invisible bg invisible ico

10 Keluhan Ibu Hamil yang Harus Diwaspadai

10 Keluhan Ibu Hamil yang Harus DiwaspadaiKeluhan pada ibu hamil menjadi hal yang perlu diwaspadai. Pasalnya masa kehamilan adalah masa di mana keluhan yang dirasakan oleh ibu hamil memiliki dampak dan resiko yang dapat membahayakan janin yang dikandung.

Sebenarnya munculnya keluhan-keluhan yang dirasakan oleh ibu hamil adalah hal yang wajar karena terjadi perubahan pada kondisi tubuh, terutama untuk wanita yang baru pertama kali mengandung. Namun bagaimana jika ternyata keluhan yang dirasakan oleh ibu hamil disebabkan karena proses yang tidak normal tubuh? Untuk itulah, alangkah baiknya apabila ibu hamil mengetahui beberapa keluhan yang paling sering dirasakan saat hamil serta keluhan seperti apa yang harus diwaspadai.

Keluhan Ibu Hamil dan Hal yang Harus Diwaspadai

Keluhan yang dialami oleh ibu hamil memang menjadi hal wajar karena terjadi perubahan pada butuh. Untuk itu, berikut adalah beberapa keluhan normal selama masa kehamilan serta pada waktu seperti apa keluhan tersebut harus diwaspadai.

  1. Mual dan Tidak Nafsu Makan

Mual dan hilangnya nafsu makan merupakan sebuah proses normal pada masa kehamilan yang dalam bahasa kedokteran disebut emesis gravidarum. Biasanya keluhan yang dirasakan ibu hamil ini terjadi pada 9 – 12 minggu pertama kehamilan. Keluhan berupa mual dan hilangnya nafsu makan akan menghilang saat memasuki minggu ke 16.

Adapun hal yang harus diwaspadai saat merasakan keluhan ini adalah apabila si ibu muntah dan mual secara berlebihan. Hal ini karena cairan tubuh otomatis akan berkurang. Untuk mengatasinya, dianjurkan mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak cairan seperti jambu, semangka, dan melon. Namun apabila si ibu tetap muntah dan mual, maka dibutuhkan perawatan medis agar ibu dan janin tetap mendapatkan asupan cairan tubuh yang cukup. (baca juga: benarkah mual muntah saat hamil pertanda janin sehat?)

  1. Meriang

Keluhan ibu hamil yang selanjutnya adalah merasakan meriang. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan hormonal tubuh karena peningkatan aliran darah pada permukaan kulit. Ini merupakan keluhan normal yang akan dirasakan oleh wanita yang hamil.

Adapun hal yang harus diwaspadai adalah saat ibu merasakan meriang dan dingin di sekujur tubuh bahkan hingga mengigil. Untuk penanganan pada keluhan ini, segera ukur suhu tubuh ibu hamil dengan termometer. Apabila suhu tubuh mencapai 34 derajat, segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

  1. Perubahan Emosional Drastis

Perubahan emosi yang terjadi secara drastis akan selalu dialami oleh ibu hamil. Perubahan emosi atau mood dapat terjadi dengan sangat cepat dari mulai bahagia, sedih, menangis, stress, dan sebagainya. Hal ini terjadi akibat perubahan hormonal, sama persis dengan saat seorang wanita akan menstruasi.

Sebagai proses normal, tak ada hal yang perlu diwaspadai dari perubahaan mood tersebut. Namun saat ibu hamil merasakan stress berlebih, jangan sekalipun memberikan obat penenang karena dapat menganggu kondisi ibu hamil serta bayi yang dikandungnya.

  1. Mengidam

Ada dua faktor yang menyebabkan ibu hamil mengidam. Pertama adalah kurangnya asupan tertentu pada tubuh yang secara otomatis membuat seorang ibu hamil ingin mengkonsumsi makanan tertentu pula. Misalnya ibu hamil yang ingin makanan pedas dan masam, maka kebutuhan asupan vitamin C dalam tubuh kurang. Untuk faktor kedua, berhubungan dengan sisi emosi di mana ibu hamil ingin lebih diperhatikan oleh suaminya.

  1. Perut Merasakan Denyutan

Saat usia kehamilan ibu menyentuh minggu ke 16, ibu hamil mengalami keluhan berupa denyutan pada bagian kiri atau kanan perut. Hal ini terjadi karena ukuran rahim yang membesar serta terjadi peregangan otot di dinding rahim. Sensasi denyutan juga akan dirasakan pada posisi tertentu seperti jongkok, bangun tidur, dan sebagainya.

Hal yang harus diwaspadai adalah ketika si ibu mengalami denyutan yang sangat sering. Terlebih apabila ternyata denyutan tersebut ditandai dengan keluar darah pada jalan lahir bayi. Saat merasakan ini, berarti terjadi hal yang tidak normal pada kandungan.

  1. Pendarahan

Mengenai keluhan ibu hamil selanjutnya adalah pendarahan dari mulut rahim. Ada beberapa penyebab terjadinya pendarahan yakni kanker mulut rahim, keguguan, lecetnya mulut rahim, dan tidak normalnya polip mulut rahim.

Pendarahan adalah masalah yang serius, terutama apabila ternyata usia kandungan masih jauh dari 9 bulan. Untuk mengatasi masalah ini, satu-satunya jalan keluar adalah membawa ibu ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

  1. Belum Ada Tanda Bayi Bergerak

Keluhan lain yang juga sering dirasakan oleh ibu hamil adalah tak ada gerakan bayi pada perut. Padahal biasanya, bahkan setiap hari, saat bayi dalam kandungan sudah besar, akan terasa gerakan atau denyutan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mengapa tak ada tanda-tanda bayi bergerak.

Pertama, dinding perut ibu yang terlalu berlemak. Hal ini sangat mempengaruhi rasa denyutan bayi yang dikandung. Berbeda dengan ibu yang memiliki dinding perut tipis, gerakan bayi akan sangat terasa.

Faktor kedua adalah ibu hamil kurang mengetahui bagaimana sensasi pergerakan bayi di dalam perut. Sebagai informasi, pegerakan bayi dapat dirasakan berupa rasa keram pada bagian perut bawah, perasaan perut bergelembung, hingga rasa berat pada bagian panggul.

Hal yang harus diwaspadai dari keluhan yang dialami ibu hamil ini adalah saat usia bayi sudah hampir 9 bulan namun tidak terjadi gerakan atau tanda-tanda bayi bergerak sama sekali. Apabila dalam waktu lama masih belum ada tanda-tanda pergerakan bayi, maka jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kandungan ke dokter.

  1. Kulit Gatal

Peregangan kulit dada dan perut akan terjadi pada masa kehamilan. Peregangan tersebut akan menimbulkan sensasi gatal di area kulit. Sangat tidak disarankan untuk menggaruk kulit secara berlebihan terumata pada area perut dan dada. Mengapa? Karena hal tersebut dapat menyebabkan munculnya stretch mark yang nantinya membekas meskipun bayi sudah lahir.

  1. Keram Kencang

Saat usia kehamilan memasuki bulan ke 7 hingga 9, biasanya ibu hamil akan mengalami keram di area perut bawah. Keram kencang tersebut akan menimbulkan apa yang dinamakan dengan Braxton Hicks atau kontraksi palsu. Untuk keluhan berupa kontraksi palsu, biasanya dapat dihilangkan dengan cara berjalan-jalan atau beraktifitas.

Adapun kontraksi yang perlu diwaspadai adalah saat kontraksi sering terjadi bahkan muncul darah serta air dari jalan lahir. Untuk usia kandungan 9 bulan, hal ini berarti tanda-tanda persalinan sudah terjadi. Namun bagaimana apabila usia kandungan masih 7 bulan? Kemungkinan terjadi sesuatu yang abnormal sehingga disarankan untuk pergi ke dokter.

  1. Sakit Pinggang

Keluhan ibu hamil yang selanjutnya adalah munculnya nyeri berlebih pada pinggang. Pada kondisi kehamilan normal, ini adalah proses wajar karena di dalam perut telah tumbuh janin bayi yang mulai membesar. Untuk mengatasi rasa nyeri tersebut, ibu dapat menggunakan bantal empuk untuk bersandar. Selain itu, berikan pijatan-pijatan lembut di area punggung agar rasa nyeri hilang.

Hal yang perlu diwaspadai adalah saat sakit punggung tersebut ternyata bukan disebabkan karena adanya bayi di dalam tubuh melainkan penyakit lain. Contoh penyakit yang menimbulkan nyeri di punggung adalah batu ginjal. (baca juga: hal yang perlu diketahui saat hamil 7 minggu)

Itulah beberapa macam keluhan ibu hamil serta kondisi di mana keluhan tersebut harus diwaspadai. Pada masa kehamilan pertama, mencukupi asupan gizi menjadi hal paling penting agar janin tumbuh sehat. Namun apabila terjadi keluhan yang sangat menganggu ibu dan terjadi secara tidak normal, sangat disarankan untuk pergi ke dokter kandungan demi mendapatkan perawatan. Semoga bermanfaat .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *