invisible bg invisible ico

Ketahui Berbagai Penyebab Menstruasi yang Lama

Ketahui Berbagai Penyebab Menstruasi yang Lama Tentu Anda akan mengalami kegelisahan akibat menstruasi yang tidak kunjung berhenti. Berbagai hal dapat menjadi penyebab menstruasi yang lama. Stress, kelelahan, ketidakseimbangan hormonal, penyakit maupun penggunaan kontrasepsi adalah beberapa penyebab terjadinya menstruasi yang lama.

Berikut akan disajikan informasi mengenai siklus menstruasi yang normal dan tidak normal sebelum pembahasan mengenai berbagai penyebab menstruasi yang lama dengan pengobatan dan solusi yang dapat Anda laksanakan.

Siklus Menstruasi yang Memanjang Akibat Menstruasi yang Lama

Untuk mengetahui apakah memang Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak normal akibat menstruasi yang lama, perhitungan siklus menstruasi dengan benar harus dilaksanakan. Siklus menstruasi yang memanjang disebut juga dengan oligomenorrhea.

Cara pertama untuk mengetahui apakah Anda mengalami oligomenorrhea yakni dengan mencatat tanggal menstruasi pertama Anda selama 3 bulan berturut-turut. Hitunglah siklus menstruasi Anda tiap bulan dengan menjumlahkan hari hari di antara hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi bulan selanjutnya.

Siklus menstruasi yang normal adalah 21 hingga 35 hari. Apabila Anda memiliki siklus menstruasi yang memanjang yakni lebih dari 35 hari selama 1 bulan, diantara 3 bulan yang telah Anda hitung sebelumnya maka hal ini masih wajar. Bisa jadi disebabkan oleh stress dan kelelahan saja.

Namun apabila siklus menstruasi yang memanjang lebih dari 35 hari terjadi selama 3 bulan berturut turut. Segera konsultasikan kepada dokter kandungan atau spesialis obstetri-ginekologi Anda. Nantinya dokter akan melaksanakan pemeriksaan yang lebih spesifik dan mengetahui kondisi siklus menstruasi yang tidak teratur  serta pengobatan yang tepat.

Lama menstruasi normal adalah 3 hingga 7 hari. Beberapa sumber lain menyatakan lama menstruasi masih terbilang normal hingga 15 hari. Apabila selepas 15 hari, darah yang keluar masih sebanyak hari pertama hingga hari ketiga menstruasi, maka dapat dipastikan terjadi suatu kelainan dalam rahim yang wajib untuk Anda laksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Beberapa Penyebab Siklus dan Menstruasi yang Lama

Telah disebutkan pada penjelasan sebelumnya bahwa siklus menstruasi yang perlu diwaspadai adalah siklus menstruasi yang lebih dari 35 hari selama 3 bulan berturut-turut. Terlebih diiringi dengan tanda lama menstruasi yang lebih dari 15 hari. Berikut beberapa penyebabnya:

  1. Gangguan Keseimbangan Hormon

Siklus menstruasi amat dipengaruhi oleh berbagai hormone antara lain Gonadotropin-releasing hormone (Gn-RH), Follicle stimulating Hormone (FSH), Luteinizing Hormone (LH), hormon estrogen dan progesteron. Gn-RH berfungsi merangsang tubuh memproduksi hormone FSH dan LH dalam indung telur.

FSH merupakan hormon yang bertugas mematangkan telur yang berada dalam indung telur, sehingga indung telur siap disalurkan ke dalam rahim oleh hormon LH. Hormon estrogen adalah hormon yang membentuk dinding dalam rahim yang disebut endometrium. Setelah endometrium terbentuk, hormon progesteron akan bertugas menebalkan dinding rahim tersebut. Progesteron juga bertugas mempersiapkan dan menjaga kehamilan apabila terjadi pembuahan oleh sperma di dalam rahim Anda.

Apabila pembuahan tidak terjadi, maka kandungan estrogen dan progesteron akan mengalami penurunan. Sehingga endometrium atau dinding rahim akan meluruh bersama dengan sel telur diiringi dengan kontraksi dari rahim yang kadang mengakibatkan nyeri menstruasi yang tidak tertahankan.

Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada remaja yang baru saja mengalami menstruasi atau menstruasi. Selain itu dapat pula terjadi pada Ibu yang berusia di atas 50 tahun dan memasuki masa manepouse. Gangguan keseimbangan yang sering terjadi adalah apabila progesteron diproduksi berlebihan.

Progesteron yang berlebihan akan menciptakan penebalan yang berlebihan pada dinding rahim. menyebabkan menstruasi yang terlalu lama dan banyak (mencapai 80 ml setiap harinya) atau disebut dengan heavy menstrual bleeding (HMB), penggunaan obat hormonal dapat menjadi solusinya.

Kista, obesitas, insulin resisten pada kasus diabetes dan gangguan tiroid juga menjadi penyebab berlebihannya produksi progesteron di dalam tubuh wanita.

  1. Penggunaan Obat Kontrasepsi Maupun Alat Kontrasepsi Dalam Rahim

Perlu Anda ketahui bahwa obat obatan kontrasepsi baik yang diminum berbentuk pil dan suntik KB adalah jenis obat obatan yang mengandung hormon. Yakni hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini digunakan untuk mengubah kondisi dalam rahim, sehingga sperma tidak dapat membuahi sel telur dan kehamilan tidak akan terjadi.

Penggunaan jangka panjang obat kontrasepsi memiliki banyak efek samping. Seperti contohnya pil estrogen. Gejala awal penggunaan adalah perdarahan banyak dan menstruasi yang tidak teratur akibat melemahnya dinding rahim.

Begitupun alat kontrasepsi yang diletakkan di dalam rahim atau disebut dengan IUD/KB spiral. Penggunaan IUD dapat mengganggu siklus menstruasi dan menyebabkan menstruasi yang lama terlebih apabila IUD yang digunakan tidak sesuai dengan ukuran rahim ibu.

  1. Gangguan pada Organ di dalam Rahim

Beberapa kondisi menjadi penyebab menstruasi yang lama atau perdarahan yang berlebihan ketika menstruasi. Salah satunya adalah disfungsi indung telur, yakni ketika indung telur tidak mampu untuk memproduksi sel telur selama siklus menstruasi.

Ketika indung telur gagal memproduksi sel telur, maka tubuh pun tidak akan memproduksi progesteron sehingga dinding rahim tidak akan bertahan lama. Perdarahan ketika menstruasi dapat terjadi lebih lama dari normal 7 hingga 15 hari.

  1. Tumor dan Keganasan

Polip, tumor dan keganasan dalam rahim dapat menjadi penyebab menstruasi yang lama pada seseorang wanita. Konsultasikan kondisi menstruasi Anda yang lama dan terjadi tiga bulan berturut-turut pada dokter kandungan. Sehingga dokter akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap rahim Anda.

Biasanya pemeriksaan USG akan dilaksanakan untuk mengetahui apakah yang terdapat dalam rahim Anda sebuah polip, tumor ataukah keganasan yang menyebabkan menstruasi yang lama, perdarahan banyak disertai siklus menstruasi yang memanjang. Dokter pun akan melaksanakan kuretase atau pembersihan rahim ketika diketahui Anda mengalami salah satu tanda gejala di atas.

  1. Olahraga Berlebihan

Olahraga yang dilaksanakan dengan tepat dosis disertai dengan asupan nutrisi sehat seimbang memiliki banyak efek positif pada kesehatan seseorang. Namun olahrga yang dilaksanakan secara berlebihan tanpa asupan nutrisi sehat dapat menjadi penyebab stres metabolik pada tubuh,

Kerusakan kelenjar hipotalamus, yang mempengaruhi pelepasan LH dan FSH, yaitu hormon hipofisis yang memicu proses ovulasi juga dapat terjadi akibat olahraga yang berlebihan. Hormon progesterone tidak akan terproduksi ketika kedua hormone tersebut tidak diproduksi.

Olahraga yang berlebihan selain memicu menstruasi yang lebih lama, pada beberapa kasus dapat menyebabkan terjadinya amenorrhea. Yakni kondisi tidak terjadinya menstruasi akibat kerusakan dari kelenjar hipotalamus yang mengatur siklus menstruasi pada wanita.

  1. Gangguan Makan seperti Anoreksia dan Bulimia

Gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia dapat menjadi penyebab menstruasi lama dan siklus yang panjang. Anoreksia merupakan sebuah gangguan makan, ditandai dengan segala bentuk penolakan untuk mempertahankan berat badan ideal dan rasa takut terhadap kenaikan berat badan yang berlebih. Anoreksia terjadi akibat penyimpangan pada citra diri.

Bulimia sendiri adalah kondisi kelainan cara makan dengan membuat dirinya muntah dengan penggunaan obat pencahar, puasa maupun olahraga yang berlebihan karena rasa bersalah telah memakan banyak makanan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kegemukan.

Kedua penyakit ini menyebabkan asupan nutrisi yang kurang pada tubuh seorang wanita. Dapat menyebabkan stress dan gangguan keseimbangan hormon, sehingga siklus menstruasi akan memanjang atau perdarahan yang terjadi banyak sehingga lama menstruasi menjadi panjang.

Nah, demikianlah informasi mengenai berbagai penyebab menstruasi yang lama pada seorang wanita. Serta sedikit tambahan informasi mengenai cara menghitung siklus menstruasi dengan benar. Segera periksakan kondisi kesehatan Anda apabila terjadi siklus memanjang maupun menstruasi yang lama selama 3 bulan berturut – turut. Semoga artikel ini bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *