invisible hit counter invisible bg invisible ico

Jus Buah untuk Diet dan Memelihara Kebugaran

Jus Buah untuk Diet dan Memelihara KebugaranTubuh yang terasa kurang fit, apalagi ditambah dengan angka timbangan yang semakin bergeser ke kanan, tentunya membuat siapa saja mulai memikirkan cara-cara untuk memperbaiki pola makan, tidak terkecuali mengkonsumsi jus buah untuk diet sehat. Kesehatan tubuh kita memang sangat tergantung pada apa yang kita konsumsi, seperti kata pepatah “you are what you eat” atau “Anda adalah apa yang Anda makan”. Pada masa sekarang ini sangat mudah bagi kita untuk mendapatkan makanan yang meskipun lezat di lidah namun tidak membawa manfaat bagi tubuh. Jika makanan-makanan seperti itu dikonsumsi secara terus-menerus, tubuh menjadi lebih mudah menyimpan lemak, mudah lelah saat melakukan aktivitas, dan pada akhirnya rentan terserang penyakit.

Sebagian orang merasa terganggu dengan berat badan yang berlebih karena merasa kurang indah dipandang. Selain itu, seseorang yang mengalami kelebihan berat badan akan lebih mudah lelah dalam melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan geraknya pun bisa jadi terbatas. Sebagai konsekuensinya, banyak orang yang memilih jalan pintas untuk menurunkan berat badan melalui diet ekstrim dan obat-obatan.

Manfaat Jus Buah untuk Diet: Mulai dari Melancarkan Pencernaan hingga Detoksifikasi

Banyak yang melupakan bahwa berat badan berlebih hanyalah konsekuensi dari pola makan yang tidak sehat. Sehingga, cara penanganan yang tepat tidaklah berfokus pada penurunan berat badan sebanyak mungkin dan/atau dalam waktu singkat. Pola makanlah yang sebaiknya pertama kali dibenahi.

Apa gunanya berhasil menurunkan berat badan dengan cepat jika tubuh justru terjebak dalam masalah kesehatan yang lebih serius (akibat diet ekstrim)? Apa gunanya pula berhasil menurunkan berat badan dalam waktu singkat jika pola makan tidak dibenahi, yang memungkinkan berat badan cepat naik lagi ke angka semula?

Seberapa sehat khasiat jus buah untuk diet? Sudah bukan menjadi rahasia lagi apabila buah mengandung vitamin, mineral, dan serat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Salah satu cara kerja jus buah adalah dengan membersihkan sistem pencernaan. Kandungan serat dan air dalam jus buah akan membantu melunakkan tinja sehingga mudah untuk dikeluarkan. Pencernaan yang lancar membuat perut tampak ramping karena tidak adanya penumpukan di usus besar.

Pencernaan yang tidak lancar (penumpukan kotoran dalam usus besar yang seharusnya dikeluarkan) membuat tubuh memiliki waktu untuk ‘menyerap’ toksin dari kotoran yang semestinya dikeluarkan tersebut. Sebagai dampaknya, kesehatan kulit ikut terganggu. Kulit dapat menjadi tampak kusam dan berjerawat. Maka, di sini peran jus buah untuk diet tidak hanya memperlancar pencernaan saja, namun juga mencerahkan kulit (selain memang buah mengandung antioksidan yang dapat membuat kulit lebih sehat dan segar).

Diet seyogyanya tidak hanya bertujuan untuk meluruhkan lemak dan menurunkan berat badan saja, namun lebih jauh lagi sebagai proses detoksifikasi untuk mengeluarkan racun yang sebelumnya terakumulasi di tubuh. Racun dalam tubuh kita dapat berasal dari mana saja, seperti misalnya polusi, asap rokok, paparan zat kimia, atau bahan pengawet/pewarna pada makanan. Kita memang tidak menyadarinya karena tidak adanya tanda dan gejala apapun. Jus buah untuk diet dapat membantu tubuh mengeluarkan zat-zat racun yang berbahaya tersebut, sehingga tubuh menjadi lebih sehat.

Tujuh Macam Jus Buah untuk Diet Selama Tujuh Hari

Idealnya manusia mengkonsumsi 2 buah segar dan 3 hingga 4 sayuran per hari. Jenis buah dan sayuran perlu divariasikan agar kita mendapatkan campuran vitamin dan mineral yang kaya. Para ahli menyarankan agar meskipun sedang menjalankan program diet, jumlah kalori yang masuk harus tetap mencukupi. Jus buah murni mengandung lebih banyak kalori dibandingkan dengan jika jus buah dikombinasikan dengan sayuran. Hal itulah yang akan kita lakukan: mengkombinasikan buah dan sayur untuk diolah menjadi tujuh macam jus yang bervariasi yang dapat dikonsumsi selama tujuh hari.

Masing-masing resep jus buah untuk diet berikut memenuhi kira-kira seperempat dari kebutuhan buah dan sayur harian. Program diet akan terasa sangat menyiksa dan membosankan apabila sama sekali tidak ada makanan atau minuman yang enak di lidah bukan? Campuran jus buah dan sayur ini tidak hanya membawa manfaat kesehatan yang besar, namun juga nikmat dan segar sehingga program diet Anda dapat berjalan dengan lebih menyenangkan.

  • Hari pertama: Jus hijau

Kombinasi seledri dan parsley menghasilkan apigenin, yang membantu menghancurkan sel-sel kanker, menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Ohio State University. Apabila Anda tidak begitu familiar dengan cita rasa yang dihasilkan dari seledri, Anda dapat mencampurnya dengan tomat dan mentimun.

Cara membuat jus hijau ini cukup mudah. Cukup sediakan tomat setengah cangkir, potong cincang. Selain itu sediakan seledri segar 1 batang dan mentimun 2 cangkir, potong dadu. Pastikan bahwa sebelumnya Anda mencuci bersih bahan-bahan tersebut. Setelah itu, masukkan tomat, seledri, dan mentimun tersebut ke dalam blender. Blender hingga halus dan tercampur merata. Tuangkan ke dalam gelas. Jus hijau Anda dapat langsung dinikmati.

  • Hari kedua: Jus tomat-sayuran

Sayuran dapat memperkaya manfaat vitamin dan mineral yang Anda dapatkan dari jus buah untuk diet. Tomat adalah salah satu jenis buah yang dapat dikombinasikan dengan sayuran apa saja seperti wortel, bayam, seledri, atau bit.

Para ahli menganjurkan untuk memasak dulu tomat sebelum mengolahnya menjadi jus. Hal ini karena tomat mengandung likopen, zat antioksidan yang memberi warna merah pada beberapa jenis buah dan sayur. Selain bertindak sebagai antioksidan yang meminimalkan efek radikal bebas pada sel-sel tubuh kita, likopen juga mengandung bahan antikanker dan penurun kolesterol.

Tomat yang dimasak terlebih dahulu akan menjadi sumber likopen yang lebih kaya daripada yang dimakan dalam kondisi mentah, demikian seperti yang dikutip dari pendapat Sharon Natoli, seorang ahli gizi dari Food and Nutrition Australia. Hal ini karena proses memasak akan memecah dinding sel tumbuhan sehingga nutrisi yang dikandungnya akan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Agriculture and Food Chemistry, tomat yang dimasak selama 15 menit dapat meningkatkan kadar likopennya hingga 171%. Untuk itu, sebelum mengolahnya menjadi jus, Anda dapat memasak tomat terlebih dahulu baik dengan cara merebus atau mengukusnya.

  • Hari ketiga: Jus strawberry-timun

Pilihan jus buah untuk diet yang berikutnya adalah kombinasi antara strawberry dengan mentimun. Strawberry, seperti halnya golongan berry lainnya, banyak mengandung flavonoid, komponen yang membantu mengurangi resiko serangan jantung pada wanita usia muda dan menengah sebanyak hingga 32 persen. Flavonoid quercetin yang terdapat dalam strawberry adalah zat anti peradangan alami yang dapat membantu mengurangi resiko seseorang terserang aterosklerosis dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang diakibatkan oleh penumpukan lemak dan kolesterol.

Bersama dengan flavonoid quercetin, kandungan polifenol dalam strawberry memperkuat khasiat strawberry untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler dengan mencegah pembekuan darah abnormal dan menurunkan tekanan darah. Sedangkan mentimun dapat menjadi sumber vitamin K yang penting untuk memelihara kesehatan tulang. Di samping itu, mentimun juga dapat digunakan untuk membantu merehidrasi tubuh oleh karena kandungan airnya yang tinggi, yang tampak dari rasa mentimun yang segar dan sangat juicy.

  • Hari keempat: Jus blueberry-kubis

Sampai di sini kening Anda mungkin berkerut. Ya, blueberry memang sering dijadikan alternatif jus buah untuk diet. Namun benarkah kubis dapat diolah menjadi jus? Anda tidak salah. Kubis terutama kubis merah dapat menjadi kombinasi yang tepat untuk ‘menemani’ blueberry dalam satu gelas yang sama. Dalam poin sebelumnya telah secara singkat disampaikan bahwa buah-buahan golongan berry (tidak terkecuali blueberry) mengandung flavonoid yang dapat melindungi pembuluh darah dari kemungkinan serangan penyakit kardiovaskuler.

Kombinasi blueberry dan kubis akan membawa manfaat yang luar biasa besar bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah karena kubis merah memiliki manfaat yang serupa. Dalam kubis merah terkandung senyawa antosianin yang mampu melindungi pembuluh darah dan jantung serta memelihara sel-sel darah merah agar tetap sehat. Kadar antioksidan dalam darah ditemukan meningkat seiring dengan asupan kubis merah. Sebaliknya, kadar Low Density Lipoprotein (LDL; atau yang sering disebut masyarakat awam sebagai “kolesterol jahat”) mengalami penurunan.

  • Hari kelima: Jus apel-bayam

Tidak doyan bayam? Anda dapat menetralisir rasanya dengan menambahkan apel dan mengolahnya sebagai satu kombinasi jus buah untuk diet. Pepatah yang berbunyi “eat one apple a day, keep the disease away (memakan satu buah apel dalam sehari akan menghalau penyakit yang menghampiri)” nampaknya memang benar.

Apel mengandung zat antioksidan quercetin yang bertugas meningkatkan dan mempertahankan daya tahan tubuh serta membantu kerja liver dalam melakukan fungsi detoksifikasi. Tingginya kandungan serat pada apel membuatnya ideal sebagai salah satu pilihan buah untuk memperlancar pencernaan dan mempertahankan berat badan yang ideal. Apel juga sangat baik untuk kesehatan otak, yang membuat resiko seseorang terserang penyakit Alzheimer dan Parkinson mengalami penurunan.

Lantas bagaimana dengan bayam? Nah, masih ingatkah Anda pada tokoh kartun Popeye si pelaut yang bertambah kuat tiap kali ia makan bayam? Ternyata seri kartun tersebut dibuat berdasarkan manfaat nyata yang ada pada sayur bayam itu sendiri.

Bayam mengandung banyak vitamin K yang berperan dalam pembentukan protein penyusun tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, dan mencegah agar tubuh tidak membuang kalsium terlalu cepat. Kekurangan vitamin K berhubungan erat dengan peningkatan resiko patah tulang. Jika Anda ingin kuat seperti Popeye, jangan ragu-ragu untuk makan bayam ya!

  • Hari keenam: Jus jahe-bit merah

Ingin merasa lebih berenergi dalam melakukan aktivitas sehari-hari? Konsumsi ubi bit merah dalam bentuk jus buah untuk diet adalah pilihan yang tepat. Dalam menjalani program diet, seseorang tidak boleh dengan serta merta menghilangkan asupan karbohidrat sama sekali. Hal ini karena karbohidrat menyediakan energi bagi tubuh untuk melakukan proses metabolisme. Sehingga, ketika tubuh kekurangan karbohidrat, fungsi-fungsi tubuh tidak dapat berjalan dengan baik. Kebutuhan tubuh akan karbohidrat dapat dicukupi salah satunya dengan mengkonsumsi ubi bit merah.

Sedangkan jahe, telah lama kita kenal sebagai rempah-rempah yang dapat membuat badan terasa hangat terutama pada waktu cuaca dingin, membuat lambung terasa nyaman, dan membantu penyembuhan flu. Mengkombinasikan ubi bit merah dengan jahe akan menghasilkan cita rasa unik dan istimewa.

  • Hari ketujuh: Jus wortel-jeruk

Ini adalah kombinasi jus buah untuk diet yang telah banyak dikenal. Kombinasi wortel dan jeruk memenuhi hampir 60% kebutuhan harian tubuh akan vitamin C. Dengan meminum kombinasi jus wortel dan jeruk, kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah juga akan mengalami penurunan. Rasanya? Sekali mencoba, Anda pasti langsung ketagihan!

Itulah kombinasi buah dan sayur yang dapat diolah menjadi jus buah untuk diet. Kini Anda telah memiliki tujuh resep jus buah untuk dikonsumsi tiap harinya. Namun demikian, jangan lupa untuk tetap mengkonsumsi buah dan sayuran dalam bentuk utuhnya, untuk mengantisipasi nutrien yang hilang dalam proses pembuatannya. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *