invisible bg invisible ico

Badan Anda Panas tetapi Kaki Dingin? Penyakit Apakah ini?

Badan Anda Panas tapi Kaki Dingin? Penyakit Apakah ini? Pernahkah Anda mengalami badan yang demam dan panas, namun daerah kaki justru sebaliknya dingin dan kadang menggigil. Beberapa jenis penyakit terutama gangguan sirkulasi darah ditandai dengan kondisi badan yang panas namun kaki maupun ujung bagian tubuh lain seperti tangan menjadi dingin. Peredaran darah merupakan salah sarana untuk mengatur suhu tubuh, yang mana bila sirkulasinya terhambat akan menyebabkan panas tubuh yang tidak merata.

Penjelasan Mengenai Badan Panas namun Kaki Dingin

Badan panas atau demam merupakan sebuah proses alami kekebalan tubuh yang sedang mengalami infeksi akibat bakteri, virus maupun parasit. Selain infeksi, demam juga mengikuti terjadinya peradangan atau dehidrasi.

Seseorang dikatakan demam apabila suhu tubuhnya melebihi batas suhu tubuh normal. Pada dewasa suhu tubuh normal berkisar antara 36.8 hingga 37.7 derajat celcius. Apabila setelah melakukan pengukuran suhu badan mengunakan thermometer, suhu badan Anda di atas 37.7 derajat celcius maka dapat dikatakan Anda sedang mengalami demam.

Hypothalamus adalah bagian dalam otak yang melaksanakan tugas pengaturan suhu tubuh. Ia berfungsi sebagai penyeimbang dan pengatur suhu tubuh melalui dua jenis proses. Proses pertama adalah pemanasan yang terjadi melalui kondisi tubuh menggigil serta peningkatan metabolisme tubuh.

Secara normal proses pemanasan oleh hypothalamus inilah yang sebenarnya mengakibatnya badan kita panas sedangkan kaki kita menjadi dingin. Tubuh secara otomatis akan menjaga organ utama yang berada lebih dekat dengan jantung teraliri oleh darah lebih banyak. Hal ini akan menyebabkan berkurangnya aliran darah menuju bagian perifer tubuh (ujung kaki dan tangan) sehingga kaki dingin sedangkan badan kita akan panas.

Sama halnya apabila yang terjadi ketika tubuh merasa kedinginan. Aliran darah akan terpusat pada area badan, dan bagian tangan dan kaki akan kedinginan. Pada saat ini hypothalamus akan memerintahkan otot di bagian ujung tubuh Anda untuk bergerak dan menciptakan panas.

Beberapa Kondisi Penyakit dengan Gejala Badan Panas namun Kaki Dingin

Beberapa kondisi penyakit lain selain demam juga memiliki gejala berkebalikan, yakni badan panas namun bagian kaki terasa dingin. Kondisi tersebut antara lain:

  1. Frostbite

Frostbite adalah kondisi yang terjadi ketika seseorang berada pada lingkungan dingin yang ekstrim. Terjadinya kerusakan kulit dan jaringan yang disebabkan oleh kedinginan. Kulit dan jaringan yang pertama kali terkena adalah bagian paling ujung dari tubuh manusia. Yakni ujung jari kaki dan tangan.

Rasa dingin yang tidak mampu diatasi oleh tubuh, akan membuat ujung kaki mati rasa, kerusakan sel dan jaringan. Bahkan otot dapat mengalami pengecilan, menghitam dan mati jaringan.

  1. Anemia

Anemia terjadi ketika seseorang kekurangan sel darah merah yang membawa hemoglobin di dalam tubuhnya. Kebanyakan penderita anemia adalah wanita. Gejala yang tampak adalah badan yang hangat namun daerah kaki dan tangan dingin, kepala pening dan berputar, susah konsentrasi bahkan bisa menjadi kram.

Anemia dapat terjadi karena berbagai hal. Antara lain tubuh yang memang tidak cukup memproduksi sel darah merah, terjadinya perdarahan hebat yang menyebabkan tubuh kehilangan darah lebih cepat daripada proses produksi darah dan adanya kelainan pada reaksi tubuh yang justru menghancurkan sel darah merah yang sehat.

Akibat kondisi anemia, jantung tidak dapat mengalirkan dengan optimal oksigen maupun nutrisi yang dibutuhkan seseorang hingga ke area tubuh yang paling ujung yakni baik area kaki maupun tangan. Sehingga menyebabkan dingin pada area tersebut, sedangkan hangat pada badan.

  1. Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus atau dikenal dengan istilah awam “sakit gula”. Merupakan salah satu kondisi penyakit dengan gejala badan yang panas namun kaki atau bagian ujung tubuh yang lain dingin, penderita diabetes juga akan mengalami sering haus, sering lapar dan sering kencing.

Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh tidak dapat terserapnya gula oleh sel tubuh manusia akibat fungsi organ pankreas yang mengalami penurunan karena usia maupun pola makan yang tidak benar (diabetes tipe 2). Maupun dapat terjadi karena pankreas tidak mampu memproduksi insulin (diabetes tipe 1).

Ketika gula tidak dapat ditransfer ke dalam sel maka yang terjadi adalah gangguan sirkulasi darah. Bagian kaki dan ujung tubuh akan menjadi lebih dingin dibandingkan dengan area badan. Apabila tidak segera ditangani kondisi gula darah yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat menyebabkan seseorang pingsan karena kurangnya asupan gula ke otak.

Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi, yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan syok hingga kematian .

  1. Lupus

Lupus merupakan penyakit autoimun, menyebabkan peradangan kronis akibat dari kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan bahkan organ tubuh sendiri. Apabila organ pembuluh darah yang diserang oleh penyakit lupus, maka akan terjadi gangguan sirkulasi darah.

Aliran darah yang menuju bagian ujung dari tubuh yakni kaki dan tangan akan terhambat. Menyebabkan temperatur atau suhu tubuh yang akan menjadi lebih dingin dibandingkan dengan area tubuh yang lain. Selain tanda gejala tersebut, penderita lupus akan merasakan nyeri pada area persendian, sakit kepala, kelemahan dan lain lain.

  1. Raynaud’s Disease

Raynaud disease dikenal juga sebagai fenomena Raynaud. Terjadi ketika ujung kaki dan tangan yang tiba tiba mengalami perubahan warna menjadi putih, ungu bahkan kehitaman akibat perubahan suhu dingin yang extrim. Gangguan sirkulasi darah menjadi penyebab utama dari terjadinya fenomena ini.

Segera konsultasikan pada dokter atau kunjungi pusat layanan kesehatan jika Anda mengalami tanda gejala Raynaud disease. Tanpa penanganan yang baik, kondisi tangan, kaki bahkan ujung hidung yang memutih dan kurang teraliri darah dapat menjadi luka dan memborok.

  1. Scleroderma

Scleroderma adalah sebuah penyakit sejenis dengan lupus. Akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang kulit menyebabkan jaringan kulit mengalami penebalan dan kurang teraliri oleh darah. Gangguan sirkulasi darah akan menyebabkan perbedaan suhu antara badan dengan area tangan atau kaki yang mengalami penebalan.

Berbagai terapi yang dilaksanakan pad pasien scleroderma antara lain pemberian obat, fisioterapi dan apabila kondisi penyakit mengalami komplikasi seperti luka dan gangren maka operasi amputasi dapat dilaksanakan.

  1. Gangguan Persyarafan dan Gangguan Sirkulasi Darah yang lain

Berbagai gangguan persyarafan dan gangguan sirkulasi darah yang lain dapat pula menjadi penyebab perbadaan suhu tubuh antara suhu badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan suhu kaki. Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah salah satu contoh gangguan persyarafan yang memiliki tanda dan gejala tersebut.

Seseorang yang mengalami gejala CTS akan mengalami kesemutan, mati rasa dan nyeri akibat terjepitnya syaraf median di daerah pergelangan tangan. Cobalah sentuh tangan penderita CTS maka Anda akan dapat merasakan perbedaan suhu antara badan dan tangannya.

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah akibat efek racun dan nikotin. Seseorang perokok berat akan memiliki kaki dan tangan yang lebih dingin daripada badannya. Hal ini diakibatkan oleh sumbatan dalam pembuluh darah oleh zat berbahaya di dalam rokok.

Demikian informasi mengenai terjadinya kondisi badan panas dan kaki dingin serta berbagai penyakit dengan tanda dan gejala yang serupa. Segeralah konsultasi dengan dokter syaraf atau dokter jantung jika Anda memiliki gejala tersebut. Diagnosa yang benar akan membantu Anda mendapatkan pengobatan dengan benar pula. Semoga bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *