invisible bg invisible ico

Cara Mengajari Anak Bicara sejak Dini? Inilah Tips dan Triknya

7 Cara Mengajari Anak Bicara Sejak DiniSetiap orang tua pasti ini mengetahui bagaimana cara mengajari anak yang baik dan dan benar sejak masih kecil. Pada umumnya, anak-anak yang sudah berusia 6 bulan ke atas akan mampu mengeluarkan bunyi vokal seperti A-I-U-E-O. Selanjutnya, kemampuan anak dalam berbicara akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Mereka akan mulai mengeluarkan kata-kata yang sering didengarnya meskipun terkadang tidak begitu jelas. Ketika anak sudah dapat mengeluarkan kata-kata sedikit demi sedikit, maka hal tersebut akan membuat Anda sebagai orang tua sangat senang.

Bagaimana Cara Mengajari Anak Bicara Sejak Kecil

Jika melihat dari sedikit ulasan di atas, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa anak-anak dapat mulai mengeluarkan kata-kata sejak mereka berusia 6 bulan ke atas. Namun bagaimana apabila ternyata hingga usia 2 tahun anak tidak juga aktif berbicara bahkan cenderung diam? Inilah masalah yang harus Anda hadapi sebagai orang tua. Untuk itulah, pada kesempatan kali ini akan diulas tentang bagaimana cara mengajari anak bicara sejak kecil. Adapun cara yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Sering Memancing Anak untuk Berbicara

Cara paling efektif yang dapat Anda gunakan agar anak dapat berbicara adalah dengan baik sejak kecil adalah dengan memancing dan mengajak anak berbicara. Jadi ketika anak Anda masih berusia di bawah 1 tahun, mulailah mengajak mereka berbicara. Meskipun pada awalnya anak tidak akan terlalu memerhatikan, namun sebenarnya otak mereka telah menangkap beberapa kosakata yang mereka dengar.

Oleh karena itulah, pancing buah hati Anda dengar beberapa pertanyaan sederhana seperti ‘sudah makan?’, ‘lapar ya?’, dan lain sebagainya. Dengan cara ini, maka perlahan kosakata yang dimiliki oleh anak-anak akan terkumpul dengan baik. Selain itu, otak mereka juga akan terangsang dalam merespon pertanyaan-pertanyaan yang Anda lontarkan pada mereka. (baca juga: cara mendidik anak laki-laki agar terbentuk pribadi yang baik)

  • Berbicara Sendiri di Depan Buah Hati

Cara mengajari anak bicara yang selanjutnya adalah Anda dapat berbicara pada diri sendiri ketika berada di depan buah hati. Hal ini karena sebenarnya sebagian besar anak-anak yang telah berusia di atas 1 tahun sudah dapat berbicara. Hanya saja mereka ada kondisi di mana mereka malas untuk mengeluarkan suara atau kata dari bibir mereka. Dengan cara yang satu ini, maka anak-anak dapat lebih termotivasi untuk juga ikut menirukan apa yang Anda lakukan, yakni berbicara.

  • Sering Membacakan Cerita pada Anak-Anak

Cara yang selanjutnya adalah sering membacakan cerita-cerita atau dongeng pada anak Anda. Cara yang satu ini dapat Anda lakukan ketika selesai memandikan mereka di pagi dan sore hari ataupun menjelang mereka tidur. Meskipun mereka terlihat cuek dan tidak memerhatikan apa yang Anda ucapkan, namun dengan melakukan cara yang satu ini, maka anak Anda dapat lebih mudah menangkap semua kata-kata yang muncul dari bibir Anda.

Untuk cara yang satu ini, Anda dapat memilih cerita-cerita yang menarik untuk anak. Dengan begitu, maka secara otomatis anak dapat lebih mudah menghafalkan bagaimana alur cerita yang Anda bacakan. Fungsi cara yang satu ini adalah untuk merangsang keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri anak Anda. Jika cara mengajari anak bicara yang satu ini Anda lakukan secara rutin, maka perlahan mereka dapat menanggapi apa yang Anda ceritakan tersebut.

  • Mengajak Anak-Anak untuk Bernyanyi

Salah satu cara lain yang mudah dilakukan dalam rangka mengajak anak-anak berbicara adalah dengan mengajak anak Anda untuk bernyanyi bersama. Anda dapat memutarkan beberapa lagu anak baik di televisi ataupun dengan smartphone. Carilah lagu yang mudah dilafalkan untuk anak-anak.

Pertama kali Anda memutarkan lagu tersebut, mungkin buah hati Anda tidak akan memberikan respon. Namun semakin sering diputar, maka akan semakin tanggap pula anak-anak Anda dalam melafalkan nada serta kalimat yang mereka nyanyikan.

  • Sesuaikan Pembicaraan yang Anda Maksud dengan Buah Hati

Kadang-kadang anak tak ingin berbicara karena mereka takut untuk membuat kesalahan. Misalnya ketika Anda menyuruh mereka untuk melepas baju, maka biasanya mereka tak akan langsung melepas baju mereka. Meski demikian, Anda tak boleh diam saja. Jelaskan pada anak tentang perkataan yang Anda maksud. Berikan pemahaman secara perhalan hingga anak Anda dapat menangkap maksud pembicaraan Anda.

Dalam beberapa kesempatan, ulangi pembicaraan Anda tersebut. Dengan begitu, anak Anda pun dapat menangkap pembicaraan apa yang Anda maksud. Bila perlu, praktekkan apa yang harus dilakukan anak ketika mendengar kata tersebut. Semakin sering dipraktekkan, maka akan semakin mudah mereka memahami dan menangkap maksud pembicaraan Anda. (baca juga: cara mendidik anak usia 3 tahun untuk membentuk kepribadian)

  • Biarkan Anak untuk Berbicara Tanpa Harus Takut Salah

Cara mengajari anak bicara yang berikutnya yakni dengan membiarkan anak Anda untuk terus berbicara tanpa harus melakukan koreksi apakah kata yang diucapkan benar atau salah. Hal ini akan membuat anak lebih percaya diri dan bebas untuk mengungkapkan apa yang mereka inginkan.

Anda cukup memahami apa yang dimaksud oleh buah hati Anda. Jangan pernah menyalahkan anak Anda karena hal tersebut dapat membuat mereka marah bahkan malu. Apabila hal tersebut terjadi, maka kemungkinan besar anak akan terhambat dalam berbicara.

  • Sebut Nama Anak saat Anda Berbicara

Langkah lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan selalu menyebut nama anak Anda ketika sedang berbicara. Bila perlu, sebut nama-nama benda kesayangan mereka seperti boneka, mobil-mobilan, dan lain sebagainya agar dapat menarik perhatian mereka. Hal ini karena penyebutan nama akan menjadi salah satu pemicu dan perantara paling tepat untuk meningkatkan kontak mata anak serta membuat mereka lebih dapat mengingat nama mereka sendiri dan nama-nama benda lain yang ada di sekitar mereka.

Setidaknya itulah beberapa cara mengajari anak bicara yang dapat Anda aplikasikan. Dengan melakukan cara-cara di atas, maka cepat atau lambat buah hati Anda akan memahami banyak kosakata serta berani untuk berbicara tentang apapun yang mereka inginkan.

Mengajari Anak Berbicara Sesuai dengan Usia Mereka

Selain beberapa cara di atas, Anda juga dapat memberikan pengajaran pada anak dengan melihat usia mereka. Hal ini karena anak-anak sendiri memiliki tahapan-tahapan perkembangan kecerdasan yang berbeda-beda tergantung dari usianya. Cara yang satu ini penting diperhatikan agar pengajaran Anda untuk mengajak anak berbicara tidak membuat mereka terganggu bahkan mengalami kebosanan. Adapun tahapan yang dapat Anda perhatikan adalah sebagai berikut:

  • Usia 0 Hingga 4 Bulan

Pada usia ini, ketertarikan anak-anak adalah dengan nada-nada suara, mencari sumber suara berasal, dan juga menirukan suara tertentu yang mereka dengar. Pada tahapan ini, ini adalah tahapan yang paling tepat untuk memberikan anak-anak untuk memahami kosakata sejak dini.

  • Usia 4 Hingga 7 Bulan

Tahapan yang selanjutnya adalah ketika anak berusia 4 hingga 7 bulan. Pada usia ini, mereka sudah mulai mengoceh namun suara yang mereka hasilkan tak akan begitu jelas. Anda dapat mengenalkan berbagai huruf vocal pada anak di usia yang satu ini.

  • Usia 12 Bulan

Di usia ini, anak sudah mulai suka menjerit dan berteriak. Mereka akan tertarik mendengarkan suara mereka sendiri sehingga kerap mengeluarkan suara yang keras. Kata-kata pertama akan muncul dari mulut anak pada tahapan yang satu ini.

  • Usia 12 Hingga 18 Bulan

Ketika menginjak usia 1 tahun ke atas, maka anak-anak sudah mulai memahami tentang bahasa. Selain itu, mereka juga akan mengumpulkan banyak kosakata di dalam kepala. Dengan kata lain, pada tahapan ini, mereka juga dapat lebih mengeluarkan banyak kata apabila dibandingkan dengan tahapan sebelumnya.

  • Usia 18 Hingga 30 Bulan

Ini adalah tahapan terakhir di mana anak-anak akan mulai menggunakan dan mengumpulkan kata-kata menjadi kalimat. Di sini, mereka sudah mulai pintar memahami apa yang mereka dengar dan mengucapkan dengan bahasa sederhana tentang apa yang ingin diucapkan. Anda pun akan lebih mudah melakukan komunikasi pada buah hati ketika memasuki tahapan yang satu ini.

Setidaknya itulah beberapa cara mengajari anak bicara yang dapat Anda lakukan. Inti dari pembelajaran di atas adalah selalu berikan pengertian dan perhatian pada anak Anda agar nantinya mereka percaya diri untuk berbicara meskipun dengan bahasa yang belum begitu Anda pahami. Semoga sedikit ulasan yang satu ini bermanfaat bagi Anda .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *