invisible bg invisible ico

Apakah Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Wanita?

Apakah Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Wanita? Berkemih merupakan sebuah proses alami yang sehat. Yakni sebuah proses pengeluaran air dan berbagai sisa metabolisme yang tidak dapat diserap kembali oleh tubuh. Namun, apabila frekuensi buang air kecil terlalu sering, tentu hal ini dapat menggangu aktivitas seorang wanita, melelahkan dan berujung pada stress.

Sebenarnya terjadinya sering buang air kecil tidak hanya dialami oleh wanita. Namun, memang dikarenakan anatomi dari kandung kemih wanita yang memiliki ukuran lebih kecil menyebabkan terjadinya kondisi lebih sering buang air kecil dibandingkan dengan pria. Selain anatomi dari kandung kemih, terdapat berbagai penyebab lain mengapa wanita lebih sering buang air kecil. Berikut penjelasannya.

Sebab Akibat Wanita Sering Buang Air Kecil

Secara normal, baik wanita ataupun pria akan berkemih sebanyak 4 – 8 kali per harinya. Atau setara dengan 1 hingga 1.8 liter air seni akan dikeluarkan dari tubuh manusia setiap harinya. Namun, sebagian besar orang dapat mengalami buang air kecil yang lebih dari frekuensi normal, terlebih pada kaum wanita. Berikut penyebabnya:

  • Infeksi Saluran Kemih

Secara anatomis, uretra atau saluran perkemihan pada wanita memiliki ukuran yang lebih pendek dibandingkan dengan panjang uretra pada pria. Sehingga, infeksi saluran kemih juga lebih sering terjadi pada wanita.

Terlebih lagi, lubang uretra pada wanita memiliki posisi lebih dekat dengan anus. Sehingga ketika seorang wanita kurang menjaga kebersihan daerah kewanitaannya, infeksi saluran kemih akan sangat mudah terjadi.

Salah satu tanda utama dari terjadinya ISK pada wanita adalah sering buang air kecil dengan rasa nyeri dan terbakar. Tanda gejala lain adalah badan yang demam, urine yang pekat dan munculnya nyeri pada area perut dan punggung bawah.

  • Infeksi Kandung Kemih dan Batu Ginjal

Lain halnya dengan infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih merupakan infeksi pada organ penampung kemih pada area perut. Penyebabnya juga merupakan bakteri ISK yang tidak ditangani dengan benar dan justru naik menuju kandung kemih dan menginfeksi kandung kemih.

Hubungan suami isteri yang tidak bersih, penggunaan tampon dan pembalut yang tidak benar ketika menstruasi juga menjadi penyebab terjadinya infeksi kandung kemih yang mengarah pada kondisi batu ginjal.

Tanda dan gejala yang terjadi ketika mengalami infeksi kandung kemih hampir sama dengan tanda gejal aterjadinya ISK. Yakni sering berkemih namun dengan perasaan yang tidak tuntas, nyeri perut yang menjalar pada area punggung, serta demam.

  • Kehamilan

Kehamilan dapat menyebabkan seorang wanita akan sering berkemih. Hal ini terjadi karena ukuran rahim yang semakin membesar dapat mendorong kandung kemih, dan mempersempit ruang cadangan urine dalam kandung kemih.

Sempitnya penampung urine dalam kandung kemih akan menyebabkan kandung kemih cepat penuh dan buang air kecil akan lebih sering terjadi. Hal ini normal terjadi pada wanita hamil terlebih pada usia kehamilan yang mendekati trimester akhir dari kehamilan.

  • Overactive Bladder

Overactive bladder adalah sebuah kondisi terjadinya gangguan persyarafan pada kandung kemih, yang menyebabkan seseorang sering berkemih. Bahkan frekuensi berkemih lebih dari 8 kali per hari atau sekali setiap 4 jam. Sekali lagi penyakit ini lebih sering dialami wanita daripada pria.

  • Obesitas

Obesitas dapat menjadi penyebab sering berkemih pada wanita. Seperti halnya ketika seorang wanita hamil, penumpukan lemak yang berada pada area perut wanita dapat menekan kandung kemih. Mempersempit cadangan urine dalam kandung kemih.

Obesitas juga menjadi penyebab melemahnya otot dasar panggul wanita. Sehingga tidak jarang seseorang yang bertubuh besar, maka akan lebih sering buang air kecil dibandingkan wanita yang tidak bertubuh besar.

  • Kelemahan Otot Dasar Panggul

Selain obesitas, pengalaman melahirkan secara normal, atau semakin bertambahnya usia seorang wanita dapat menjadi penyebab terjadinya kelemahan otot dasar panggul. Wanita akan lebih sering buang air kecil. Bahkan ketika batuk, bersin atau tertawa urine dapat merembes dan sulit untuk ditahan.

Manepouse atau berhentinya menstruasi pada wanita akibat menurunnya produksi kadar hormon estrogen dalam darah juga akan menyebabkan menurunnya kelenturan otot pada area dasar panggul. Dalam hal ini otot yang berada pada lubang uretra yang berfungsi seperti katup yang akan membuka untuk mengeluarkan urine dalam kandung kemih.

  • Konsumsi Kafein dan Obat Diuretik

Kafein memiliki efek simultan. Yakni memompa kerja jantung dan mempercepat aliran darah di dalam tubuh termasuk aliran darah menuju ginjal. Karena volume darah menuju ginjal menjadi meningkat maka begitupun kerja ginjal, juga akan semakin meningkat dalam menyaring air dan mengeluarkan zat sisa metabolisme. Secara otomatis produksi urine meningkat dan menyebabkan lebih sering untuk berkemih.

Ternyata kafein juga memiliki efek melemahkan otot kandung kemih. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang sering mengkonsumsi kafein, memiliki otot kandung kemih yang lebih lemah dibandingkan seseorang yang jarang minum kafein.

Adapun bahan yang mengandung kafein antara lain kopi, teh, minuman bersoda dan minuman berenergi serta coklat. Batasan sehat konsumsi kafein setiap hari adalah 200 mg.

Selain kafein, mengkonsumsi obat obatan berjenis diuretik seperti Furosemide atau Lasix berfungsi mengikat air berlebihan dalam tubuh. Menyebabkan seseorang tidak hanya wanita, pasien pria pun akan mengalami kondisi sering buang air kecil. Obat ini sering digunakan pada penderita gangguan jantung seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Penanganan Sering Buang Air Kecil pada Wanita

Setelah mengetahui berbagai penyebab seringnya buang air kecil pada wanita. Maka berikut informasi mengenai bagaimana penanganannya dengan singkat:

  • Lakukan Pemeriksaan

Apabila Anda memiliki berbagai gejala sering buang air kecil yang seperti tersebut di atas. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan. Pergilah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap dan mengetahui penyebab sering buang air kecil secara pasti.

Dengan mengetahui penyebab pasti, maka Anda akan dapat dengan mudah mencari tahu solusi beserta penanganan tepatnya. Dokter akan meresepkan antibiotik jika penyebab Anda sering berkemih adalah infeksi. Serta akan menyarankan terapi lain jika penyebabnya pun selain dari infeksi.

  • Senam Kegel

Senam kegel merupakan senam otot dasar panggul yang mudah untuk dilaksanakan. Hanya dibutuhkan konsistensi dan latihan yang terus menerus untuk mendapatkan manfaat dari senam kegel bagi wanita yang mengalami sering buang air kecil. Tidak perlu membayar mahal kartu anggota gym dan instruktur senam untuk melaksanakan senam kegel dengan mudah bagi wanita.

  • Melakukan Perubahan Pola Makan dan Menghindari Kafein

Mengubah pola makan dan menghindari kafein juga merupakan solusi yang tepat jika Anda ingin bebas dari sering buang kecil yang melelahkan. Jika saat ini berat badan Anda sedang berada pada kondisi berlebihan, laksanakan diet dengan sehat dan benar.

Hindari konsumsi kafein sementara waktu. Jika belum terbiasa, Anda dapat melakukan tapering off atau penurunan sedikit demi sedikit dosis kafein yang Anda konsumsi tiap harinya.

  • Akupunktur

Akupunktur merupakan sebuah terapi alternative komplementer yang dapat Anda coba untuk mengatasi gangguan sering buang air kecil. Terutama apabila penyebab penyakit Anda adalah adanya gangguan syaraf pada kandung kemih atau overactive bladder.

Jarum kecil akan digunakan untuk menekan titik persyarafan kandung kemih yang melemah. Sehingga fungsi perkemihan Anda akan mengalami perbaikan dan Anda dapat terbebas dari kondisi sering buang kecil yang tidak hanya melelahkan, namun juga menurunkan percaya diri Anda.

Demikian informasi mengenai terjadinya sering buang kecil pada wanita, penyebab dan penanganan tepatnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan salam sehat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *