invisible bg invisible ico

Berbagai Keluhan Hamil 7 Bulan yang Perlu Diperhatikan

Berbagai Keluhan Hamil 7 Bulan yang Perlu DiperhatikanIbu hamil maupun suami sebaiknya mengetahui apa saja yang menjadi keluhan hamil 7 bulan agar tidak terlalu cemas dengan kondisi yang dialami oleh ibu hamil. Namun Anda juga perlu waspada jika berbagai keluhan yang muncul terlalu berlebihan atau tidak sewajarnya terjadi. Pada usia kehamilan 7 bulan tentunya sangat senang karena penatian untuk menimang sang buah hati sudah semakin dekat. Namun dibalik kesenangan itu, ibu hamil juga dilanda berbagai keluhan yang seringkali membuatnya tidak nyaman. Banyak ibu hamil terutama yang baru mengandung anak pertama bertanya-tanya apakah keluhan-keluhan tersebut merupakan hal yang normal atau tidak.

Pada usia kehamilan 7 bulan, ukuran janin sudah cukup besar sehingga rahim akan terasa sempit bagi janin. Karena terasa sempit, maka janin akan sering aktif bergerak untuk mencari posisi yang nyaman. Hal inilah yang menyebabkan frekuensi gerakan janin pada usia kehamilan 7 bulan menjadi sering terjadi dan semakin kuat dirasakan oleh ibu hamil yang biasanya dirasakan seperti ditendang-tendang oleh janin dari dalam perut sang ibu. Gerakan janin yang aktif ini merupakan pertanda janin yang sehat, dan Anda perlu waspada jika gerakan janin hanya sedikit/lemah atau bahkan tidak ada gerakan sama sekali.

Beberapa Keluhan Hamil 7 Bulanyang Paling Sering Terjadi

Melalui pemeriksaan USG, pada usia kehamilan 7 bulan ini dapat diketahui posisi janin normal atau tidak normal. Oleh karena itu penting dilakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi janin dalam kandungan. Selain posisi janin, ibu hamil juga perlu memperhatikan keluha yang terjadi pada usia kehamilan 7 bulan. Berbagai keluhan hamil 7 bulan yang sering dialami ibu hamil antara lain sebagai berikut:

1. Perut kembung

Keluhan hamil 7 bulan yang sering terjadi yaitu perut kembung. Perut kembung ini terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesteron pada wanita hamil. Selain itu ukuran janin yang semakin membesar akan menekan usus yang akan berakibat berkurangnya gerakan usus. Gerakan usus yang lebih lambat dalam mencerna makanan dapat memicu terjadinya perut kembung. Pada usia kehamilan 7 bulan di mana perut ibu sudah semakin membesar maka ibu hamil akan menjadi sering merasa begah dan kembung. Kembung juga dapat disertai dengan nyeri di ulu hati yang diakibatkan karena kenaikan produksi asam lambung.

2. Bengkak pada kaki

Bengkak pada kaki juga sering menjadi keluhan hamil 7 bulan. Kaki bengkak ini diakibatkan karena kurang lancarnya peredaran darah akibat perubahan badan ibu hamil dan bertambahnya beban kaki sebagai tumpuan karena menopang badan ibu hamil yang semakin berat. Kondisi ini dapat diperparah dengan kebiasaan ibu hamil yang terlalu lama ketika berdiri atau menggunakan sepatu yang terlalu ketat. Untuk mengatasi bengkak pada kaki ini, ibu hamil dapat melakukan senam hamil secara teratur, olahraga ringan dengan berjalan kaki, dan meninggikan posisi kaki ketika terbaring atau tidur.

3. Konstipasi

Pada kehamilan 7 bulan, ibu hamil juga sering mengalami keluhan konstipasi atau sering buang air besar. Kondisi ini terjadi akibat keberadaan janin yang semakin besar yang menekan usus sehingga kinerjanya untuk menyerap makanan menjadi terhambat. Konstipasi yang parah juga dapat mengakibatkan ambien atau wasir. Oleh karena itu sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi buah dan sayur untuk memperlancar pencernaan.

4. Kram dan sakit pinggang

Perut ibu yang semakin membesar tentunya juga menimbulkan keluhan hamil 7 bulan berupa kram dan sakit pinggang. Kram terutama terjadi di kaki dan tangan yang dirasakan seperti kesemutan atau terkadang terasa kaku. Pinggang pun akan terasa sakit karena seperti tertarik ke depan akibat beban pada perut yang semakin besar. Sakit pada pinggang juga dapat menjalar ke area punggung dan leher.

5. Nyeri perut

Keluhan hamil 7 bulan yang berikutnya yaitu berupa nyeri perut. Dalam hal ini nyeri perut dirasakan seperti diremas-remas. Hal ini merupakan kondisi yang wajar karena adanya kontraksi pada rahim untuk persiapan menuju ke persalinan. Nyeri perut juga dapat diakibatkan oleh adanya gerakan janin yang semakin aktif. Hal yang harus diwaspadai adalah ketika nyeri berlangsung hebat dan tidak segera mereda dan disertai dengan keluarnya darah dari dalam rahim. Pada kondisi ini maka harus segera di bawa ke dokter karena bisa jadi merupakan tanda keguguran atau kelahiran prematur.

6. Keputihan

Pada waktu hamil 7 bulan, ibu hamil juga rentan mengalami keputihan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan hormon kehamilan sehingga memicu peningkatan produksi cairan dalam organ intim. Keputihan yang normal yaitu cairannya berwarna bening, encer, dan tidak berbau. Anda sebaiknya waspada jika cairan yang keluar berwarna kuning keruh atau bahkan kehijauan, agak kental, berbau amis, dan menimbulkan gatal-gatal atau iritasi di area sekitar organ intim.

7. Mual/muntah

Mual/muntah memang paling banyak terjadi pada wal kehamilan atau trimester pertama. Namun jangan salah, banyak juga wanita hamil yang masih mengalami mual/muntah pada usia kehamilan 7 bulan. Keluhan ini masih wajar, yang penting mual/muntah tidak terjadi secara berlebihan yang berakibat pada penurunan kondisi ibu hamil atau mengakibatkan dehidrasi.

8. Berat badan berlebih

Pada usia kehamilan 7 bulan, biasanya nafsu makan meningkat. Tentunya hal ini pada ibu hamil yang jarang mengalami keluhan mual/muntah. Peningkatan nafsu makan ini dapat memicu peningkata berat badan ibu hamil secara drastis. Berat badan yang terlalu over juga tidak baik untuk ibu hamil karena dapat memperberat kinerja jantung dan meningkatkan risiko preeklamsi.

9. Susah tidur

Susah tidur merupakan keluhan hamil 7 bulan yang juga sangat sering dialami oleh ibu hamil. Hal ini dikarenakan perut ibu yang semakin membesar sehingga agak kerepotan dalam memilih posisi tidur yang sesuai. Ditambah lagi dengan kecemasan yang meningkat menjelang persalinan. Untuk mengatasinya, posisikan senyaman mungkin ketika tidur yaitu dengan posisi miring ke salah satu sisi tubuh. Ganjal bagian punggung dan kaki dengan bantal agar terasa nyaman. Selalu ciptakan pikiran tenang, rileks, dan positive thinking agar Anda terhindar dari stres.

Hal yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi berbagai keluhan hamil 7 bulan tersebut antara lain yaitu dengan mengurangi gerakan membungkuk, hindari posisi berdiri secara terus-menerus, pada waktu duduk sejajarkan tulang punggung dengan sandaran dan kaki menapak ke lantai. Sebaiknya konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat untuk melancarkan pencernaan dan minum banyak air putih minimal 8 gelas per hari. Sebaiknya kurangi makanan yang mengandung gas, makanlah secara teratur, dan hindari konsumsi kafein atau minuman bersoda. Selalu bersihkan organ intim dan memakai celana dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat untuk meminimalkan keputihan. Lakukan juga senam hamil secara teratur untuk melancarkan peredaran darah dan membantu memperlancar pada proses persalinan kelak.

Hal yang perlu diwaspadai pada usia kehamilan 7 bulan antara lain yaitu adanya kemungkinan bayi lahir prematur, ketuban pecah dini, dan terjadinya kebocoran air ketuban. Selain itu hal yang berbahaya bagi ibu hamil adalah terjadinya preeklamsia karena bisa menyebabkan kematian bagi ibu hamil. Tanda-tanda preeklamsia yaitu terjadinya kenaikan tekanan darah (hipertensi) dan ditemukannya protein di dalam urine. Mengetahui posisi janin sejak dini juga penting agar jika ditemukan posisi sungsang atau melintang maka dapat dilakukan upaya untuk mengembalikan pada posisi normal. Oleh karena itu bagi ibu hamil lakukanlah pemeriksaan kehamilan secara berkala ke bidan atau dokter kandungan agar selalu terpantau kondisi kesehatan Anda maupun janin yang dikandung .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *