invisible hit counter invisible bg invisible ico

Bagaimana Cara Menurunkan Panas pada Orang Dewasa?

Tidak selalu Anda sebagai pria maupun wanita dewasa harus khawatir berlebihan apabila terjadi demam. Demam memang merupakan sebuah pertanda terjadinya ketidaknormalan di dalam tubuh manusia. Namun pada nyatanya demam juga merupakan sebuah proses alamiah yakni perlawanan tubuh terhadap berbagai bakteri maupun virus penyakit yang menyerang.

Berikut akan disajikan beberapa informasi mengenai proses terjadinya demam, serta cara mengatasi demam bagi dewasa yang mudah dan ampuh untuk Anda dapat laksanakan.

Proses Terjadinya Demam pada Dewasa

Demam bukanlah sebuah penyakit, tetapi demam adalah sebuah gejala yang muncul mengikuti terjadinya infeksi, peradangan maupun dehidrasi. Suhu normal tubuh manusia yang berusia 18 – 40 tahun adalah 36.8 ± 0.4 derajat celcius. Suhu terendah seseorang dapat diukur pada jam 6 pagi (berkisar antara 37.2 derajat celcius). Dan suhu tubuh tertinggi dapat diukur pada jam 4 sore (berkisar 37.7 derajat celcius). Selain faktor lingkungan, suhu tubuh manusia juga dipengaruhi aktivitas dan perubahan di dalam tubuh manusia itu sendiri.

Seorang dewasa dinyatakan demam ketika terjadi kenaikan sebesar lebih dari satu hingga dua derajat celcius dari batas normal suhu tubuh manusia. Pengukuran suhu tubuh manusia sendiri dapat diketahui dengan menggunakan alat yang disebut termometer. Lokasi peletakan termometer pada tubuh seorang dewasa pada umumnya adalah ketiak. Selain ketiak, termometer juga dapat diletakkan pada telinga, dalam mulut di bawah lidah atau diletakkan pada rektal (anus).

Pilihan lain dalam pengukuran suhu tubuh adalah dengan menggunakan termometer dengan sensor infra-merah. Cukup dengan menggosokkan atau mengarahkan sensor infra-merah tersebut pada permukaan kulit, maka akan dapat langsung terdeteksi berapa suhu tubuh aktual seseorang dewasa yang sedang mengalami demam. Selalu bersihkan dan cuci bersih termometer yang telah digunakan untuk menghindari terjadinya penyebaran penyakit yang tidak diinginkan.

Pengaturan suhu tubuh pada manusia sendiri dikerjakan oleh salah satu bagian di dalam otak yang bernama hypothalamus. Hypothalamus berfungsi sebagai penyeimbang dan pengatur suhu tubuh melalui dua macam proses. Proses pertama adalah pemanasan yang terjadi melalui kondisi tubuh menggigil serta peningkatan metabolisme tubuh.

Proses kedua adalah proses pendinginan tubuh. Proses ini menyebabkan seseorang yang merasa kepanasan akan berkeringat akibat dari dilatasi atau pelebaran pembuluh darah serta pembukaan pori pori kulit dalam rangka pelepasan panas berlebih oleh hypothalamus.

Demam terjadi ketika sistem imunitas tubuh manusia terpicu oleh adanya pirogen. Yakni sebuah zat yang diproduksi oleh toxin virus, bakteri maupun jamur ketika terjadinya infeksi maupun peradangan dalam tubuh manusia. Zat pirogen eksogen (berasal dari luar tubuh manusia) inilah yang kemudian menyebabkan hypothalamus akan bereaksi yakni dengan melakukan penyempitan pembuluh darah dan pori pori kulit sehingga akan terjadi peningkatan suhu tubuh manusia dan menciptakan demam.

Selain zat pirogen yang bersumber dari luar tubuh manusia, terdapat pula zat lain sejenis pirogen namun berasal dari dalam tubuh (pirogen endogen). Zat ini juga menjadi penyebab terjadinya nyeri otot dan nyeri sendi yang mengikuti proses demam. Zat ini bernama sitokin. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh juga menjadi salah satu penyebab terjadinya demam selain adanya infeksi dan peradangan.

Cara Menurunkan Demam yang Efektif bagi Dewasa

Beberapa obat-obatan yang dijual bebas tanpa resep seperti paracetamol dan ibuprofen terbukti ampuh dalam menurunkan demam. Tetapi konsumsi jangka panjang obat – obatan tersebut juga akan memiliki efek samping yang berbahaya. Kerusakan organ ginjal dan hati adalah efek samping terparah akibat konsumsi obat-obatan kimia tanpa petunjuk dan dosis yang benar. Berikut akan diberikan cara efektif menurunkan demam pada dewasa, antara lain:

  1. Penggunaan Antibiotik dengan Tepat

Penyebab umum terjadinya demam pada dewasa adalah akibat adanya bakteri dan mikroorganisme yang menyerang. Bakteri inilah yang kemudian mengeluarkan zat pirogen, yakni sebuah zat yang menjadi penyebab meningkatnya suhu tubuh seseorang. Konsumsi antibiotik adalah salah satu langkah untuk menekan perkembangbiakan bakteri dan mikroorganisme penghasil pirogen.

Penggunaan antibiotik haruslah dilaksanakan dengan bijak. Tidak semua penyakit membutuhkan antibiotik, karena apabila penyebab demam adalah virus maka obat-obatan antivirus akan lebih tepat untuk digunakan. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai perlunya dan dosis antibiotik yang tepat sebelum Anda berencana untuk menggunakan obat-obatan jenis ini.

Resistensi dan kebalnya berbagai bakteri terhadap penggunaan antibiotik yang tidak bijak justru akan menjadi penyulit Anda untuk sehat dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan lain.

  1. Mencukupi Kebutuhan Cairan dalam Tubuh

Demam akan menyebabkan hilangnya kandungan air dan berbagai garam elektrolit atau mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kehilangan air ini pula menjadi penyebab terjadinya peningkatan suhu tubuh pada proses demam.

Perlu Anda ketahui pula bahwa terjadinya peningkatan suhu tubuh sebanyak satu derajat celcius akan menyebabkan kehilangan 10% cairan dalam tubuh Anda. Sehingga, jika saat ini Anda demam, konsumsilah air putih sebanyak 2 – 3 liter atau 8 – 12 gelas perhari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat demam. Selain air putih, mengkonsumsi makanan atau buah-buahan yang banyak mengandung air menjadi salah satu cara untuk mengembalikan cairan dan mineral yang hilang serta mempercepat penurunan demam pada dewasa.

Mengetahui tanda jika Anda mengalami dehidrasi juga amatlah penting untuk menghindari terjadinya komplikasi dehidrasi akibat demam. Tanda dehidrasi pada dewasa antara lain perasaan haus, bibir dan lidah yang terasa kering, permukaan kulit yang kering, air seni yang berwarna kuning pekat disertai dengan penurunan frekuensi dan volume berkemih. Selain itu dehidrasi yang terjadi berkepanjangan akan menyebabkan terjadinya nyeri dan kram otot, kondisi tubuh yang lelah dan mudah mengantuk.

  1. Menggunakan Pakaian atau Selimut yang Tipis

Demam merupakan proses pengeluaran panas yang berlebih dari dalam tubuh manusia. Dengan menggunakan pakaian atau selimut tebal justru akan menyebabkan kembalinya panas ke dalam tubuh Anda. Sehingga proses demam akan berlangsung lebih lama.

Menggunakan pakaian atau selimut yang tipis ketika Anda demam akan sangat dianjurkan untuk mempermudah pengeluaran panas berlebih dalam tubuh. Penggunaan pakaian dan selimut tipis ini kemudian dapat diikuti dengan penggunaan kompres ataupun mandi seka dengan air hangat.

  1. Mandi dan Kompres Badan dengan Air Hangat

Mandi seka atau melakukan kompres badan dengan air hangat akan mempercepat dalam penurunan demam Anda. Untuk mandi seka, Anda dapat meminta bantuan keluarga untuk membasuh atau mengusap seluruh tubuh dengan air hangat.

Untuk melaksanakan kompres dengan benar, letakkan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat pada lokasi dahi, leher, ketiak dan paha bagian dalam. Pada lokasi ini terdapat pembuluh darah besar yang memiliki sensor panas dan dapat langsung mengirimkan sinyal pada hipothalamus di otak untuk menurunkan demam atau suhu tubuh yang naik secara berlebihan.

  1. Konsumsi Vitamin C

Vitamin C memiliki fungsi membantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan sistem imun dan antibodi, serta membantu meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh manusia. Hal ini bermakna, dengan mengkonsumsi Vitamin C dengan jumlah dan dosis yang tepat akan membantu tubuh dalam perlawanan terhadap penyakit dan mikroorganisme yang menginfeksi sebagai penyebab utama demam.

Pusat riset kesehatan dan kedokteran Mayo Clinic telah menyebutkan bahwa dosis maksimal konsumsi Vitamin C pada orang dewasa adalah sebesar 65 – 90 mg/hari. Amat disarankan mengkonsumsi sumber makanan dan buah yang banyak mengandung Vitamin C untuk memenuhi kebutuhan harian dan mempercepat proses kesembuhan Anda dari demam.

Dapat Anda ketahui pula bahwa tidak masalah untuk mengkonsumsi obat penurun panas dengan vitamin c secara bersamaan, karena kedua jenis obat-obatan ini tidak akan bereaksi satu dengan lain. Demikian informasi mengenai demam dan cara menurunkan demam pada dewasa dengan baik dan benar. Semoga bermanfaat dan semoga segera lekas sembuh .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *