invisible bg invisible ico

Adakah Cara Mudah Mengatasi Telinga yang Tersumbat?

Adakah Cara Mudah Mengatasi Telinga yang Tersumbat?Telinga tersumbat dapat disebabkan oleh berbagai sebab, termasuk diantara penyebab telinga tersumbat adalah pilek, alergi, infeksi dan tumpukan serumen atau kotoran telinga. Selain membahas berbagai penyebab telinga tersumbat, artikel ini akan membahas pula berbagai cara mengatasi telinga tersumbat sesuai dengan penyebabnya.

Berbagai Penyebab Telinga Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Berbagai faktor dapat menjadi penyebab telinga tersumbat. Penyakit maupun kebiasaan yang kurang menjaga kebersihan telinga adalah salah satu penyebabnya. Berikut penjelasan singkat mengenai berbagai faktor penyebab telinga tersumbat

  1. Pilek dan Flu

Tentu Anda heran, bagaimana pilek dan flu yang letak penyakitnya ada di hidung dapat menyebabkan sumbatan pula di telinga. Hal ini terjadi karena secara anatomi hidung dan telinga dihubungkan oleh sebuah saluran yang disebut dengan tuba eustachius.

Ketika pilek atau flu, kondisi saluran hidung sedang meradang. Sehingga permukaan tuba eustachius ikut mengalami peradangan dan sedikit pembengkakan. Sehingga fungsinya untuk menjaga tekanan udara di dalam telinga ikut terganggu. Ketika flu atau pilek Anda kan merasakan sumbatan. Dan hal ini akan menghilang seiring dengan sembuhnya pilek atau flu.

Cara mudah untuk meredakan pilek adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Memenuhi kebutuhan tubuh dengan nutrisi optimal, sehat dan seimbang serta tambahan suplemen dan vitamin. Menggunakan uap panas juga mampu melegakan hidung tersumbat sehingga secara tidak langsung telinga yang tersumbat pun akan terasa lega.

  1. Sinusitis

Sinusitis merupakan sebuah kondisi terjebaknya lendir di dalam rongga-rongga sinus pada area wajah. Lendir ini kemudian menjadi sarang infeksi karena tidak dapat dikeluarkan dari hidung. Akibat adanya tumpukan lendir ini juga menyebabkan perbedaan tekanan udara pada telinga bagian dalam.

Rasa sumbatan ketika Anda mengalami sinusitis dapat diredakan dengan melakukan tiga langkah cepat. Langkah pertama pencet hidung hingga tidak melakukan proses bernafas. Kemudian tutuplah mulut dan langkah terakhir hembuskan nafas menuju hidung yang tertutup.

Udara yang Anda hembuskan akan terkirim ke telinga tengah. Sehingga rasa sumbatan akan menghilang, dan tekanan dalam telinga akan menyesuaikan dengan tekanan udara di luar tubuh.

  1. Infeksi Telinga

Untuk kasus infeksi telinga, tidak hanya rasa tersumbat yang akan Anda rasakan. Nyeri, demam, kepala berkunang hingga gejala vertigo dapat timbul ketika terjadi infeksi dan peradangan pada telinga dalam.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk menyelesaikan masalah infeksi pada telinga Anda. Biasanya obat yang akan diberikan adalah selain obat anti nyeri, dokter juga dapat memberikan obat berupa antibiotik tetes atau antibiotik yang diminum.

Pemberian obat tetes yang salah dan tidak sesuai dengan dosisnya justru dapat merusak gendang telinga dan menjadi penyebab tuli. Selalulah berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat obatan telinga.

  1. Alergi

Seperti halnya ketika terjadi pilek. Pada kondisi alergi, mukosa atau permukaan kulit dalam saluran hidung akan membengkak. Menyebabkan ketidak lancaran dari sirkulasi udara di dalam telinga dan di luar tubuh. Rasa sumbatan pada telinga akan Anda rasakan selain tanda alergi lain seperti gatal dan kemerahan, serta bengkak pada area wajah.

Mengatasi alergi harus sesuai dengan penyebabnya. Jika alergi terhadap makanan, maka hindari konsumsi bahan makanannya, lakukan penanganan pertama seperti konsumsi air kelapa muda atau meminum obat anti alergi yang mengandung antihistamin seperti CTM.

Untuk reaksi alergi yang terjadi akibat konsumsi obat-obatan, segera menuju ke pusat layanan kesehatan untuk mendapatkan suntikan ephinephrin. Suntikan ini akan dengan segera dan cepat meredakan berbagai reaksi alergi yang dapat mengancam jiwa.

  1. Telinga yang Kotor

Seperti halnya lubang hidung, pada lubang telinga diciptakan Tuhan dengan berbagai asesoris pelengkap seperti bulu dan rambut halus yang berfungsi menyaring serta melembabkan udara yang masuk. Sehingga kotoran atau serumen telinga dapat terkumpul dalam lubang telinga baik kiri dan kanan. Kotoran ini akan menutup lubang sehingga Anda akan merasakan sumbatan pada telinga.

Serumen telinga dapat dikeluarkan dengan mandiri menggunakan alat pembersih telinga bukan dengan cotton bud namun dengan sendok khusus yang sebenarnya hanya boleh dilaksanakan oleh tenaga medis. Karena, penggunaan alat ini tanpa pengawasan yang benar justru dapat beresiko terhadap terjadinya luka dan infeksi dalam telinga. Kunjungi dokter THT sekurangnya setiap 6 bulansekali untuk melaksanakan pengecekan terhadap kondisi serumen dan kesehatan telinga Anda.

Membersihkan telinga terlalu sering justru merupakan kebiasaan yang kurang baik untuk dilaksanakan. Adanya serumen merupakan salah satu tanda telinga kita terlindungi dengan baik. Membersihkan terlalu sering dapat merusak kondisi bulu halus pada lubang telinga. Resiko infeksi akan dengan mudah terjadi. Laksanakan pembersihan lubang telinga secara mandiri maksimal sekali dalam seminggu.

  1. Benda Asing dalam Telinga

Tidak jarang terdapat benda asing yang masuk ke dalam telinga dan dapat menjadi sumbatan. Hal ini lebih sering terjadi pada anak-anak, karena rasa penasaran yang tinggi sehingga berbagai macam mainan atau biji-bijian dimasukkan ke dalam lubang telinganya.

Untuk mengeluarkan sumbatan yang diakibatkan oleh masuknya benda asing ini, Anda harus menuju pusat pelayanan kesehatan. Karena mengeluarkan sendiri justru dapat membuat masalah baru yang dapat pula menyebabkan resiko terjadinya luka dan infeksi pada telinga.

Hewan atau binatang kecil juga dapat memasuki telinga. Menyebabkan suara yang berisik, serta rasa adanya sumbatan pada telinga. Mengeluarkan hewan dari lubang telinga juga tidak mudah, karena apabila hewan terusik justru dapat menggigit dan melukai telinga.

Cara alami yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan meneteskan minyak atau obat oles herbal seperti minyak tawon ke dalam lubang telinga. Tunggu selama beberapa menit, sambil memposisikan badan dengan berbaring. Hewan dapat keluar dengan sendiri dan tidak akan melukai telinga Anda dan anggota keluarga.

Menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci untuk menghindari telinga kemasukan hewan atau binatang kecil lainnya. Menghindari makan di atas tempat tidur, serta membersihkan tempat tidur setiap hari adalah wajib untuk dilakukan jika Anda tidak ingin telinga Anda maupun anggota keluarga kemasukan hewan.

Bagaimana Membersihkan Telinga dengan Benar?

Kotoran dalam telinga merupakan hasil alami kelenjar minyak dalam liang telinga. Berfungsi menangkap debu serta menahan telinga kemasukan air. Kotoran telinga dalam jumlah sedikit tidak akan menyebabkan gangguan. Namun kotoran yang berlebihan dapat menjadi penyebab telinga tersumbat bahkan tidak dapat mendengar dengan jelas.

Penggunaan cotton bud, kapas yang dijepit dengan klip atau bahkan menggunakan jepit rambut dapat beresiko merusak organ penting di dalam telinga, yakni gendang telinga. Kotoran yang harusnya bisa dikeluarkan bahkan malah semakin terdorong ke dalam liang telinga. Menimbulkan sumbatan dan memicu infeksi telinga dalam.

Cara yang benar adalah dengan menggunakan obat tetes pelunak serumen, baby oil, cairan gliserin maupun cairan hydrogen preroksida atau H2O2. Teteskan cairan tersebut secukupnya ke dalam liang telinga. Setelah dua atau tiga hari kotoran telinga akan melunak.

Setelah 2 – 3 hari kemudian teteskan air hangat ke dalam telinga. Miringkan kepala ke arah sebaliknya sehingga air dapat membawa keluar kotoran yang melunak. Gunakan tissue kering untuk menyerap kotoran yang keluar dari telinga dan buang pada tempat sampah tertutup.

Demikian informasi mengenai cara mudah mengatasi telinga tersumbat yang sesuai dengan penyebabnya. Serta sedikit tambahan informasi mengenai cara membersihkan telinga dengan benar. Semoga artikel ini bermanfaat .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *