invisible hit counter invisible bg invisible ico

Kenali Penyebab Amandel Radang Berikut Ini untuk Pencegahan Dini

Kenali Penyebab Amandel Radang Berikut Ini untuk Pencegahan DiniPenyakit amandel merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak, oleh karena itu Anda harus mengenali apa saja penyebab amandel radang agar dapat melakukan pencegahan secara dini. Sebenarnya tidak hanya anak-anak saja yang dapat terkena penyakit amandel, orang dewasa pun dapat mengalaminya. Namun karena sistem pertahanan pada anak-anak yang masih relatif lemah, maka penyakit amandel lebih rentan dialami oleh anak-anak, terutama pada usia 3 sampai 10 tahun. Amandel atau tonsil merupakan kelenjar getah bening yang terletak di bagian belakang mulut atau bagian awal kerongkongan pada sisi kanan dan kiri. Amandel berfungsi sebagai pertahanan tubuh dari infeksi. Dalam istilah medis, penyakit ini juga disebut sebagai tonsilitis.

Amandel sebenarnya berfungsi untuk melawan bakteri, virus, atau mikroorganisme lain yang terutama masuk melalui mulut. Amandel berperan aktif terutama pada masa anak-anak, seiring bertambahnya usia amandel akan digantikan oleh pertahanan tubuh yang lain. Ini lah alasannya mengapa penyakit amandel lebih sering dialami oleh anak-anak. Radang pada amandel merupakan salah satu jenis penyakit THT (Telinga Hidung Tenggorokan). Penyakit amandel ditunjukkan dengan adanya tanda pembengkakan tonsil, yang disertai dengan warna kemerahan disertai dengan bercak atau lapisan kekuningan pada amandel. Selain itu gejala amandel meradang ini disertai juga dengan rasa sakit di tenggorokan, sulit menelan, sakit kepala, demam, dan batuk atau pilek.

Berbagai Penyebab Amandel Radang yang Perlu Anda Ketahui dan Waspadai

Penyakit Amandel sebenarnya dapat sembuh sendiri jika seseorang memiliki kekebalan tubuh yang bagus. Namun pada beberapa kasus, amandel dapat semakin membesar sehingga dapat menghambat masuknya makanan dan dapat terjadi sesak nafas karena saluran pernafasan juga terhambat. Jika terjadi demikian, maka solusinya adalah melalui tindakan operasi. Oleh karena itu penyakit amandel tidak boleh dianggap remeh. Kenali penyebab amandel berikut ini sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan lebih dini:

1. Infeksi virus atau bakteri

Penyebab amandel yang utama yaitu karena adanya infeksi bakteri atau virus. Bakteri yang yang paling umum menyebabkan penyakit amandel yaitu dari kelompok streptococcus A, sedangkan dari jenis virus yang paling sering menyebabkan amandel yaitu virus eipstein-barr dan virus coxsackie. Karena disebabkan oleh bakteri dan virus, maka penyakit amandel dapat menular. Cara penularan penyakit ini yaitu melalui droplet (percikan cairan yang keluar melalui bersin atau batuk).

Sehingga agar terhindar dari penyakit amandel, maka hindari kontak langsung dengan penderita dengan memakai masker. Sedangkan untuk penderita amandel, tutuplah hidung dan mulut ketika batuk atau bersin menggunakan tisu/sapu tangan untuk mencegah terjadinya penularan ke orang lain.

2. Penurunan kekebalan tubuh

Penyebab amandel juga dapat dipicu oleh adanya penurunan kekebalan tubuh. Jadi manusia memiliki waktu-waktu tertentu di mana kekebalan atau daya tahannya sedang mengalami penurunan. Penurunan daya tahan tubuh ini dapat terjadi misalnya saat kecapekan/terlalu lelah, stres, ketika terjadi cuaca ekstrim (terlalu panas, terlalu dingin, atau pada saat terjadi perubahan musim), atau di saat asupan nutrisi tubuhnya kurang dari kebutuhan.

Untuk meningkatkan kekebalan tubuh ini hal yang dapat Anda lakukan antara lain yaitu dengan mengkonsumsi makanan bergizi, memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung vitamin C, dan beristirahat yang cukup.

3. Kebersihan diri yang kurang

Kurangnya kebersihan diri juga dapat menjadi penyebab amandel. Kurangnya kebersihan tentunya dapat memicu kuman untuk berkembang biak dan dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk amandel. Perilaku yang dapat menyebabkan penyakit amandel antara lain yaitu jarang mencuci tangan sebelum makan, malas menggosok gigi, atau jajan di sembarang tempat sehingga alat makan atau makanan yang disajikan berisiko untuk terkontaminasi kuman penyakit.

4. Konsumsi makanan/minuman tertentu

Konsumsi jenis makanan atau minuman tertentu juga dapat menjadi penyebab amandel. Dalam hal ini, makanan atau minuman tersebut biasanya bukan merupakan penyebab langsung, tetapi dapat memperparah radang pada amandel yang sebelumnya telah terinfeksi bakteri atau virus. Makanan atau minuman yang dapat memicu penyakit amandel antara lain yaitu makanan yang terlalu pedas, asam, terlalu panas atau dingin, serta makanan yang banyak mengandung minyak serta zat pengawet, pemanis atau pewarna buatan. Sedangkan untuk minuman yang dapat memicu iritasi amandel yaitu minuman bersoda/soft drink dan minuman dingin/es.

5. Terlalu sering terinfeksi kuman penyakit

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, bahwa fungsi amandel adalah sebagai perisai untuk melawan berbagai kuman penyakit dengan melakukan mekanisme alami pertahanan tubuh. Namun jika kuman penyakit yang datang terlalu banyak, terlalu kuat, atau terlalu sering, amandel dapat mengalami kegagalan dalam melawan infeksi dan mengalami peradangan yang makin parah. Oleh karena seringnya terpapar kuman penyakit lain terutama yang berhubungan dengan saluran pernafasan juga dapat menjadi penyebab amandel. Penyakit lain tersebut antara lain yaitu ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), influenza, bronkhitis, dan pneumonia.

6. Kurang asupan cairan

Penyebab amandel yang berikutnya yaitu kurangnya asupan cairan. Hal ini dapat terjadi karena jika seseorang mengalami kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, tenggorokan menjadi kering, metabolisme tubuh tidak lancar, dan memudahkan terjadinya peradangan diberbagai organ tubuh termasuk pada amandel. Oleh karena itu cukupi kebutuhan cairan harian Anda dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari.

7. Polusi dan asap rokok

Polusi dan asap rokok mengandung zat racun yang dapat membahayakan saluran pernafasan, termasuk di area amandel yang merupakan bagian dari saluran pernafasan bagian atas. Penumpukan zat-zat beracun dari polusi udara dan asap rokok ini tentunya akan membuat radang pada amandel bertambah parah.

Setelah mengetahui berbagai penyebab amandel seperti yang telah dipaparkan di atas, maka tentunya Anda mengetahui bagaimana untuk mencegahnya. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah amandel yaitu dengan menerapkan personal hygiene, antara lain yaitu dengan mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan makanan dan alat makan, tidak jajan di sembarang tempat, serta menutup hidung atau mulut ketika batuk atau bersin dengan tisu atau sapu tangan untuk meminimalkan penularan kuman. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi, cukupi kebutuhan vitamin C, asupan cairan yang cukup, dan berolahraga secara teratur. Dalam mengkonsumsi makanan, sebaiknya hindari makanan yang yang dapat mengiritasi tenggorokan, seperti makanan yang berminyak, terlalu panas, dingin, pedas, atau terlalu asam. Hindari juga makanan yang banyak mengandung bahan pengawet atau pemanis dan pewarna buatan.

Anda sebaiknya juga memperhatikan kebersihan lingkungan, karena dapat berpengaruh pada kesehatan keluarga terutama pada si kecil. Selalu jaga kebersihan rumah Anda, jauhkan si kecil dari asap rokok maupun polusi udara yang banyak ditemui di jalanan. Jika berada di tempat-tempat dengan polusi udara yang tinggi, maka lindungi dengan memakai masker. Pada keadaan yang ringan, radang pada amandel dapat hilang dengan sendirinya. Namun amandel dapat membesar dan menghalangi saluran pernafasan, menimbulkan nyeri, dan dapat semakin parah. Oleh karena itu, jika menderita penyakit amandel sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menilai amandel yang Anda alami dan akan menentukan terapi yang akan dilakukan, apakah hanya memerlukan obat-obatan oral ataukah memerlukan tindakan operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *