invisible bg invisible ico

Inilah Penyebab Radang Tenggorokan yang Paling Umum Terjadi

Inilah Penyebab Radang Tenggorokan yang Paling Umum TerjadiRadang tenggorokan merupakan suatu keadaan  yang sering dikeluhkan oleh banyak orang, sehingga perlu diketahui penyebab radang tenggorokan tersebut agar dapat dilakukan pencegahan lebih dini. Dengan mengendalikan faktor penyebabnya maka Anda dapat terhindar dari penyakit ini. Orang yang mengalami radang tenggorokan biasanya akan menunjukkan gejala seperti rasa sakit atau nyeri di tenggorokan, sakit saat menelan ludah atau menelan makanan, suara serak, dan biasanya dapat disertai dengan peningkatan suhu tubuh, rasa tidak nyaman pada tubuh, sakit kepala, batuk, dan pilek. Pada beberapa kasus, radang tenggorokan berat dapat mengakibatkan sesak nafas sehingga harus segera mendapatkan pertolongan medis.

Pada anamnesa/pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, pada radang tenggorokan biasanya akan didapatkan perubahan pada area tenggorokan. Perubahan tersebut antara lain berupa munculnya kemerahan pada dinding tenggorokan, pembengkakan, timbulnya ruam-ruam, dan pada kasus yang berat dapat muncul nanah, gelembung air yang membentuk bintil-bintil, maupun adanya membran yang menutupi saluran pernafasan. Tenggorokan merupakan saluran pernafasan bagian atas yang berperan penting dalam sistem pernafasan. Selain itu tenggorokan juga berperan dalam membentuk suara dan bagaian atasnya dapat membuka menutup secara otomatis untuk mengatur agar makanan tidak masuk ke saluran pernafasan.

Berbagai Penyebab Radang Tenggorokan yang Paling Sering Terjadi

Tenggorokan terdiri dari berbagai bagian, yaitu faring, epiglotis, uvula, tonsil/amandel, dan laring. Jadi gangguan pada salah satu bagian tersebut dapat menyebabkan radang tenggorokan. Tetapi secara umum, radang tenggorokan digunakan untuk menyebut radang pada faring/tenggorokan bagian atas sehingga sering disebut sebagai faringitis. Berbagai penyebab radang tenggorokan antara lain yaitu sebagai berikut:

1. Bakteri

Bakteri merupakan penyebab radang tenggorokan yang paling umum terjadi. Bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan antara lain yaitu streptococcus, arcanobacterium haemolyticum, bordetella pertusis, dan corynebacterium diphteriae. Streptococcus menyebabkan penyakit yang sering disebut sebagai strep throat yaitu radang tenggorokan yang sering terjadi pada anak-anak. Bakteri arcanobacterium menyebabkan dinding tenggorokan seperti luka-luka atau ditemukannya ruam pada pada tenggorokan.

Bordetella pertusis merupakan penyebab penyakit pertusis atau batuk rejan. Sedangkan corynebacterium diphteriae merupakan bakteri yang menyebabkan penyakit difteri yaitu penyakit mematikan yang menyerang selaput lendir hidung dan tenggorokan dan terutama sangat rentan diderita oleh anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap ditambah lagi dengan status gizi yang kurang baik. Bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan bisa berada di mana-mana, terutama pada tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk.

2. Virus

Infeksi virus juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan baik secara langsung (primer) maupun tidak langsung (sekunder). Virus yang dapat menyebabkan radang tenggorokan antara lain yaitu influenza, mononucleosis, apthous stomatitis, virus croup, dan campak. Virus tersebut pada umumnya menyebabkan adanya lendir di tenggorokan sehingga memicu terjadinya peradangan. Virus merupakan mikroorganisme yang mudah menular dibandingkan dengan mikroorganisme lainnya. Pada kasus radang tenggorokan, penularan biasanya terjadi melalui droplet (cairan yang dihasilkan ketika batuk atau bersin).

3. Jamur

Selain bakteri dan virus, mikroorganisme jenis jamur ternyata juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan. Jamur yang dapat menyebabkan radang tenggorokan yaitu oral trush. Jamur ini sering terjadi pada infeksi sekunder pada penerita HIV/Aids. Pada kondisi normal jamur ini dapat dengan mudah diatasi oleh sistem imun tubuh.

4. Faktor alergi

Penyebab radang tenggorokan yang berikutnya yaitu karena faktor alergi. Alergi merupakan hipersensitivitas/respon yang berlebihan tubuh terhadap zat/benda-benda tertentu. Alergi terjadi akibat gangguan pada sistem imunitas tubuh. Respon alergi dapat berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain. Zat yang dapat menyebabkan alergi pun tentunya juga bervariasi. Zat/benda yang dapat memicu alergi dan menimbulkan radang tenggorokan antara lain yaitu makanan tertentu (seperti susu sapi, susu kedelai, seafood, telur, dan lain-lain), paparan zat kimia, serbuk sari, bulu binatang, dan sebagainya.

5. Iritasi

Beberapa zat yang bersifat iritan juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan. Zat yang dapat mengiritasi tenggorokan sehingga menimbulkan radang antara lain yaitu rokok, makanan yang digoreng, makanan yang banyak mengandung penyedap rasa, makanan yang terlalu pedas, dan minuman beralkohol. Zat atau bahan makanan tersebut biasanya dapat menyebabkan iritasi karena menumpuk dalam jumlah banyak, bersifat toksik/racun, atau terjadi saat daya tahan tubuh sedang menurun.

6. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh ternyata juga dapat menjadi penyebab radang tenggorokan. Sebab pada saat tubuh kekurangan cairan, maka tenggorokan akan menjadi kering. Pada saat tenggorokan kering, maka tenggorokan akan mudah mengalami radang. Dehidrasi dapat diakibatkan karena kurang asupan cairan pada tubuh atau terjadi ketika cuaca sangat panas. Oleh karena itu cukupi asupan cairan harian Anda dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari. Dengan kebutuhan air yang cukup juga dapat melancarkan metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh.

7. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga memberikan andil yang cukup besar dalam hal penyebab sakit tenggorokan. Kondisi lingkungan yang buruk tentunya akan menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan, termasuk radang tenggorokan. Faktor lingkungan yang dapat menyebabkan terjadinya radang tenggokan antara lain yaitu asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap hasil pembakaran sampah atau kebakaran hutan, debu, maupun kualitas air yang tidak baik. Selain itu faktor cuaca juga dapat memicu terjadinya radang tenggorokan yang biasanya terjadi akibat cuaca yang ekstrim, seperti cuaca yang terlalu dingin atau terlalu panas.

8. Adanya tumor ataupun kanker

Radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh adanya tumor/kanker. Walaupun kasusnya agak jarang, namun harus selalu diwaspadai. Radang tenggorokan pada tumor/kanker biasanya merupakan bagian dari gejala maupun terjadi akibat efek sekunder karena keberadaan tumor/kanker. Jenis tumor/kanker yang dapat menyebabkan gejala radang tenggorokan antara lain yaitu kanker faring, laring, pita suara, lidah, kanker kelenjar getah bening, dan sebagainya. Gejala-gejala pada umumnya antara lain yaitu berupa rasa sakit di tenggorokan, kesulitan menelan, suara serak, nafas berisik, adanya benjolan di leher, batuk berdahak, dan adanya darah dalam air liur. Selain tumor/kanker, adanya amandel atau tonsilitis juga dapat menyebabkan radang pada tenggorokan. Baca juga: Gejala Kanker Tenggorokan yang Sebaiknya Diwaspadai.

Setelah mengetahui penyebab radang tenggorokan seperti yang telah disebutkan di atas, maka Anda tentunya dapat melakukan pencegahan agar terhindari dari penyakit radang tenggorokan tersebut. Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain yaitu dengan menghindari kebiasaan merokok, menjauhi faktor pencetus alergi, menghindari makanan gorengan atau yang banyak mengandung bahan penyedap rasa, banyak minum air putih, dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu pakailah masker untuk melindungi diri Anda dari penularan mikroorganisme penyebab radang tenggorokan terutama di tempat-tempat keramaian atau dapat juga digunakan untuk menghindari paparan debu dan polusi udara. Untuk mengobati radang tenggorokan, dapat menggunakan cara alami misalnya menggunakan ramuan jahe, jeruk lemon dan madu, bawang putih, dan buah belimbing. Jika radang tenggorokan yang Anda derita tidak kunjung sembuh, maka sebabaiknya konsultasikan dengan dokter agar dapat diketahui penyebabnya dan mendapatkan terapi secara tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *