invisible hit counter

Tanaman Toga dan Manfaatnya, Wajib Ada di Kebun Anda!

Tanaman Toga dan Manfaatnya, Wajib Ada di Kebun Anda!Seiring dengan banyaknya penyakit akibat konsumsi berlebihan dari zat kimia buatan, slogan “kembali ke alam” kian gencar digalakkan, yang membuat banyak orang kembali melirik tanaman toga dan manfaatnya. Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga, yakni jenis-jenis tanaman yang dapat dibudidayakan di pekarangan atau halaman rumah dan dimanfaatkan oleh orang-orang sebagai obat-obatan tradisional. Penggunaan tanaman sebagai obat herbal telah berlangsung konon sejak zaman nenek moyang kita, sekitar tahun 2500 sebelum Masehi. Bahkan, penggunaan tanaman sebagai obat dilakukan tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di luar negeri seperti misalnya di Mesir kuno.

Indonesia memiliki banyak sekali jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, konon jenis tanaman obat yang ada di negeri ini mencapai hampir 1000 jenis. Sebagian kecil dari jenis tanaman tersebut telah mendapatkan perhatian dari para ahli, dan melalui penelitian yang dilakukan, telah terbukti bahwa jenis tanaman tersebut berkhasiat sebagai obat tradisional. Bahkan, beberapa di antaranya telah diolah menjadi obat yang dapat kita beli secara bebas.

Berikut Macam-Macam Tanaman Toga dan Manfaatnya, Sudahkah Anda Menanamnya di Rumah?

Selain harganya yang murah dan relatif mudah dibudidayakan (bahkan beberapa di antara tanaman obat yang kita kenal banyak yang dapat tumbuh liar), tanaman obat juga relatif tidak menimbulkan efek samping yang berat bagi kesehatan kita, berbeda dengan obat-obatan buatan pabrik. Berikut adalah beberapa tanaman toga dan manfaatnya yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, siapa tahu Anda tertarik untuk menanamnya di pekarangan rumah Anda.

  • Seledri

Tanaman seledri memiliki nama latin Apium graveolens L. dan biasanya digunakan sebagai penyedap masakan. Namun ternyata, seledri juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat karena kandungan vitamin A, B, C, mineral, kalium, dan zat besi yang ada di dalamnya. Kandungan kalori dalam seledri sangat rendah, hanya sekitar 16 kalori per 100 gram. Khasiat daun seledri antara lain untuk meningkatkan nafsu makan (mungkin karena ketika ditambahkan dalam masakan, masakan tersebut menjadi lebih sedap).

Selain itu seledri dipercaya dapat meringankan asma, diabetes, dan masalah pada sendi. Khasiat yang lain juga untuk menurunkan tekanan darah tinggi, pencegah pembentukan batu di kantung empedu, membuat pikiran lebih rileks, dan mencegah kanker. Seledri juga dapat mencegah timbulnya kerutan pada wajah. Cara membuat masker wajah dari seledri sangat mudah. Iris kecil-kecil seledri lalu masukkan ke air mendidih selama 15 menit. Setelah harum, buang daunnya dan simpan airnya di lemari es. Gunakan air tersebut sebagai masker pada malam hari sebelum tidur.

  • Belimbing wuluh

Belimbing wuluh termasuk dalam tanaman toga dan manfaatnya pun sangat besar. Belimbing wuluh sering disalahartikan sebagai belimbing. Pada kenyataannya belimbing wuluh tidak sama dengan belimbing. Belimbing wuluh sering disebut dengan belimbing sayur, karena banyak digunakan oleh para ibu sebagai bahan masakan. Beberapa khasiat belimbing wuluh antara lain untuk mengatasi sariawan, menjaga tekanan darah agar tidak naik, dan mengurangi jerawat. Beragam penyakit pun dapat diredakan dengan konsumsi belimbing wuluh, antara lain sakit gigi dan batuk berdahak.

Untuk mengurangi jerawat cukup dengan menggunakan 3 buah belimbing wuluh yang masih segar. Cuci bersih belimbing wuluh tersebut, lalu parut dan tambahkan sedikit garam. Tempelkan hasil parutan tersebut pada area wajah yang berjerawat sebanyak dua kali dalam sehari.

  • Daun kelor

Anda mungkin sudah akrab dengan peribahasa yang mengatakan “dunia tidak selebar daun kelor”, yang merujuk pada ukuran daun kelor yang mungil. Namun jangan salah, daun kelor termasuk dalam salah satu jenis tanaman toga dan manfaatnya berbanding terbalik dengan ukuran daunnya yang kecil.

Anda dianjurkan untuk selalu menyediakan daun kelor di rumah karena tanaman ini dipercaya dapat menurunkan demam dan mengobati panas dalam. Selain itu, daun kelor diyakini dapat menjaga daya tahan tubuh, memelihara metabolisme, menjaga nilai normal kolesterol dalam tubuh, memelihara kesehatan liver dan ginjal, serta melancarkan pencernaan.

Tidak hanya digunakan sebagai tanaman obat, daun kelor juga dapat dimanfaatkan untuk menambah kandungan nutrisi dalam tubuh. Hal ini karena dalam daun kelor terdapat protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, choline, zat besi, dan kalsium. Sehingga, daun kelor dapat digunakan untuk mencegah pendarahan gusi, membuat rambut dan kulit sehat dan berkilau, mencegah gangguan penglihatan, dan mencegah timbulnya fatty liver (penumpukan lemak pada hati). Selain itu, anemia dan osteporosis juga dapat dicegah dengan konsumsi rutin dari daun kelor.

  • Kangkung

Kangkung adalah tanaman yang banyak tumbuh di kawasan berair. Tanaman ini banyak sekali ditemukan di berbagai daerah di kawasan Asia, terutama Indonesia. Umumnya, kangkung dimasukkan dalam kategori sayur-sayuran bernutrisi tinggi (mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, fosfor, dan zat besi) sehingga diolah menjadi berbagai jenis masakan. Kangkung juga mengandung omega 3 yang baik bagi otak, sehingga ibu hamil dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi kangkung agar otak janin dapat berkembang dengan optimal.

Seperti bayam, hampir seluruh bagian tanaman kangkung dapat dimakan, selain daun juga batangnya. Tidak hanya dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat, kangkung pun dapat digunakan sebagai tanaman toga dan manfaatnya pun tidak kalah dari jenis tanaman toga lainnya. Kandungan vitamin C dalam kangkung membuatnya dapat meredakan sariawan dan gusi berdarah. Kangkung juga mengandung zat antiseptik alami, sehingga jika Anda sedang sakit gigi, mengunyah kangkung dapat membantu meringankan sakit gigi Anda.

  • Jahe

Tanaman jahe sudah sangat kita kenal sebagai tanaman toga dan manfaatnya pun sudah tidak asing lagi. Jahe dapat dengan mudah tumbuh di mana saja, sehingga dapat dibudidayakan dengan mudah. Jahe mengandung minyak atsiri zingiberena, resin pahit, singiberol, filandrena, bisabolena, kurkumen, dan gingerol. Jahe biasanya digunakan sebagai penyedap masakan, sehingga tidak heran jika jahe berkhasiat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, jahe dapat diolah menjadi minuman yang memberi efek hangat di badan, meredakan perut kembung, batuk, pilek, dan sakit kepala.

  • Kencur

Tanaman kencur termasuk dalam jenis rempah-rempah yang banyak tumbuh di Indonesia, terutama di daerah dataran rendah. Kulit luar kencur berwarna cokelat, sementara daging buahnya lunak, berwarna putih, dan tidak berserat. Menanam kencur relatif mudah. Asalkan mendapat cukup sinar matahari, kencur dapat tumbuh di pekarangan maupun di pot.

Kencur termasuk dalam tanaman toga dan manfaatnya sangat besar terutama untuk mengobati radang lambung, radang telinga, meredakan tanda dan gejala flu dan melancarkan haid. Hal ini karena kandungan mineral dan minyak atsiri yang terdapat pada kencur. Rasa kencur yang khas juga dapat menambah nafsu makan apabila ditambahkan dalam masakan.

Demikian sedikit dari tanaman toga dan manfaatnya yang dapat kami ulas dalam artikel ini. Masih banyak lagi tanaman obat yang lainnya seperti lengkuas, kunyit, temu ireng, temu lawak, pegagan, brotowali yang memiliki manfaat masing-masing. Selamat menanam tanaman obat di pekarangan rumah Anda dan rasakan khasiatnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *