invisible bg invisible ico

Cara Menghilangkan Cegukan pada Bayi yang Dapat Anda Lakukan

Cara Menghilangkan Cegukan pada Bayi yang Dapat Anda LakukanMemiliki bayi, apalagi jika ini adalah anak pertama, akan membuat Anda mencari tahu dan belajar tentang banyak hal, tidak terkecuali tentang cara menghilangkan cegukan pada bayi. Cegukan tidak berhubungan dengan proses pernafasan. Baik pada orang dewasa maupun pada bayi, cegukan timbul jika terjadi kontraksi mendadak dari otot diafragma yang menyebabkan menutupnya pita suara dengan cepat. Menutupnya pita suara dengan cepat ini yang kemudian menghasilkan bunyi cegukan. Para ahli berpendapat bahwa cegukan pada bayi adalah hal yang normal dan jarang sekali menimbulkan efek yang berbahaya bagi pernafasan bayi.

Faktanya, bayi lebih rentan mengalami cegukan dibandingkan dengan orang dewasa, bahkan sejak dalam kandungan di usia kehamilan yang masih muda sekalipun bayi sudah bisa mengalami cegukan. Cegukan pada bayi biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Pada bayi, cegukan ada yang berlangsung beberapa menit saja, ada juga yang berlangsung hingga satu jam lamanya. Meskipun demikian, cegukan tidak berbahaya bagi bayi. Bahkan, sebagian bayi merasa ‘terhibur’ akan suara maupun sensasi terkejut yang ditimbulkan dari cegukan.

Biasanya cegukan timbul setelah minum susu atau ketika bayi Anda sedang tertawa-tawa. Seiring bertambahnya usia bayi Anda, organ-organ dalamnya pun akan mengalami perkembangan dan pematangan, sehingga cegukan pun akan berkurang dengan sendirinya baik dari segi intensitas maupun frekuensinya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Cegukan pada Bayi? Lakukan Langkah-Langkah Berikut Ini!

Cegukan beberapa kali dalam sehari normal dialami oleh bayi yang baru lahir dan yang berusia di bawah 1 tahun. Cegukan, baik yang terjadi pada orang dewasa maupun pada bayi, dapat hilang dengan sendirinya. Meskipun demikian, jika Anda khawatir akan cegukan yang dialami oleh bayi Anda, ada beberapa cara menghilangkan cegukan pada bayi seperti yang dapat Anda simak berikut ini.

  • Elus-elus punggung bayi Anda

Bagi orang dewasa, cara menghilangkan cegukan yang tampaknya populer (meskipun tidak selalu efektif) adalah membuat orang yang cegukan merasa kaget, baik dengan cara tiba-tiba menjatuhkan suatu benda di dekatnya sehingga menimbulkan suara keras, memecahkan kantong plastik berisi udara di dekat telinganya, atau menepuk punggungnya dengan keras.

Cara-cara tersebut tentu saja tidak bisa diterapkan pada si kecil. Cobalah untuk menepuk-nepuk atau mengelus-elus punggung bayi Anda ketika mengalami cegukan. Lakukan dengan lembut, tidak perlu memberikan terlalu banyak tenaga agar tidak melukainya. Atau pijat lembut punggung bayi Anda dengan gerakan lurus dari bawah ke atas.

  • Susui bayi Anda

Cara menghilangkan cegukan pada bayi yang kedua adalah dengan menyusuinya. Cegukan terjadi ketika otot diafragma berkontraksi secara mendadak. Menyusui dapat membuat otot diafragma bayi Anda lebih rileks sehingga cegukan yang dialami bisa cepat hilang. Tidak perlu khawatir bayi Anda akan tersedak karena proses cegukan melibatkan otot diafragma dan pita suara, sehingga sama sekali tidak berhubungan dengan jalan nafas.

Namun jika Anda tetap merasa khawatir bayi Anda akan tersedak jika Anda menyusuinya saat ia sedang cegukan, Anda bisa menyusui dengan posisi bayi lebih tegak (dudukkan bayi di satu paha Anda sehingga Anda bisa menjepit satu kakinya di antara kedua paha, dan topang leher dan punggungnya dengan tangan Anda). Juga, susuilah bayi ketika ia masih belum terlalu lapar. Apabila bayi terlalu lapar, ketika menangis ia akan menghirup udara yang dapat makin memicu timbulnya cegukan. Selain itu, usahakan menyusui di tempat yang tenang dan minim distraksi dari lingkungan sekitar.

Ketika menyusu, pastikan juga pelekatan bayi ke payudara sudah benar. Pelekatan yang benar adalah apabila dagu bayi menempel ke payudara ibu, mulut bayi terbuka lebar, sebagian besar areola terutama yang bagian bawah masuk ke mulut bayi, bibir bayi tampak terlipat ke luar, dan tidak terdengar bunyi decak (hanya boleh terdengar bunyi menelan). Apabila pelekatan bayi kurang tepat, selama proses menyusui ia akan menelan udara yang memicu timbulnya cegukan.

  • Sendawakan bayi Anda

Cara menghilangkan cegukan pada bayi yang ketiga adalah dengan menyendawakannya setelah proses menyusui selesai. Menyendawakan bayi dapat membantu menyingkirkan kelebihan gas yang terjebak dalam lambung bayi yang mungkin memicu timbulnya cegukan. Menurut panduan dari American Academy of Pediatrics, apabila bayi Anda minum dari botol, sendawakan bayi setiap ia minum sebanyak 60-90 ml. Apabila bayi menyusu dari payudara secara langsung, biarkan ia menyusu hingga puas, baru setelah itu Anda dapat menyendawakannya.

Cara menyendawakan bayi adalah letakkan sehelai kain di pundak Anda lalu gendong bayi dengan posisi tegak (Anda dan bayi saling berhadapan, pundak Anda menopang kepala bayi sementara dada dan perut bayi menempel pada dada Anda). Tepuk-tepuk punggungnya dengan perlahan dan pertahankan posisi ini selama sekitar 20 menit. Kain yang Anda letakkan di pundak gunanya untuk menjaga agar jika bayi mengalami refluks (gumoh), susu yang kembali keluar tidak mengotori baju Anda secara langsung.

  • Berikan empeng pada bayi

Cara menghilangkan cegukan pada bayi yang selanjutnya adalah memberikan empeng. Ketika bayi mulai cegukan, berikan empeng untuk dihisapnya. Prinsip kerja empeng sebetulnya sama dengan proses menyusui, yaitu memungkinkan bayi menghisap sesuatu sehingga dapat merilekskan otot diafragmanya, sehingga cegukan yang ia alami dapat menghilang.

  • Berikan sesuatu yang dapat dimakan bayi

Apabila bayi Anda sudah berusia di atas 6 bulan (sudah dapat menerima Makanan Pendamping ASI), berikan makanan bayi yang sesuai dengan tahap perkembangan. Sama halnya seperti menyusu atau menghisap empeng, gerakan menelan ketika makan akan membantu otot diafragma untuk lebih rileks, sehingga ini dapat Anda terapkan sebagai salah satu cara menghilangkan cegukan pada bayi.

Andapun tidak perlu memberikan makanan yang terlalu berat. Sereal dalam porsi kecil, seporsi kecil apel yang direbus dan dihaluskan atau pisang yang dihaluskan pun sudah cukup. Setelah makan, pertahankan posisi bayi Anda agar tetap tegak minimal selama 30 menit.

  • Perhatikan diet Anda

Apa yang Anda makan akan diteruskan ke bayi melalui ASI. Apabila Anda masih menyusui bayi Anda, perhatikan bahwa mungkin ada jenis makanan tertentu yang menyebabkan penumpukan gas atau cegukan pada bayi Anda. Cobalah untuk mengamatinya dan hindari jenis makanan tersebut. Biasanya, jenis makanan yang menimbulkan sensitivitas pada bayi Anda adalah produk susu, sehingga coba untuk hindari mengkonsumsi produk susu selama Anda menyusui.

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, cegukan pada bayi bukan suatu hal yang berbahaya, asalkan tidak terlalu sering timbul sehingga mengganggu aktivitas menyusu maupun tidur bayi. Bayi yang menderita gastroesophageal reflux disease (GERD) cenderung lebih sering mengalami cegukan, yang disertai dengan batuk, muntah, dan gampang rewel. Demikian juga dengan cegukan yang sangat sering dan tidak terkontrol yang timbul pada bayi di atas usia 1 tahun.

Demikian artikel yang dapat kami sajikan tetang cara menghilangkan cegukan pada bayi yang dilengkapi dengan penyebab cegukan itu sendiri serta bagaimana karakteristik cegukan yang harus Anda waspadai. Ketika bayi Anda cegukan dan disertai dengan tanda dan gejala yang tidak biasa, amati perilaku bayi dan sampaikan ke dokter ketika Anda membawanya untuk berkonsultasi. Di atas telah disampaikan bahwa sebagian besar kasus cegukan pada bayi tidak berbahaya. Namun sebagai orangtua, tidak ada salahnya berjaga-jaga demi kesehatan bayi Anda. Semoga artikel ini membawa manfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *