invisible bg invisible ico

Bayi 6 Bulan Susah BAB? Berikut Langkah Mengatasinya

Bayi 6 Bulan Susah BAB? Berikut Langkah MengatasinyaKetika seorang bayi 6 bulan susah BAB, tentu semua orang tua akan khawatir tentang kondisi anaknya tersebut. Hal ini karena untuk seorang bayi yang telah berusia 6 bulan, waktu BAB normal adalah setiap hari atau maksimal 3 hari sekali. Ketika seorang bayi BAB lebih dari waktu tersebut, maka sebagai orang tua Anda harus mulai memeriksakan apa penyebab bayi Anda susah BAB.

Biasanya, bayi yang mengalami susah buang air besar akan lebih rewel dan cenderung terus menerus menangis, sering buang angin, dan perut bayi akan mengalami kembung. Untuk masalah bayi 6 bulan susah BAB sendiri dapat dikarenakan karena makanan yang ia konsumsi ataupun perkembangan organ pencernaan bayi yang masih belum sempurna.

Mengatasi Masalah Bayi 6 Bulan Susah BAB

Salah satu langkah paling tepat untuk mengatasi permasalahan bayi 6 bulan susah BAB adalah dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Tujuannya adalah ketika Anda mengetahui penyebab bayi susah BAB, maka Anda lebih dapat mengaplikasikan langkah tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Lantas apa saja penyebab bayi susah BAB dan bagaimana cara mengatasinya?

  • Pemberian Susu Formula

Salah satu penyebab yang paling sering dialami oleh bayi usia 6 bulan yang susah BAB adalah pemberian susu formula, terutama untuk bayi yang masih baru konsumsi susu formula. Hal ini karena kandungan kalsium dan nutrisi dalam susu formula relatif sangat tinggi sehingga akan menyebabkan feses bayi mengalami pengerasan. Inilah yang membuat bayi susah mengeluarkan feses tersebut.

Tak hanya itu saja pemberian susu formula yang terlalu kental juga akan membuat usus bayi bekerja lebih keras. Oleh karena itu, bagi Anda yang memberikan susu formula pada bayi sebisa mungkin jangan terlalu encer. Ikuti aturan takar yang terdapat pada label susu formula tersebut. Selain itu, jangan terlalu sering mengganti susu formula pada bayi Anda. Sering ganti susu formula dapat menyebabkan sembelit bahkan diare pada bayi.

Untuk cara mengatasinya, sebaiknya sebelum memutuskan untuk memberikan susu formula pada bayi, tanyalah terlebih dahulu pada dokter tentang kandungan dan merk susu formula seperti apa yang baik untuk bayi usia 6 bulan.

  • Berikan ASI yang Lebih Banyak

Penyebab lain bayi 6 bulan susah BAB adalah kurangnya asupan ASI dalam tubuh bayi. Hal ini karena untuk bayi usia 6 bulan, makanan yang paling penting diberikan adalah ASI. Sebagai informasi, ASI sangat baik untuk bayi karena dapat membantu perkembangan tubuh bayi serta semua fungsi tubuh, termasuk sistem pencernaan. Dengan kata lain, ASI mengandung antibodi alami yang juga dapat melancarkan sembelit pada bayi.

  • Pijat Perut dan Punggung Bayi

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa salah satu kemungkinan yang membuat bayi susah buang air besar adalah karena sistem pencernaan mereka yang masih kurang sempurna. Ini adalah hal lumrah yang akan dialami oleh setiap bayi. Untuk itulah, Anda harus membantu bayi dalam mengeluarkan feses di dalam perutnya dengan memijat bagian perut dan punggung bayi.

Cara yang satu ini terbilang sangat efektif untuk membantu proses peristaltik pada usus besar. Berikan pijatan lembut dengan menggunakan minyak bayi pada perut dan punggungnya. Dengan langkah pemijatan yang tepat, maka kinerja usus besar akan terangsang untuk bergerak lebih baik lagi.

  • Berikan Stimulasi dengan Termometer Rektal

Apabila Anda telah melakukan beberapa cara di atas namun tak kunjung membuahkan hasil, maka Anda dapat mencoba memberikan stimulasi dengan menggunakan termometer rektal. Bagaimana cara melakukannya?

Pertama, carilah termometer rektal baik di apotek atau rumah sakit terdekat. Jenis termometer ini memang berfungsi untuk mengatasi suhu tubuh bayi, terutama pada bagian rektum bayi. Seperti biasanya, Anda hanya perlu memasukkan termometer rektal pada bagian saluran pencernaan bayi. Ukur suhu tubuhnya dan tunggu beberapa saat. Biasanya, setelah menggunakan termometer ini, bayi akan mengeluarkan feses dengan lancar.

Hanya saja, ketika menggunakan termometer rektal untuk bayi 6 bulan susah BAB, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa saluran pembuangan feses bayi atau rektum tidak terluka agar buah hati Anda tak mengalami kesakitan.

  • Memberikan Jus Buah Pir

Cara lain yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah bayi 6 bulan susah BAB adalah memberikan jus buah pir. Pada bayi usia 6 bulan, mereka sudah dapat mengonsumsi makanan pendamping ASI sehingga tak akan berbahaya jika dikonsumsi oleh bayi karena sistem pencernaan mereka sudah mulai kuat terhadap makanan asing selain ASI.

Untuk informasi, buah pir merupakan salah satu buah yang kaya akan air dan serat sehingga berkhasiat melancarkan sistem pencernaan pada bayi. Dalam memberikan jus buah pir, Anda dapat langsung menghaluskannya dengan blender atau mengirisnya kecil-kecil untuk dikonsumsi bayi. Biasanya, saat Anda melakukan cara ini, maka bayi akan buang air besar tidak lama kemudian.

  • Hindari Memberikan Bubur Bayi Instan

Sebagian besar ibu akan memberikan anaknya bubur bayi instan sebagai makanan pendamping ASI. Padahal sebenarnya pemberian bubur bayi, terutama untuk bayi yang masih berusia 6 bulan tidak direkomendasikan. Mengapa? Hal ini karena bubur bayi dapat memberikan dampak yang cukup berbahaya untuk sistem pencernaan si kecil.

Dalam bubur bayi, terdapat beragam bahan kimia yang berbahaya. Sistem tubuh bayi yang masih sangat sensitif terhadap segala benda asing yang masuk ke dalam tubuh tentu akan memberikan respon berupa melambatnya kinerja usus. Tak hanya itu saja, bubur bayi yang diberikan pada anak yang masih berusia 6 bulan juga dapat menyebabkan alergi. (baca juga: cara dan resep membuat bubur bayi sehat untuk si kecil)

  • Hindari Pemberian Obat-Obatan

Terkadang, ketika bayi 6 bulan susah BAB, salah satu penyebabnya adalah karena pemberian obat tertentu. Beberapa contoh obat yang dapat membuat bayi mengalami sembelit atau susah buang air besar adalah sirup dengan kandungan zat besi tinggi ataupun obat panas.

Apabila ternyata buah hati Anda mengalami kesulitan buang air besar setelah konsumsi obat, maka Anda harus menghindari pemberian obat-obatan tersebut pada waktu yang akan datang. Untuk pemilihan obat-obatan sendiri, sebaiknya menggunakan resep dokter sehingga bayi tak akan merasakan dampak khusus dari obat tersebut.

  • Gerakkan Kaki Bayi Layaknya Sedang Mengayuh Sepeda

Adapun cara lain mengatasi bayi 6 bulan susah BAB adalah dengan menggerakkan kaki bayi seperti halnya sedang mengayuh sepeda. Caranya, tidurkan bayi dengan posisi terlentang. Setelah itu, pegang kedua kaki bayi dan gerakkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda. Lakukan cara ini selama 10 hingga 15 menit. Tunggu beberapa saat hingga bayi buang angin. Biasanya, setelah itu bayi akan buang air besar.

Cara yang satu ini berfungsi untuk membantu pergerakan usus besar bayi agar dapat bekerja dengan normal. Hal ini karena pada bagian otot perut muncul rangsangan dari luar tubuh untuk terus bergerak. Selain berfungsi untuk membantu bayi buang air besar, cara ini juga dapat menstimulasi bayi agar dapat merangkak dan berjalan.

  • Mandikan dengan Air Hangat

Untuk cara yang terakhir adalah dengan memandikan buah hati Anda menggunakan air hangat. Adapun langkah memandikan bayi dengan air hangat adalah memunculkan kesan nyaman pada tubuh bayi. Hal ini juga akan merangsang bagian rektum bayi untuk dapat bergerak normal dan mendorong keluar feses dari dalam perut.

Itulah beberapa cara mengatasi bayi 6 bulan susah BAB yang harus Anda lakukan. Cara-cara tersebut sangat efektif diaplikasikan pada bayi yang mengalami sembelit normal. Namun untuk bayi yang tak kunjung buang air besar karena kelainan pada usus, satu-satunya cara adalah dengan membawanya ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Semoga bermanfaat .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *