aman untuk Anda masukkan dalam daftar makanan untuk diet Anda adalah daging yang sudah bersih dari lemak.

  • Kentang rebus

Nasi merupakan sumber karbohidrat. Sudah menjadi semacam ‘kebiasaan’ bagi masyarakat Indonesia bahwa ketika makan maka porsi yang paling banyak adalah nasi, baru kemudian menyusul lauk dan sayurnya. Hal ini tentu saja salah kaprah. Nasi adalah sumber karbohidrat sederhana, yang artinya karbohidrat dalam nasi sangat cepat dipecah. Hal ini membuat orang yang mengkonsumsi nasi merasa cepat kenyang, namun juga cepat lapar kembali.

Melihat mekanisme pemecahan karbohidrat dari nasi tersebut, apabila Anda ingin menurunkan berat badan, salah satu solusinya adalah mengganti nasi dengan sumber karbohidrat kompleks yang akan dipecah dan dilepaskan dalam aliran darah secara perlahan. Kentang adalah salah satu alternatif pilihannya.

Selain mengandung karbohidrat kompleks yang membuatnya dapat dijadikan makanan untuk diet, kentang juga mengandung sejumlah zat gizi yang mungkin tidak Anda sangka sebelumnya. Kentang mengandung potassium, yang membantu menjaga tekanan darah dalam batas normal. Apabila Anda ingin berdiet, konsumsilah kentang rebus karena menurut sebuah skala yang dinamakan Satiety Index, kentang rebus memegang skor tertinggi dalam kategori makanan yang paling mengenyangkan.

  • Teh hijau

Sejenak mari kita beralih membicarakan tentang minuman. Ada satu jenis minuman yang pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda yang dapat menjadi ‘teman’ bagi makanan untuk diet Anda, dengan khasiat yang tidak jauh berbeda. Ya, minuman itu adalah teh hijau. Teh hijau dapat membantu membuang cairan berlebih dalam tubuh, yang terkadang dapat membuat perut terasa kembung. Tidak hanya itu, teh hijau dapat mempercepat laju metabolisme sehingga dapat membantu membakar kelebihan lemak dalam tubuh.

  • Cuka apel

Dengan menambahkan sedikit saja cuka apel dalam sayuran atau salad, Anda akan mendapatkan banyak manfaat kesehatan terutama dalam detoksifikasi tubuh. Cuka apel dapat membantu menghalau bakteri yang berbahaya dalam saluran pencernaan kita, membilas racun, dan seperti teh hijau dapat mengurangi penumpukan cairan di tubuh (terutama di perut dan sekitarnya). Melihat manfaatnya, pantaslah jika cuka apel dapat bersanding dengan apapun makanan untuk diet yang sedang Anda konsumsi.

  • Asparagus

Asparagus kerap diidentikkan dengan sayuran mewah. Namun siapa yang belum pernah mengkonsumsi sup asparagus yang sudah banyak disajikan di restoran-restoran sekarang ini? Bukan tanpa alasan juga orang menjuluki asparagus sebagai ‘sayuran mewah’, karena kandungan nutrisi yang ada di dalamnya pun melimpah. Asparagus kaya akan vitamin A, B kompleks, C dan E, juga zinc yang baik untuk kulit. Zat anti peradangan alaminya membuat asparagus baik dikonsumsi oleh individu yang mengalami artritis.

Selain itu, asparagus juga sumber potassium yang sangat kaya, yang berfungsi sebagai diuretik (membuang kelebihan cairan dari tubuh). Sehingga, jangan heran jika setelah mengkonsumsi sup asparagus, Anda menjadi sering buang air kecil ya!

Sebetulnya masih ada banyak lagi jenis makanan untuk diet yang dapat Anda jadikan alternatif pilihan lainnya. Dari penjelasan mengenai bahan-bahan makanan (dan minuman) di atas, sebetulnya memilih makanan apa yang dapat Anda konsumsi untuk diet sangat mudah. JIka Anda perhatikan, bahan-bahan makanan tersebut memiliki satu kesamaan: tinggi serat dan protein. Kedua zat gizi itulah yang dapat Anda jadikan patokan dalam memilih makanan sehat untuk diet. Mudah ya? Selamat  mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *