invisible hit counter invisible bg invisible ico

Inilah Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Inilah Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan dengan CepatPada masa sekarang, banyak orang beralih dari olahraga aerobik ke gerakan yoga untuk menurunkan berat badan, menjaga kebugaran, dan memelihara kesehatan pada umumnya. Yoga adalah aktivitas olah tubuh dan pikiran dari India yang telah dipraktikkan sejak ribuan tahun yang lalu. Kata ‘yoga’ berasal dari bahasa Sanskerta ‘yug’ yang bermakna ‘penyatuan kesadaran diri dengan alam’. Para ahli yoga menganjurkan untuk memasukkan aktivitas ini dalam rutinitas sehari-hari untuk mendapatkan hasil yang menyeluruh; tidak hanya berat badan yang berkurang, namun juga fisik menjadi lebih prima, sel-sel tubuh mengalami peremajaan, serta kondisi mental dan spiritual dapat menjadi lebih berkualitas.

Banyak orang yang mengecilkan makna sesungguhnya dari yoga menjadi sekedar serangkaian gerakan olahraga belaka. Banyak pula yang beranggapan bahwa dalam yoga, membuat tubuh melakukan postur tertentu (asana) selama beberapa detik adalah tujuan utamanya, sehingga mereka berpikir bahwa yoga hanya cocok untuk mereka yang sudah langsing namun ingin meningkatkan fleksibilitas tubuhnya. Hal ini tentu saja kurang tepat. Yoga dapat menjadi aktivitas yang efektif untuk menurunkan berat badan, sama seperti sesi olahraga dengan intensitas tinggi lainnya.

Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan: Memahami Mekanismenya

Sebelum memulai berjuang menurunkan berat badan, ada baiknya kita memahami bahwa ada beberapa faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Selain dari pola pengaturan makan atau diet, peningkatan berat badan juga disebabkan oleh anggota badan yang tidak difungsikan secara efisien (terutama bagi mereka yang terjebak dalam sedentary life style).

Selain asana yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan denyut jantung, dalam yoga juga terdapat olah nafas yang bertujuan untuk membersihkan, menyeimbangkan, dan meremajakan organ-organ dalam dan fungsinya. Hal ini akan berdampak pada pembakaran lemak dan kalori, sehingga dari luar tubuh akan tampak langsing dan segar. Menurut pakar yoga Seema Sondhi, tidak ada serangkaian asana tertentu yang khusus bertujuan menurunkan berat badan. Hampir semuanya bertujuan untuk membersihkan organ dalam dari toksin dan menguatkan stamina.

Namun memang, gerakan-gerakan yoga seperti memutar, berbalik, menekuk punggung ke depan dan ke belakang, dan beberapa asana lainnya dapat memperbaiki kelenturan tubuh, menurunkan kadar hormon pemicu stres, serta meningkatkan sensitivitas insulin dan laju metabolisme secara keseluruhan, sehingga secara tidak langsung berdampak pada penurunan berat badan.

Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan bagi Pemula

Sebelum memulai latihan, Anda membutuhkan matras yoga. Matras yoga penting untuk mengurangi resiko anggota gerak tergelincir ketika latihan dan meredam tekanan agar tidak mudah pegal. Lakukan latihan yoga ini setidaknya 3 kali dalam seminggu. Tahan tubuh Anda untuk melakukan satu postur selama 3 hingga 5 kali siklus tarik nafas-buang nafas dalam. Jika Anda menghendaki hasil yang lebih cepat terlihat, tahan satu postur selama 5 hingga 8 kali siklus tarik nafas-buang nafas dalam dan lakukan pengulangan 2 atau 3 kali.

Jika Anda rutin berlatih yoga mulai dari sekarang, Anda akan dapat melihat hasilnya kurang lebih tiga minggu kemudian. Di bawah ini adalah beberapa gerakan yoga untuk menurunkan berat badan yang sederhana, yang dapat mulai Anda pelajari sebelum melakukan gerakan-gerakan yang lebih kompleks lainnya.

  • Virabhadrasana atau “pose ksatria”

Pertama-tama, berdirilah tegak dengan kedua tangan di samping tubuh dan telapak tangan menghadap ke arah dalam, lalu tarik nafas. Sambil membuang nafas, letakkan kedua tangan di pinggang, kemudian geser salah satu kaki Anda sejauh kira-kira 1 meter ke samping.

Rendahkan kaki kanan Anda sehingga lutut membentuk sudut siku-siku, sehingga kaki kiri Anda ikut merendah membentuk sudut 45 derajat. Arahkan jari-jari kaki kanan Anda ke sisi luar tubuh. Tarik nafas kembali, lalu buang nafas sembari memutar tubuh bagian atas ke kanan. Rentangkan tangan ke samping dan pertemukan tegak lurus di atas kepala. Lakukan gerakan yang sama pada kaki satunya.

Pose ini bermanfaat untuk mengencangkan otot perut, dada, lengan, punggung, paha, dan betis. Individu dengan keluhan tekanan darah tinggi dan gangguan jantung tidak disarankan untuk melakukan pose ini.

  • Trikonasana atau “pose segitiga”

Berdirilah tegak dengan kedua kaki terbuka lebar. Arahkan jari-jari kaki kiri Anda sedikit ke arah kanan tubuh, sementara jari-jari kaki kanan Anda ke luar tubuh hingga 90 derajat. Rentangkan kedua tangan lebar-lebar di samping tubuh Anda. Perlahan miringkan tubuh ke kanan dan turunkan tangan kanan Anda hingga menyentuh lantai (Anda bebas meletakkannya di depan atau di belakang kaki kanan Anda) sementara tangan kiri Anda tetap lurus ke atas dengan telapak tangan menghadap ke sisi kiri atau ke depan. Arahkan pandangan Anda ke jari-jari tangan kiri. Ulangi untuk sisi yang lain.

Pose ini, selain termasuk dalam salah satu gerakan yoga untuk menurunkan berat badan, juga dapat membantu melancarkan pencernaan, meredakan sakit kepala, memberi rangsangan pada organ-organ dalam yang terletak di area perut, serta mengencangkan otot lengan, pinggang, dan paha. Bagi Anda yang memiliki keluhan nyeri leher dan tekanan darah tinggi, ketika melakukan pose ini sebaiknya Anda mengarahkan pandangan lurus ke depan atau ke lantai.

  • Naukasana atau “pose perahu”

Berbaringlah di lantai dengan kedua kaki lurus. Letakkan kedua tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke dalam dan ujung jari-jari mengarah ke kaki. Bangunlah dari lantai dan posisikan tubuh bagian atas Anda seperti sedang setengah bersandar. Tekuk kedua lutut Anda dan angkat kedua kaki tinggi-tinggi hingga paha Anda mencapai sudut 45 derajat dari lantai. Dengan cara ini, tubuh bagian atas dan kaki Anda akan berbentuk V. Posisikan tangan Anda setinggi lutut dengan telapak tangan tetap mengarah ke dalam dan ujung jari-jari mengarah ke depan.

Pose ini sangat efektif untuk membentuk otot perut dan paha. Pada awalnya, Anda mungkin akan merasa nyeri di sekitar otot perut Anda. Tidak perlu khawatir karena itu artinya lemak membandel di sekitar perut mulai terbakar. Individu yang tidak dianjurkan untuk melakukan pose ini adalah ibu hamil, wanita yang sedang menstruasi, serta individu dengan asma, sakit kepala, penyakit jantung, dan tekanan darah rendah. Anda yang mengalami sakit leher dapat melakukan pose ini dengan kepala bersandar pada tembok sehingga tidak menambah regangan pada otot leher Anda.

  • Utkatasana atau “pose kursi”

Pose ini cukup mudah, namun termasuk dalam gerakan yoga untuk menurunkan berat badan secara efektif. Berdirilah tegak di lantai kemudian pertemukan kedua tangan Anda tinggi-tinggi di atas kepala seperti pada pose ksatria. Perlahan tekuk lutut dan turunkan tubuh Anda. Usahakan paha Anda sejajar lurus dengan lantai, seperti ketika Anda duduk di kursi.

Gerakan yoga ini sangat bermanfaat untuk membakar lemak perut, seperti halnya pada pose perahu. Otot dada dan bahu juga dapat ikut mengencang. Individu dengan keluhan sakit kepala dan tekanan darah rendah tidak dianjurkan untuk melakukan gerakan ini.

  • Setu Bandhasana atau “pose jembatan”

Pose ini terlihat rumit, namun sebenarnya cukup mudah. Pertama, berbaringlah di lantai seperti pada awal pose perahu, buka sedikit kaki Anda. Kemudian, tekuk lutut dan angkat paha serta pinggul Anda ke atas. Untuk mendapatkan posisi yang lebih stabil, pindahkan kedua tangan Anda ke bawah paha dan pinggul yang terangkat, lalu hadapkan telapak tangan ke lantai sehingga berat badan Anda terdistribusi merata pada kaki dan tangan Anda.

Pose ini dapat membantu memperlancar pencernaan serta meredakan stres. Namun, hindari melakukan pose ini apabila Anda sedang mengalami keluhan atau cedera di punggung atau leher.

Demikian beberapa gerakan yoga untuk menurunkan berat badan, yang dapat Anda praktikkan sebagai permulaan. Meskipun pose-pose tersebut cukup mudah dan dapat Anda lakukan sendiri di rumah, berlatih dengan didampingi instruktur lebih dianjurkan untuk mengurangi resiko cedera akibat melakukan postur yang salah. Selamat berlatih yoga dan memetik manfaatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *