invisible bg invisible ico

Ciri-Ciri Penyakit Jantung yang Wajib Anda Ketahui

Ciri-Ciri Penyakit Jantung yang Wajib Anda KetahuiPenyakit jantung merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia, oleh karena itu penting diketahui ciri-ciri penyakit jantung agar dapat ditanggulangi sejak dini. Sebab dengan penanggulangan sejak dini maka dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Sebagaimana kita ketahui, bahwa jantung merupakan organ vital bagi manusia, karena organ ini adalah sebagai mesin pemompa darah yang berisi nutrisi dan oksigen ke seluruh jaringan dan sel-sel tubuh. Jadi bisa dibayangkan jika organ ini mengalami gangguan, maka seluruh organ tubuh sampai ke sel-sel yang terkecil akan mengalami gangguan.

Ada berbagai jenis penyakit jantung, antara lain yaitu penyakit jantung koroner, gagal jantung, kardiomiopati, perikarditis, penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, infark miokard akut, kelainan katup jantung, dan sebagainya. Semua jenis penyakit jantung berbahaya dan dapat menyebabkan kematian mendadak. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung, antara lain yaitu faktor genetik (riwayat keluarga), penurunan fungsi organ tubuh akibat usia, hipertensi (darah tinggi), kolesterol tinggi, kelebihan berat badan (obesitas), penyakit kencing manis (diabetes mellitus), kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol, kurangnya aktifitas fisik/olahraga, dan stres.

Waspadai Ciri-Ciri Penyakit Jantung Berikut Ini!

Penyakit jantung pada umumnya berlangsung secara kronik, jadi penyakit ini seringkali sudah diderita seseorang sejak lama namun orang tersebut tidak menyadarinya. Dalam fase awal, penyakit jantung biasanya hanya menunjukkan gejala yang ringan atau bahkan tanpa gejala. Hal inilah yang justru harus diwaspadai, sebab penyakit jantung dapat membunuh manusia dalam senyap atau sering disebut sebagai silent killer. Oleh karena itu Anda harus mengenali ciri/gejala penyakit jantung sejak dini agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut. Beberapa ciri-ciri penyakit jantung yang harus Anda waspadai adalah sebagai berikut:

1. Sering sakit kepala

Anda perlu waspada jika sering mengalami sakit kepala, karena bisa jadi merupakan ciri-ciri penyakit jantung. Sakit kepala mungkin merupakan hal yang sering dialami oleh sebagian besar orang. Namun Anda perlu berhati-hati jika sakit kepala tersebut berlangsung sering tanpa adanya suatu penyebab yang jelas. Sebagian besar kasus penderita penyakit jantung mengatakan sering menderita sakit kepala pada awal gejalanya.

Memang tidak semua orang yang menderita sakit kepala menderita penyakit jantung, namun tidak ada salahnya jika Anda mewaspadai tanda awal penyakit jantung berupa sakit kepala ini. Sakit kepala pada penderita jantung disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen ke otak akibat menurunnya kemampuan jantung untuk memompa darah.

2. Keluar keringat dingin

Pada suatu ketika mungkin Anda mengeluarkan keringat padahal tidak sedang melakukan aktifitas fisik. Normalnya keringat kita akan terasa hangat, namun pada kondisi ini keringat akan terasa dingin. Hal tersebut juga dapat menjadi salah satu ciri-ciri penyakit jantung yang perlu Anda waspadai. Keringat dingin tersebut biasanya juga diikuti dengan anggota tubuh yang terasa dingin terutama di daerah telapak tangan dan telapak kaki.

3. Nyeri atau kaku pada berbagai bagian tubuh

Ciri-ciri penyakit jantung juga dapat ditunjukkan dengan terjadinya nyeri pada berbagai bagian tubuh. Nyeri disini biasanya dirasakan seperti kaku atau pegal-pegal namun terjadi dengan frekuensi sering dan susah hilang/sembuh. Bagian tubuh yang sering merasakan pegal atau kaku ini yaitu daerah leher, rahang, bahu, dan punggung. Selain pegal-pegal, penderita jantung juga sering merasakan kesemutan/kebas di berbagai anggota tubuh, terutama di bagian tangan dan kaki.

4. Mudah merasa lelah

Ciri-ciri penyakit jantung yang berikutnya yaitu mudah merasa lelah. Jadi penderita penyakit jantung merasakan tidak bersemangat/lesu dan mudah sekali merasa lelah walaupun tidak sedang mengerjakan aktifitas yang berat. Anda perlu waspada jika biasanya Anda dapat melakukan aktifitas dengan mudah (misalnya saja berjalan kaki), tetapi tiba-tiba badan Anda terasa lemah dan terasa berat untuk melangkah. Tidak hanya ketika beraktifitas, gejala mudah lelah ini juga dapat dirasakan walaupun sedang tidak mengerjakan aktifitas apapun. Kodisi ini disebabkan karena adanya gangguan pada jantung mengakibatkan jaringan dan sel-sel tubuh kekurangan pasokan nutrisi dan oksigen.

5. Mual dan kembung

Jangan anggap remeh mual dan kembung. Sebab pada beberapa kasus, ciri-ciri penyakit jantung mirip gejala sakit maag yaitu mual dan kembung. Gejala yang dirasakan yaitu penderita merasa perutnya penuh walaupun hanya makan sedikit saja, sehingga hal ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan. Selain itu penderita juga dapat merasakan nyeri di bagian ulu hati, dan juga dapat terjadi mual dan muntah. Kondisi ini disebabkan karena gangguan yang dialami oleh jantung berpengaruh terhadap organ di sekitarnya (terutama lambung).

6. Nyeri dada dan sesak nafas

Nyeri dada dan sesak nafas merupakan ciri-ciri penyakit jantung yang paling khas. Artinya jika seseorang mengalami gejala ini, maka biasanya dokter akan langsung curiga ke penyakit jantung. Nyeri dada biasanya dirasakan seperti ditusuk-tusuk atau terasa cenut-cenut. Sedangkan rasa sesak nafas biasanya dialami seperti tertimpa benda berat di dada sehingga penderita kesulitan untuk bernafas. Gejala tersebut biasanya juga diikuti dengan peningkatan kecepatan irama jantung/jantung berdebar-debar (takikardi)

7. Pembengkakan

Pada penyakit jantung juga dapat menunjukkan gejala yaitu terjadinya pembengkakan di beberapa organ tubuh, yang paling sering yaitu di rongga perut dan kaki. Hal ini terjadi karena kegagalan jantung dalam memompa darah/cairan dapat berdampak terjadinya penumpukan cairan di rongga tubuh sehingga timbullah bengkak/udema.

8. Disfungsi seksual

Pada berbagai penelitian, ternyata penyakit jantung ada hubungannya dengan disfungsi seksual. Hal ini terjadi terutama pada pria. Sebab dari berbagai survei, pria lebih rentan menderita penyakit jantung daripada wanita. Disfungsi seksual ini maksudnya adalah penurunan kemampuan seksual seseorang atau penurunan gairah untuk berhubungan intim tanpa adanya sebab yang jelas. Pada beberapa kasus penyakit jantung ditemukan bahwa sebelum didiagnosa penyakit jantung, banyak para penderita yang diawali dengan terjadinya disfungsi seksual. Kondisi ini kemungkinan disebabkan karena kurangnya pasokan nutrisi dan oksigen ke sel-sel organ intim, di mana bagian ini terdiri dari pembuluh darah yang kecil-kecil.

Apabila Ada atau orang terdekat mengalami beberapa ciri-ciri penyakit jantung yang telah disebutkan di atas, maka sebaiknya segera periksa ke dokter atau di fasilitas pelayanan kesehatan. Gejala yang dialami antara orang yang satu dengan yang lain mungkin berbeda-beda, namun itu ciri-ciri di atas paling tidak dapat memberikan sinyal kepada Anda agar waspada dan segera bertindak jika mencurigai gejala yang mengarah ke penyakit jantung. Apabila dicurigai menderita penyakit jantung, biasanya dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menegakkan diagnosa. Pemeriksaan tersebut antara lain dengan EKG (Elektrokardiogram), pemerikasaan darah rutin, pengukuran enzim jantung, ECG (Eccokardiogram), atau melalui kateterisasi jantung.

Jika diagnosis penyakit jantung telah ditegakkan maka dokter akan memberikan terapi sesuai kondisi pasien, baik melalui obat rawat jalan maupun dilakukan rawat inap. Pada situasi tertentu, tindakan pembedahan/operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kinerja organ jantung dari dalam. Karena penyakit jantung ini sangat berbahaya, maka sebaiknya  Anda melakukan langkah pencegahan secara dini agar terhindar dari penyakit jantung. Bagaimanapun juga, mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah penyakit jantung antara lain yaitu dengan menghindari makanan yang berkolesterol tinggi, menjaga tekanan darah agar selalu stabil/normal, melakukan olahraga secara teratur, menghindari rokok dan minuman beralkohol, istirahat yang cukup, dan hindari stres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *