invisible hit counter invisible bg invisible ico

Khasiat Terong Belanda: Mulai dari Pencernaan hingga Kulit Sehat

Khasiat Terong Belanda: Mulai dari Pencernaan hingga Kulit SehatApakah Anda penasaran dengan khasiat terong Belanda yang membuatnya sering dimanfaatkan sebagai bahan sayur, bumbu masak, minuman, atau dimakan mentah-mentah? Anda tidak sendirian. Bagi Anda yang tidak terlalu familiar dengan terong Belanda sebelumnya mungkin akan bertanya-tanya seperti apakah wujud terong Belanda itu. Terong Belanda adalah buah yang berbentuk bulat telur dengan ukuran 3-10 cm x 3-5 cm dengan kedua ujung yang meruncing. Kulit buahnya tipis dan licin. Warnanya bervariasi mulai dari lembayung kemerah-merahan, merah jingga, hingga kekuning-kuningan. Daging buahnya memiliki tekstur juicy karena mengandung banyak sari buah, rasanya agak masam, dan berwana kekuningan. Biji buah terong Belanda berwarna hitam, berbentuk bulat pipih, tipis, dan keras.

Sebelum Membahas Khasiat Terong Belanda, Mari Kita Simak Fakta Menarik tentang Buah Ini

Jika dicermati, secara fisik terong Belanda lebih menyerupai tomat. Hal ini tidak mengherankan karena sebenarnya terong Belanda berasal dari keluarga yang sama dengan tomat (Solanaceae), bahkan kedua tanaman ini memiliki nama genus yang sama. Nama ilmiah tomat adalah Solanum lycopersicum, sedangkan nama ilmiah terong Belanda adalah Solanum betaceum. Untuk keperluan komersil tentu saja nama latin tidak banyak digunakan. Tamarillo, adalah sebutan terong Belanda di dunia internasional.

Apabila Anda ingin merasakan khasiat terong Belanda, tanaman ini termasuk mudah untuk ditanam. Dalam satu pohon dapat tumbuh banyak cabang dengan dedaunan yang lebih lebar bila dibandingkan dengan ‘saudara’nya si tomat. Pada tahun pertama setelah ia ditanam, terong Belanda sudah mampu menghasilkan bunga yang cantik berwarna merah jambu pucat. Namun, penumbuhan buah tidak dianjurkan sampai tanaman ini berusia dua atau tiga tahun.

Asal mula melekatnya kata ‘Belanda’ pada buah ini pun memiliki sejarah yang menarik. Mengapa orang Indonesia menyebut buah ini dengan terong Belanda? Terong Belanda konon adalah tanaman asli Amerika Latin yang tersebar mulai dari Meksiko hingga Peru. Ketika Spanyol menguasai Amerika Tengah dan Selatan, mereka menyebarkan tanaman tomat-tomatan ke koloni-koloni mereka di kepulauan Karibia. Ketika Spanyol kemudian meneruskan pelayaran ke Filipina, mereka pun memperkenalkan tanaman tomat-tomatan di sana, yang disinyalir menjadi titik awal persebaran ke daerah Asia lainnya.

Selain itu, Spanyol juga membawa tanaman tomat-tomatan tersebut ke Eropa, dalam pelayaran pulang mereka. Masyarakat Indonesia dapat merasakan khasiat terong Belanda karena buah ini pertama kali dibawa dan dikembangkan oleh orang Belanda (padahal bisa jadi orang Belanda mengenal ‘terong’ ini justru dari orang Spanyol yang membawa buah tersebut ke benua Eropa), dan pertama kali tumbuh di Bogor, Jawa Barat, pada tahun 1941. Sekarang terong Belanda telah merambah berbagai belahan dunia seperti New Zealand, Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan masih banyak lagi.

Di Bogor, terong Belanda tumbuh subur karena tanaman ini memang dapat tumbuh dengan baik di pegunungan atau dataran tinggi (kurang lebih 1000 meter di atas permukaan air laut). Meski demikian, terong Belanda dapat dikembangbiakkan di ketinggian 450-1700 meter di atas permukaan air laut asalkan tanah tempat tumbuhnya kaya unsur hara, memiliki cukup kelembaban serta drainase yang baik.

Khasiat Terong Belanda untuk Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

Terong Belanda dapat langsung dimakan mentah-mentah karena rasanya yang menggoda (perpaduan antara manis dan asamnya bisa membuat Anda ketagihan!), dapat pula direbus terlebih dahulu, dijadikan minuman, diolah menjadi asinan, dan lain sebagainya. Faktanya, terong Belanda adalah salah satu jenis buah yang mengandung kalori rendah, sehingga sangat baik untuk pilihan diet Anda. Dalam 100 gram daging buah terong Belanda segar, hanya terkandung 31 kalori.

Terong Belanda banyak mengandung vitamin B kompleks seperti tiamin, riboflavin, dan piridoksin untuk membantu kerja enzim dalam melaksanakan berbagai fungsi tubuh. Terong Belanda yang berwarna merah lebih banyak ditemukan di pasaran daripada yang berwarna oranye atau kuning. Meskipun demikian, terong Belanda yang berwarna oranye atau kuning lebih banyak mengandung vitamin A. Sehingga, khasiat terong Belanda yang berwarna oranye atau kuning lebih baik dalam menjaga kesehatan mata serta mempertahankan keutuhan kulit dan membran mukosa.

Selain itu, terong Belanda mengandung cukup serat (3.3 miligram atau 9% dari kebutuhan harian tubuh) dan potassium (dalam 100 gram daging buah segar terkandung 321 miligram potassium). Potassium adalah komponen penting dari sel-sel dan cairan tubuh untuk membantu mengendalikan detak jantung dan tekanan darah, sekaligus menangkal pengaruh buruk dari terlalu banyak asupan garam. Di samping itu, terong Belanda juga mengandung sejumlah mineral penting lain seperti zat besi, mangan, dan magnesium. Berikut adalah khasiat terong Belanda yang lainnya:

  • Membantu penurunan berat badan

Telah disebutkan bahwa terong Belanda mengandung hanya sedikit kalori namun cukup banyak serat, sehingga konsumsi terong Belanda dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama namun tidak menambah berat badan. Baik dimakan mentah, ditaburi rempah, atau diolah menjadi salad, sari buah terong Belanda bekerja sebagai detoks ketika dikonsumsi. Asam sitratnya membantu memusnahkan lemak.

Meskipun demikian, untuk memperoleh hasil maksimal dalam menurunkan berat badan, seyogyanya kita tidak hanya bergantung pada satu jenis bahan makanan saja. Khasiat terong Belanda untuk membantu agar jarum timbangan tidak makin mengarah ke kanan memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, kombinasi berbagai bahan makanan yang tepat dengan metode diet yang benar, gaya hidup sehat, serta olahraga teratur dapat makin membantu meluruhkan lemak membandel, terutama di bagian-bagian tubuh seperti paha dan perut.

  • Baik untuk kesehatan kulit

Khasiat terong Belanda yang kedua adalah membantu mempertahankan kesehatan dan keindahan kulit. Dalam penjelasan sebelumnya telah disebutkan bahwa baik terong Belanda yang berwarna merah, oranye, atau kuning sama-sama mengandung vitamin A yang berperan dalam menjaga keutuhan kulit dan membran mukosa. Selain itu, terong Belanda juga mengandung vitamin C dan E, fenol (mencakup antosianin dan flavonoid) dan karotenoid; yang semuanya berperan sebagai zat nutrisi antioksidan yang dapat memastikan agar kulit Anda tetap sehat dan bercahaya.

Antioksidan melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang berbahaya, juga stres dan polusi. Tidak heran jika seseorang yang gemar mengkonsumsi terong Belanda memiliki kulit yang tampak lebih muda. Seperti halnya tomat biasa, terong Belanda dapat dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

  • Membantu mengkontrol penyakit diabetes mellitus

Khasiat terong Belanda yang lain adalah membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Diabetes mellitus terdiri dari dua tipe: tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes mellitus tipe 1, pankreas dalam tubuh penderita tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Sedangkan pada diabetes mellitus tipe 2, kadar gula darah sangat banyak (akibat asupan berlebihan) sehingga kadar insulin tampak berkurang. Atau, sel-sel tubuh mengalami resistensi terhadap insulin sehingga kadar gula darah akan meningkat secara drastis.

Apapun tipe diabetesnya, kadar gula darah mendekati normal merupakan sasaran yang harus dicapai dan dipertahankan. Kadar gula darah normal dapat dicapai apabila penderita diabetes mellitus secara disiplin menerapkan 4 pilar: menerapkan pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik (olahraga), edukasi (memahami seluk beluk diabetes mellitus; bagaimana penyakit ini berkembang, apa saja faktor resikonya, apa saja kemungkinan komplikasinya), dan terakhir adalah obat-obatan.

Terong Belanda dapat dimasukkan ke dalam pilar pertama yakni menerapkan pola makan sehat. Asam klorogenik dalam terong Belanda dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Khasiat terong Belanda dalam menurunkan kadar gula darah juga dapat berasal dari kandungan antioksidannya, yang dapat mengurangi stres oksidatif di hati dan pankreas.

  • Meredakan peradangan pada tonsil

Tonsil atau yang sering disebut dengan amandel adalah kelenjar yang terletak di kiri dan kanan rongga mulut bagian belakang. Ketika kita masih anak-anak, sistem pertahanan tubuh kita belum sepenuhnya berkembang. Ketika itulah tonsil atau amandel berperan penting sebagai garda depan pertahanan tubuh, untuk melindungi tubuh dari serangan kuman penyakit. Namun adakalanya tonsil atau amandel pun ‘kalah’ oleh serangan kuman penyakit tersebut. Akibatnya, tonsil atau amandel kita mengalami peradangan.

Penduduk asli Ekuador memanfaatkan terong Belanda untuk meredakan peradangan tonsil. Caranya dengan menghangatkan daun terong Belanda lalu membalutkannya di sekitar leher. Kita tentu saja dapat mencoba cara tersebut. Namun, jangan lupa bahwa buah terong Belanda mengandung banyak vitamin C. Vitamin C berperan sebagai booster imunitas yang dapat membantu tubuh menghalau kuman penyakit yang menyerang. Sehingga, untuk mendapatkan khasiat terong Belanda dalam meredakan peradangan tonsil cukup dengan memakan mentah-mentah buahnya. Sederhana dan mudah, bukan?

  • Baik untuk kesehatan jantung

Terong Belanda banyak mengandung potassium. Potassium inilah yang membantu menetralkan dampak negatif akibat terlalu banyak asupan garam dari makanan yang kita santap sehari-hari (dapat membantu menurunkan tekanan darah). Terong Belanda pun mengandung magnesium untuk memastikan sistem kardiovaskuler kita dapat berfungsi dengan baik.

Khasiat terong Belanda bagi kesehatan jantung kita juga antara lain sebagai sumber serat yang dapat membantu menyerap kolesterol jahat dalam darah. Karena banyaknya antioksidan yang dikandungnya, terong Belanda juga dapat menurunkan resiko seseorang terkena stroke.

  • Memelihara kesehatan mata

Telah disebutkan sebelumnya bahwa terong Belanda banyak mengandung vitamin A yang dapat membantu memelihara kesehatan mata. Beginilah cara kerjanya. Vitamin A mengembalikan kelembaban membran pada mata yang bertugas sebagai pelindung terhadap invasi bakteri maupun virus. Vitamin A, bersama dengan vitamin C dan E melindungi mata dari infeksi dan mengurangi dampak dari kerusakan mata seperti katarak dan degenerasi makular.

  • Mencegah anemia

Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan zat besi, sehingga menimbulkan kelemahan dan masalah kesehatan lainnya. Terong Belanda dilengkapi dengan kandungan zat besi yang dapat mencegah tubuh mengalami anemia (zat besi merupakan mineral utama yang juga bagian dari sel darah merah tubuh kita). Khasiat terong Belanda yang satu ini membuat terong Belanda sangat baik dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengandung sebagai salah satu bahan makanan sumber zat besi.

  • Mencegah kanker

Penyebab kanker secara pasti memang belum dapat diketahui. Namun telah ditemukan hubungan antara konsumsi sayur dan buah terhadap penurunan resiko terserang kanker. Terong Belanda, khususnya yang warna daging buahnya lebih gelap, banyak mengandung antosianin. Antosianin merupakan antioksidan yang sangat potensial untuk melawan radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab kanker. Inilah bagaimana seseorang mendapatkan khasiat terong Belanda dalam mencegah kanker.

  • Baik bagi pencernaan

Seperti halnya sayur dan buah lainnya, terong Belanda mengandung serat yang dapat membantu memperlancar fungsi pencernaan. Terong Belanda dapat membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, terong Belanda juga mampu membantu meningkatkan penyerapan zat-zat gizi dalam tubuh. Akan lebih baik lagi jika Anda mengkombinasikan terong Belanda dengan sayur dan buah lainnya, agar manfaat yang Anda peroleh untuk sistem pencernaan lebih banyak .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *