invisible bg invisible ico

Apa saja Penyebab Vertigo dan Bagaimana Cara Penyembuhannya?

Apa saja Penyebab Vertigo dan Bagaimana Cara Sembuh dari Penyakit ini?Bagi sebagian orang pengetahuan mengenai penyebab vertigo dan penyembuhan dari gejala sakit kepala ini belum banyak diketahui. Padahal jenis sakit kepala ini mengancam sebagian dewasa dan lanjut usia di Indonesia.

Tidak sedikit kematian dapat terjadi akibat gejala vertigo berulang dan tidak mendapat penganan dengan baik. Berikut akan dibahas mengenai berbagai penyebab dan berbagai terapi yang dapat dilaksanakan untuk penyembuhan vertigo.

Berbagai Sebab dan Akibat dari Vertigo yang Penting Anda Ketahui

Rasa lelah dan tidak berdaya akan sering dialami oleh penderita sakit kepala dengan jenis vertigo. Sensasi diri sendiri atau lingkungan sekitar yang berputar secara tiba-tiba menyebabkan seseorang dengan vertigo akan mengalami kesulitan berdiri, berkeringat dingin, telinga berdenging disertai mata yang berputar hingga terjadi mual muntah.

Pada beberapa orang mengubah gerakan atau posisi kepala secara tiba-tiba dapat menjadi pemicu terjadinya gejala vertigo. Bahkan, untuk penderita gangguan vertigo yang parah melihat benda yang bergerak saja dapat menjadi pemicu gejala ini. Berbagai hal menjadi penyebab terjadinya vertigo adalah terganggunya syaraf vestibular yang berada di dalam telinga bagian tengah. Berikut adalah jenisnya:

  1. BPPV (Benign Paroxymal Positional Vertigo)

BPPV terjadi ketika terdapat timbunan kalsium yang menutup kanal telinga bagian dalam. Hal ini menyebabkan kegagalan syaraf vestibular untuk mengirimkan sinyal kepada otak untuk mengatur keseimbangan kepala dan tubuh manusia terhadap gaya gravitasi alam. Penyebab terjadinya timbunan kalsium ini tidak dapat diketahui dengan pasti, namun sebagian besar terjadi karena faktor usia.

  1. Infeksi dan Gangguan pada Telinga Dalam

Infeksi yang sering terjadi pada telinga dalam adalah infeksi syaraf vestibular dan labyrinthitis. Dapat disebabkan oleh virus influenza (flu) atau sinusitis, telinga yang terlalu lembab atau adanya luka dalam pada telinga. Merokok dan menghirup zat beracun juga dapat menjadi penyebab infeksi dan gangguan telinga dalam. Infeksi pada saluran telinga bagian dalam ini kemudian disebut juga sebagai Meniere disease.

Berbagai allergen (penyebab alergi) yang terdapat pada makanan, suhu maupun debu dapat pula menjadi penyebab terjadinya gangguan pada telinga dalam yang berujung pada vertigo.

  1. Riwayat Cedera pada Area Kepala

Riwayat jatuh atau cedera kepala akibat hantaman atau pukulan dapat menjadi penyebab terjadinya vertigo. Cedera yang terjadi pada area kepala dapat mengenai persyarafan telinga sebagai pusat dari keseimbangan tubuh.

Sangat penting untuk selalu melindungi bagian kepala saat berkendara untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan akibat cedera dan trauma area kepala.

  1. Riwayat Stroke atau Tumor pada Otak

Perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua tipe stroke yang dapat terjadi pada seseorang. Yakni stroke perdarahan, yang terjadi akibat pecah pembuluh darah di dalam otak, yang dapat menyebabkan berbagai masalah dalam fungsi persyarafan pada area tubuh yang lain bahkan kematian.

Tipe kedua adalah stroke sumbatan, yakni tersumbatnya pembuluh darah di otak akibat tumpukan kolesterol. Tipe stroke inilah yang menjadi penyebab terumum vertigo pada lansia. Tersumbatnya aliran darah menuju pusat persyarafan di otak kecil (cerebellum) akan mengganggu fungsi organ otak ini dalam menjaga keseimbangan tubuh terhadap gravitasi. Sebesar 10% penderita stroke tipe sumbatan dapat mengalami gejala vertigo.

  1. Efek Samping dari Obat-obatan Jangka Panjang

Beberapa obat-obatan dapat bersifat ototoksik atau merusak persyarafan pada telinga bagian dalam. Jenis obat tertentu bahkan dapat pula menyebabkan tuli baik bersifat sementara maupun permanen/menetap. Antara lain adalah jenis obat aminoglikosida atau antibiotik untuk membunuh infeksi bakteri, jenis NSAID (anti peradangan), obat anti malaria serta beberapa jenis obat-obatan tetes telinga topikal dapat bersifat ototoksik.

Gunakanlah obat dengan baik dan benar sesuai dengan dosis yang telah diberikan oleh dokter Anda, untuk mencegah berbagai komplikasi kesehatan yang tidak Anda inginkan.

  1. Riwayat Sakit Kepala Lain

Vertigo dapat disebabkan oleh sakit kepala yang lain yakni migrain. Migrain adalah jenis sakit kepala yang berdenyut, dan secara umum terjadi pada salah satu sisi kepala. Penderita migrain akan beresiko pula untuk mengalami vertigo.

Vertigo yang tidak segera ditangani dapat berakibat sulitnya seseorang dalam melakukan aktivitas harian secara normal, kehilangan pendengaran, bahkan seseorang dengan vertigo dapat beresiko patah tulang hingga kematian karena vertigo yang terjadi saat berkendara dapat mengakibatkan kecelakaan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Kesembuhan dari Vertigo

Dokter akan meresepkan berbagai obat-obatan yang membantu Anda untuk mengurangi gejala vertigo. Selain bergantung pada obat-obatan, Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini untuk mengurangi terjadinya vertigo yang kambuh:

  1. Terapi Fisik

Salah satu terapi fisik yang dapat dilaksanakan dan terbukti dalam mengatasi gejala vertigo adalah terapi rehabilitasi vestibular. Anda dapat mendapatkan manfaat dari terapi ini dengan bantuan terapis syaraf dan Dokter Spesialis Neurologis.

Gerakan umum yang dilaksanakan pada tahapan awal antara lain gerakan berbaring – duduk dan berdiri. Kemudian dilanjutkan dengan gerak koordinasi kepala – mata, serta gerakan keseimbangan berdiri di atas satu kaki.

Terapi ini memiliki efek positif selain penguatan gerak dan fleksibilitas tubuh, juga membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh. Menurunkan nyeri serta membantu apabila Anda juga mengalami kesulitan untuk tidur.

  1. Canalith Repositioniong Procedure (CRP)

Beberapa gerakan maneuver kepala yang terarah dan dalam pengawasan dokter, dapat membantu pengeluaran canalith atau kalsium yang menumpuk dalam rongga telinga tengah sebagai penyebab terjadinya vertigo. Konsultasikan selalu dengan dokter jika Anda menginginkan terapi ini untuk mengatasi gejala vertigo.

  1. Menghindari Stres

Stres dapat menjadi pemicu terjadinya vertigo. Karena dalam kondisi stres, fungsi imunitas akan menurun sehingga seseorang dapat dengan mudah mengalami berbagai infeksi maupun peradangan, tidak terkecuali pada organ telinga. Hal ini berarti keberhasilan menghindari stres akan membantu penyembuhan vertigo

Cara mudah mengurangi stres adalah dengan melaksanakan olahraga ringan seperti yoga, menggunakan aromaterapi dan milikilah waktu untuk bersantai dan  rekreasi meski tidak banyak.

  1. Menjaga Diet Sehat Seimbang dan Rendah Kolesterol

Tingginya kadar kolesterol dalam darah menjadi salah satu penyebab stroke sumbatan yang kemudian dapat memicu terjadinya gejala vertigo. Menjaga diet sehat dan seimbang serta rendah kolesterol dapat menjadi salah satu upaya.

Cara mudah yakni mengganti menu makanan harian yang lebih sering dimasak dengan proses menggoreng menjadi merebus dan meng-kukus. Mengganti konsumsi lemak hewan seperti daging dengan lemak nabati seperti kacang-kacangan maupun sayuran sehat. Produk makanan berbahan dasar kedelai seperti susu kedelai dapat menjadi pilihan Anda untuk diet rendah kolesterol.

  1. Mengurangi Asupan Garam

Jika Anda seorang penderita Meniere disease atau terdapat infeksi pada salurang telinga tengah Anda. Kurangilah asupan garam yang berasal dari makanan yang mengandung tinggi natrium seperti makanan instan, snack dan kripik gurih maupun yang bersumber dari berbagai makanan cepat saji.

Batasan asupan dan penggunaan garam yang disarankan oleh pakar diet dan kesehatan bagi penderita penyakit ini adalah kurang dari 1500 – 2000 mg per hari. Selain garam mengurangi asupan kafein, coklat, pemanis berlebih serta alkohol direkomendasikan dalam menu sehat Meniere disease.

Demikianlah informasi mengenai penyebab dan bagaimana mendapatkan kesembuhan dari gejala vertigo. Vertigo dapat terjadi kapan dan ketika Anda berada di mana saja, sehingga selalu sediakan obat pada saku baju atau tas yang Anda bawa. Ingat selalu untuk menggunakan alat pengaman ketika berkendara baik berupa helm ketika berkendara motor maupun sabuk pengaman ketika Anda mengendarai mobil. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *