invisible bg invisible ico

Keluhan Hamil 9 Bulan yang Tidak Boleh Disepelekan

Keluhan Hamil 9 Bulan yang Tidak Boleh DisepelekanPada usia kehamilan 9 bulan sang ibu tentunya sudah tidak sabar menantikan kehadiran buah hatinya, namun tetap harus diperhatikan keluhan hamil 9 bulan yang seringkali membuat ibu hamil tidak nyaman. Pada masa-masa ini biasanya ibu hamil terutama yang mengandung anak pertama, akan mengalami masalah psikis. Masalah psikis tersebut berupa rasa cemas karena akan menghadapi persalinan. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar, tetapi jangan sampai berlebihan. Sebab cemas yang berlebihan dapat menimbulkan stres dan depresi yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin.

Usia kehamilan 9 bulan, tentunya janin sudah terbentuk sempurna dan siap untuk dilahirkan. Namun tumbuh kembang janin masih terus berjalan sebelum nantinya benar-benar dilahirkan dari rahim ibu ke dunia. Organ-organ bayi sudah tumbuh secara optimal dan mulai mengkondisikan dengan lingkungannya ketika lahir, antara lain yaitu dengan perkembangan kulit dan rambut halus pada janin. Paru-paru juga sudah mengembang secara sempurna sehingga siap untuk menghirup udara luar. Pada masa ini, air ketuban berubah warna menjadi pucat atau putih keruh yang diakibatkan karena zat vernix caseosa yang dilepaskan oleh janin.

Berat bayi pada usia kehamilan 9 bulan umumnya sudah mencapai berat ideal untuk dilahirkan, yaitu sekitar 3 – 4 kg. Namun ada juga berat bayi yang beratnya sekitar 2,5 – 3 kg, namun hal ini masih dianggap normal. Walaupun janin sudah dalam kondisi siap untuk dilahirkan, namun pada ibu hamil masih mengalami berbagai keluhan. Keluhan hamil 9 bulan yang sering dialami antara lain sebagai berikut:

1. Kaki bengkak

Keluhan hamil 9 bulan yang sering terjadi yaitu kaki bengkak. Kondisi ini terjadi akibat perut ibu hamil yang membesar sehingga beban yang harus ditopang oleh kaki semakin berat. Selain itu ditambah pula dengan peredaran darah ibu hamil yang kurang lancar akibat proses kehamilan. Bengkak pada kaki dapat bertambah parah jika ibu hamil terlalu lama berdiri atau jarang bergerak.

2. Sesak nafas

Ibu hamil juga dapat mengalami keluhan hamil 9 bulan berupa sesak nafas. Sesak nafas terjadi karena berat janin yang semakin besar mendesak diafragma sehingga dapat menimbulkan sesak nafas. Ditambah lagi dengan bertambah beratnya badan ibu hamil serta ukuran payudara yang semakin besar karena penuh dengan ASI juga dapat membuat ibu hamil merasa dadanya semakin sesak. Sesak nafas pada ibu hamil ini merupakan hal yang normal dan tentunya berbeda dengan sesak nafas karena penyakit jantung atau asma. Jika ibu hamil memiliki riwayat sesak nafas akibat suatu penyakit maka sebaiknya dikonsultasikan ke dokter terutama dalam persiapan menjelang persalinan.

3. Kram perut

Pada usia kehamilan 9 bulan biasanya ibu hamil mengalami kram perut bagian bawah atau yang dinamakan dengan istilah braxton hicks (kontraksi palsu). Kondisi ini merupakan respon alami dari dalam rahim yang biasanya terjadi akibat perubahan posisi janin. Keluhan yang dirasakan biasanya berupa rasa mulas yang datang hilang timbul. Untuk mengatasinya, ibu dapat mengubah posisi badan atau dengan sedikit berjalan kaki.

4. Sering buang air kecil

Ukuran rahim yang semakin membesar akan mendesak kandung kemih sehingga dapat menimbulkan keluhan hamil 9 bulan berupa sering buang air kecil. Hal ini dkarenakan posisi kandung kemih yang letaknya berada di depan rahim. Ditambah lagi dengan adanya gerakan janin maka sewaktu-waktu kandung kemih akan semakin tertekan dan menimbulkan rasa ingin buang air kecil.

5. Mual

Keluhan hamil 9 bulan yang berikutnya yaitu mual-mual. Mual memang paling sering terjadi pada trimester pertama dan biasanya menurun pada trimester kedua. Namun pada usia kehamilan 9 bulan rasa mual dapat muncul kembali akibat janin yang semakin membesar yang mendesak usus dan diafragma sehingga dapat menimbulkan rasa mual atau ingin muntah.

6. Susah tidur

Perut ibu hamil yang semakin membesar membuat ibu hamil serba salah dalam mengatur posisinya terutama ketika tidur. Kondisi ini tentunya berpengaruh terhadap pola tidur ibu hamil. Ditambah lagi dengan kecemasan ibu hamil dalam persiapan menghadapi persalinan (sering disebut sebagai moodswing) juga dapat menimbulkan stres yang mengakibatkan susah tidur.

7. Sakit pinggang

Sakit pinggang juga merupakan keluhan hamil 9 bulan yang sering terjadi. Sakit pinggang ini dikarenakan badan ibu yang semakin berat ditambah dengan perut ibu yang semakin membesar sehingga pinggang ibu terasa nyeri dan seperti ditarik ke depan. Nyeri yang dirasakan tidak hanya di pinggang saja tetapi dapat terjadi di punggung dan sekitarnya.

8. Janin kurang aktif bergerak

Pada umumnya janin sangat aktif bergerak pada trimester kedua, sedangkan pada usia kehamilan 9 bulan biasanya terjadi penurunan gerakan janin. Hal ini terjadi karena ruang rahim yang semakin sempit sehingga membatasi gerakan janin. Apa lagi jika berat badan ibu bertambah sangat signifikan maka tumpukan lemak juga dapat menyebabkan gerakan janin kurang terasa. Namun untuk memastikan bahwa janin Anda dalam kondisi baik, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter kandungan. Melalui USG dapat dimonitor detak jantung janin maupun tahap perkembangan janin, sehingga jika ada suatu masalah dapat segera diatasi.

Disamping memahami keluhan hamil 9 bulan seperti yang telah dijelaskan di atas, pada usia kehamilan 9 bulan juga harus memperhatikan pola nutrisi. Penuhi nutrisi yang penting bagi ibu hamil dan janin, seperti zat besi, protein, dan vitamin yang banyak terdapat pada sayur-sayuran dan buah. Sebaiknya kurangi makanan yang asin-asin dan minum kopi karena dapat meningkatkan tekanan darah. Perbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi dan melancarkan metabolisme tubuh. Ibu hamil sebaiknya menghindari mengangkat beban yang terlalu berat karena dapat memberikan tekanan pada plasenta. Hindari juga posisi badan yang sering membungkuk karena akan menyebabkan pegal atau nyeri pinggang semakin parah, usahakan posisi badan selalu tegak. Selain itu hindari posisi berdiri terlalu lama, karena dapat memperparah bengkak pada kaki.

Usia kehamilan 9 bulan, sebaiknya ibu hamil rajin berolahraga. Olahraga yang dilakukan tentunya bulanlah olahraga yang berat, tetapi olahraga ringan yang dapat membuatnya selalu bugar, menghilangkan stres, dan menyiapkan fisik menjelang persalinan. Olahraga yang cocok yaitu dengan melakukan senam hamil dan berjalan kaki keluar rumah sambil menghirup udara segar. Ibu hamil juga sebaiknya melakukan relaksasi untuk menciptakan ketenangan jiwa menjelang persalinan, antara lain dengan meditasi, olah pernafasan, aroma terapi, atau mendengarkan irama musik yang mendamaikan. Tetap lakukan pemeriksaan berkala ke dokter kandungan atau bidan. Ibu hamil harus waspada jika terjadi perdarahan, nyeri atau kram perut yang hebat, kebocoran atau pecahnya air ketuban lebih dini, dan berbagai gangguan yang tidak diinginkan yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada ibu hamil dan janin .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *