invisible hit counter

Pilihan Alternatif Obat Batuk Pilek untuk Bayi

Pilihan Alternatif Obat Batuk Pilek untuk BayiBanyak orangtua yang mencari obat batuk pilek untuk bayi. Hal ini tidak mengherankan, karena hampir semua orang pernah mengalami sakit batuk dan pilek. Tidak terkecuali pada bayi mungil. Menurut penelitian, anak – anak akan 10 kali menderita sakit batuk dan pilek dalam satu tahun. Jadi, setiap anak dan bayi memang rentan terkena penyakit batuk dan pilek yang mengganggu ini.

Sulitnya, sistem tubuh bayi dan orang dewasa tidaklah sama. Tidak semua hal yang diberikan kepada bayi dapat diterima oleh sistem tubuh bayi. Atau tidak semua obat yang aman dikonsumsi oleh orang dewasa ternyata aman juga dikonsumsi oleh bayi. Maka, obat batuk pilek untuk bayi menjadi pengetahuan yang banyak dicari oleh orangtua.

Obat Batuk Pilek untuk Bayi yang Dapat Anda Lakukan Atau Berikan

Kebanyakan sakit batuk dan pilek akan sembuh dalam waktu 7-10 hari. Dan tidak ada obat batuk pilek yang dapat menyembuhkan penyakit ini dengan cepat. Tujuan pengobatan dan terapi dari sakit batuk dan pilek ialah menghilangkan gejala, sehingga bayi tidak terlalu terganggu oleh gejala flu. Waktu merupakan obat yang paling baik untuk membuat virus dan kuman mati sehingga penyakit flu akan sembuh.

Dibawah ini merupakan hal yang dapat menjadi obat batuk pilek untuk bayi yang direkomendasikan oleh dokter spesialis anak dari universitas terkemuka di Amerika:

  1. Air / Pemberian Cairan

Memastikan bayi tidak jatuh ke dalam keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi merupakan tugas orangtua yang utama dalam menghadapi anak mereka yang sakit. Keadaan dehidrasi sangat berbahaya dan dapat menghambat penyembuhan sakit batuk dan pilek pada bayi. Berikan cairan yang biasa mereka minum. Untuk bayi di bawah 6 bulan, pastikan mereka mendapat ASI yang cukup. Untuk bayi dengan usia lebih besar, berikan minuman yang biasa mereka minum; entah ASI, susu formula, jus atau air putih. Namun jangan berikan air putih terlalu banyak pada bayi di bawah umur 6 bulan, karena dapat merusak ginjal.

Banyak mitos yang mengatakan bahwa pemberian susu saat anak batuk pilek akan menambah produksi ingus atau dahak. Perlu ditekankan bahwa itu adalah mitos yang salah. Jadi, tetaplah berikan susu pada bayi Anda.

  1. Madu

Obat batuk pilek untuk bayi yang dapat Anda berikan adalah pemberian madu. Namun, madu tidak dapat diberikan pada bayi berumur kurang dari 1 tahun karena dapat menyebabkan penyakit botulisme yang berbahaya. Untuk anak usia 1 – 5 tahun berikan setengah sendok teh madu. Lebih baik madu langsung dimakan dari sendok. Bila mau, dapat juga dicampurkan dengan air putih. Madu mempunyai efek melegakan dan meringankan gejala batuk.

  1. Istirahat

Bayi senang bermain. Kegiatan bermain ini akan banyak menguras energi mereka. Salah satu obat batuk pilek untuk bayi yang dapat dilakukan oleh orangtua ialah memberikan waktu istirahat yang cukup. Dengan istirahat yang cukup, anak dapat menyimpan energinya untuk melawan infeksi yang sedang menyerang tubuhnya. Jadi, pada saat pilek dan batuk menyerang, jangan bangunkan bayi dan mengajaknya bermain, namun berikan waktu tidur dan istirahat yang cukup.

  1. Melembapkan Udara

Udara yang lembap dengan uap air akan membantu melegakan hidung bayi dn membuatnya lebih nyaman untuk bernapas. Di luar negeri, banyak dijual alat pelembap udara atau air humidifier. Sayangnya alat tersebut kurang lazim di Indonesia. Bila mau, uap air dapat didapatkan dari air yang mendidih. Caranya mudah, yaitu didihkan air hingg matang, lalu taruh air panas tersebut di bak mandi atau di kamar dengan pintu tertutup. Biarkan uap air memenuhi udara di ruangan, lalu ajaklah bayi Anda ke dalam kamar tersebut untuk ia hirup.

Artikel mengenai hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk pilek pada bayi ini berlanjut ke halaman 2. Jangan biarkan buah hati Anda menderita karena batuk dan pilek.

1 2Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *