invisible hit counter invisible bg invisible ico

Inilah Berbagai Ciri Awal Kehamilan yang Umum Terjadi

Inilah Berbagai Ciri Awal Kehamilan yang Umum TerjadiKehamilan adalah keadan yang kerap kali ditunggu- tunggu oleh Anda dan keluarga, sehingga mengetahui ciri awal kehamilan adalah suatu hal yang harus diketahui. Dengan mempunyai pengetahuan mengenai ciri awal kehamilan Anda dapat memastikan apakah Anda benar hamil atau tidak. Mengetahui ciri awal kehamilan juga dapat membantu Anda menjaga kehamilan Anda sedari dini sehingga pertumbuhan janin Anda juga akan optimal.

Tubuh dan mental seorang perempuan akan mengalami perubahan pada masa kehamilan. Hormon yang terbentuk pada kurun waktu 9 bulan inilah yang banyak bertanggungjawab atas perubahan yang terjadi. Bukan hanya perubahan secara fisik yang nyata, namun perubahan pun akan dirasakan secara psikologi. Perubahan inilah yang akan memberikan ciri awal kehamilan pada ibu hamil.

Beberapa Ciri Awal Kehamilan yang Paling Sering Terjadi

Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang didahului oleh adanya pembuahan atau fertilisasi sel telur oleh sel sperma. Sel telur yang bertemu dan dibuahi oleh sel sperma ini akan berubah menjadi bakal janin. Secara perhitungan kedokteran, sebenarnya pembuahan baru terjadi pada minggu ke-2 kehamilan. Minggu pertama kehamilan merupakan suatu keadaan dimana belum terjadi ovulasi (keluarnya sel telur yang dapat dibuahi). Jadi, ciri awal kehamilan baru mulai tampak dan nyata terjadi pada minggu ke-2 ke atas. Berikut adalah ciri awal kehamilan yang sering terjadi :

  • Keluarnya bercak darah dari jalan lahir

Proses menempelnya calon janin ke dinding rahim seorang ibu dinamakan implantasi. Bakal janin akan menempel serta ‘menggali’ dinding rahim ibu yang disebut endometrium. Peristiwa ini dapat memberikan ciri awal kehamilan berupa keluarnya bercak darah atau flek yang tidak banyak. Perlu diingat tidak semua ibu hamil mengalami spotting.

  • Kram Perut

Perdarahan bukanlah satu-satunya gejala yang timbul akibat proses implantasi. Ciri awal kehamilan lain yang terjadi karena proses implantasi adalah terjadinya kram perut. Hal ini terjadi karena usaha bakal janin menempel di dinding rahim sehingga emberikan sensasi kram atau nyeri. Dua gejala ini (keluarnya bercak darah dan kram perut) merupakan tanda awal kehamilan sebelum telat haid.

Karena keluarnya bercak darah dan kram perut tidak begitu mengganggu, kebanyakan ibu hamil tidak menyadari bahwa itu adalah ciri awal kehamilan yang sedang terjadi.

  • Mual

Hormon yang meningkat pada kehamilan memang diperlukan untuk menjaga calon janin tetap aman berada di dalam rahim ibu. Namun peningkatan hormon ini juga menimbulkan perubahan pada ibu hamil yaitu dapat menciptakan gejala mual dan muntah. Gejala ini dikenal juga dengan nama morning sickness karena memang rasa mual biasa terjadi pada pagi hari. Tapi sebenarnya mual juga dapat terjadi kapanpun, bukan hanya pagi saja.

  • Muntah

Muntah biasanya terjadi mengikuti perasaan mual. Perlu diingat bahwa muntah merupakan gejala yang lebih bahaya daripada mual. Pasalnya, muntah berlebihan dapat menyebabkan keadaan dehidrasi. Muntah terus-menerus juga menyebabkan ibu sulit makan atau minum yang nantinya akan memperburuk kondisi kesehatan dan dehidrasi ibu. Segera periksakan diri Anda ke dokter atau rumah sakit bila muntah terjadi terus-menerus.

  • Mudah lelah dan emosional

Perasaan mudah lelah muncul meski ibu hamil tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Selain merasa mudah lelah yang membuat Anda selalu ingin beristirahat, ciri awal kehamilan yang dapat muncul juga adalah ibu merasa lebih emosional, sensitif dan moody. Jangan heran bila Anda atau istri Anda yang sedang hamil menjadi lebih sering marah, kecewa dan sedih pada periode awal kehamilan. Hormon kehamilanlah yang menyebabkan gejala ini.

  • Terlambat haid

Pada minggu ke-4 kehamilan, Anda akan menyadari bahwa haid Anda terlambat dan tidak muncul juga pada minggu-minggu berikutnya. Tidak munculnya atau terlambat haid merupakan ciri awal kehamilan yang cukup pasti untuk menandakan adanya kehamilan. Namun terkadang ibu tidak sadar terlambat haid bila gejala keluarnya perdarahan terjadi pada minggu ke-4 kehamilan dimana biasanya Anda mengalami haid.

  • Mengidam

Perubahan pola makan pada saat hamil merupakan suatu ciri awal kehamilan yang sangat umum. Maksudnya adalah ibu hamil mungkin saja menjadi tidak suka makanan favoritnya (saat sebelum hamil) dan malah mengidam makanan yang biasanya tidak ia gemari atau makanan aneh tertentu. Biasanya ibu hamil menginginkan makanan tertentu secara berlebihan dan terus-menerus.

  • Sensitif terhadap bau-bauan

Ibu hamil biasanya akan menyadari bahwa kemampuan indera penciumannya menjadi meningkat. Bau hal tertentu dapat tercium dengan intensitas yang intense. Misalnya saja bau makanan tertentu atau bau minyak kayu putih yang biasanya dicium sebagai aroma biasa, pada saat hamil akan terasa menusuk hidung Anda. Peningkatan sensitivitas penciuman terhadap bau-bauan ini juga dapat memperburuk perasaan mual Anda.

Di atas merupakan ciri awal kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil. Kehamilan juga mengubah tubuh dan fisik seorang perempuan yang juga disebabkan oleh hormon.

Ciri Fisik Awal Kehamilan yang Umum Terjadi

Berikut adalah ciri fisik awal kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil:

  • Payudara terasa kencang

Pada masa awal kehamilan, Anda akan mulai merasakan bahwa payudara Anda menjadi lebih kencang dan lebih lembut. Mungkin Anda juga merasa bahwa payudara terasa lebih penuh dan lebih berat. Perubahan ini terjadi karena hormon yang meningkat saat hamil dan diperlukan untuk mempersiapkan masa menyusui. Payudara akan membesar sedikit demi sedikit hingga umur kehamilan yang lebih tua.

  • Warna puting payudara akan semakin gelap

Hormon tertentu dalam tubuh perempuan yang meningkat karena kondisi kehamilan dapat menyebabkan pigmentasi pada puting payudara dan kulit lainnya. Pigmentasi ini menyebabkan puting payudara tampak lebih gelap. Terkadang puting juga terasa gatal dan sensitif sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman bila bersentuhan dengan bra. Sebenarnya pigmentasi juga dapat terjadi pada kulit, yaitu menimbukan flek-flek yang berwarna lebih gelap dari warna kulit di kulit Anda.

  • Peningkatan frekuensi berkemih

Hadirnya janin di dalam rahim Anda akan menekan organ kadung kemih Anda, suatu organ yang fungsinya adalah menampung urin Anda. Penekanan pada kandung kemih akan membuat refleks berkemih dan perasaan ingin berkemih. Hal ini menyebabkan Anda akan sering bolak-balik WC meski urin yang dikeluarkan hanya sedikit.

Mengetahui ciri awal kehamilan sedari dini dapat membantu Anda mengambil langkah selanjutnya seperti memeriksakan urin Anda dengan test pack. Lebih baik lagi bila Anda memeriksakan diri Anda ke dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan USG yang dapat memastikan kondisi kehamilan Anda serta membantu menjaga kesehatan calon bayi Anda. Selalu jaga kondisi kesehatan Anda sedari umur kehamilan dini agar kesehatan bayi Anda akan tetap terjaga optimal. Jangan ragu konsultasikan kondisi Anda ke tenaga medis profesional bila beberapa gejala terasa sangat mengganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *