invisible hit counter

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang yang Perlu Diwaspadai

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang yang Perlu DiwaspadaiKita semua pasti pernah mengalami berbagai keluhan sakit kepala dan ingin mengetahui penyebabnya, termasuk penyebab sakit kepala bagian belakang. Sakit kepala memang bukanlah keluhan yang jarang ditemui, sebagian besar penyakit yang menyerang tubuh kita dapat menimbulkan keluhan berupa sakit kepala. Sakit kepala sendiri dapat timbul pada seluruh bagian kepala maupun terlokalisir seperti hanya pada bagian belakang kepala. Penyebab sakit kepala ini juga bermacam-macam, mulai dari penyebab yang ringan seperti akibat ketegangan otot, akibat tekanan darah tinggi maupun penyebab lain yang berbahaya seperti gejala tumor otak. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan, mengingat begitu banyak penyakit yang bisa menyebabkan Anda mengalami sakit kepala. Di dalam artikel ini kita akan membahas beberapa penyebab nyeri kepala bagian belakang dan juga apa saja gejala tumor otak.

Kenali Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang dan Cara Mengatasinya!

Sakit kepala bagian belakang merupakan gejala yang sangat umum ditemui di dalam dunia kesehatan dan kurang begitu spesifik jika harus menegakkan suatu diagnosis hanya dengan menggunakan gejala berupa sakit kepala belakang ini. Obat-obatan herbal maupun obat antinyeri dapat digunakan untuk meredakan gejala, namun penanganan tetap harus mengatasi penyebab sakit kepala itu sendiri. Di bawah ini Anda dapat membaca beberapa penyebab sakit kepala belakang yang sering ditemui.

1. Sakit kepala tipe tegang (Tension type headache)

Sakit kepala tipe tegang merupakan salah satu jenis penyakit kepala primer, yang berarti penyebab sakit kepala ini berasal dari struktur di dalam kepala itu sendiri dan bukan karena penyebab dari luar. Jenis sakit kepala ini merupakan jenis sakit kepala primer penyebab sakit kepala bagian belakang yang paling banyak ditemui dengan angka kejadian yang lebih tinggi pada wanita.

Sakit kepala tipe tegang sendiri biasanya disebabkan oleh kesalahan posisi leher baik saat bekerja, duduk, maupun tidur yang nantinya akan menyebabkan kontraksi otot-otot leher dan berujung pada perangsangan struktur peka nyeri di leher. Selain itu nyeri kepala jenis ini bisa disebabkan oleh kondisi psikis seperti keadaan cemas yang kronis juga depresi.

Sakit kepala tipe tegang sendiri biasa dikeluhkan penderitanya sebagai nyeri seluruh bagian kepala yang terasa seperti terikat dan sering kali disertai tegang pada leher dan kepala bagian belakang. Sakit kepala jenis ini juga dirasakan tidak begitu berat dan tidak dipengaruhi oleh aktivitas, serta tidak disertai gejala lain seperti mual ataupun muntah. Sakit kepala tipe tegang sebenarnya tidak memerlukan penanganan berupa pemberian obat-obatan anti nyeri, cukup dengan menangani penyebab yang mendasarinya.

Anda perlu memperhatikan sikap dan posisi Anda ketika bekerja dan saat melakukan aktivitas lainnya, juga saat Anda beristirahat. Sikap dan posisi yang kurang benar saat sedang bekerja dengan komputer yang ditempatkan lebih rendah dari posisi tubuh kita misalnya, Anda bisa mengatur ulang letak komputer tersebut agar terhindar dari sakit kepala. Selain itu kebiasaan membaca sambil tidur juga harus dihentikan.

Bagi penderita yang penyebab sakit kepalanya merupakan masalah psikologis, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan konseling baik dengan para tokoh agama maupun dengan psikolog dan psikiater guna mengurangi masalah Anda. Parasetamol merupakan jenis obat yang pada umumnya digunakan  guna mengurangi sakit kepala tipe tegang ini.

Baca: Cara Sederhana Meredakan dan Mengobati Sakit Kepala

2. Sakit kepala tipe servikogenik

Jenis sakit kepala yang satu ini juga merupakan salah satu penyebab sakit kepala bagian belakang yang sering kali ditemui. Anda mungkin tidak familiar dengan istilah ini. Sakit kepala tipe servikogenik merupakan jenis sakit kepala yang menitikberatkan pada area leher dan kepala bagian belakang.

Berbeda dengan nyeri kepala tipe tegang sebelumnya, keluhan pada sakit kepala yang satu ini terkadang dapat dirasakan hanya sebelah kepala. Intensitas sakit kepala kepala tipe servikogenik ini juga dirasakan cukup berat jika dibandingkan dengan sakit kepala tipe tegang, dengan lama serangan yang bisa berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari.

Pencetus nyeri kepala yang satu ini juga lebih spesifik yakni gerakan leher, perubahan posisi tertentu oleh leher Anda, batuk dan bersin, juga saat Anda mengedan. Penderita sakit kepala tipe servikogenik ini akan mengeluhkan keterbatasan pada pergerakan leher dengan sumber sakit kepala yang berasal dari leher dan menyebar ke bagian lain dari kepala.

Pada sakit kepala tipe servikogenik hampir pasti dipastikan bahwa terdapat kelainan pada tulang belakang bagian leher dari penderitanya. Untuk itu terapi dari jenis sakit kepala ini adalah penggunaan obat-obatan anti nyeri dan juga obat pelemas otot yang akan lebih baik jika diberikan dengan resep dokter. Oleh karena itu segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda merasakan keluhan seperti di atas.

3. Neuralgia oksipital

Penyebab sakit kepala bagian belakang yang satu ini merupakan penyebab yang sebenarnya cukup jarang ditemui, akan tetapi sakit kepala ini merupakan salah satu penyebab yang paling mungkin dihubungkan dengan sakit kepala bagian belakang. Neuralgia berarti nyeri yang disebabkan oleh iritasi maupun sensitasi pada sistem saraf kita, sedangkan oksipital adalah struktur maupun area yang berada di bagian belakang kepala.

Berbeda dengan sakit kepala tipe servikogenik, pada neuralgia oksipital ini penderitanya akan merasakan sakit kepala yang berdenyut. Bagi sebagian orang, keluhan neuralgia oksipital ini serupa sengatan listrik yang menusuk dan terasa tajam pada bagian belakang kepala.

Terapi pada kasus neuralgia oksipital adalah dengan menggunakan obat-obatan pereda nyeri tertentu yang hanya dapat diberikan oleh dokter. Untuk mengurangi keluhan Anda bisa melakukan pemijatan dengan lembut pada daerah leher maupun kepala bagian belakang atau dengan memberikan kompres hangat di daerah leher.

Lalu, Bagaimana dengan Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang karena Kanker?

Salah satu gejala kanker otak yang pasti ditemui pada setiap penderitanya adalah nyeri kepala yang dirasakan begitu hebat dan dapat terjadi terus menerus, akan tetapi nyeri kepala yang ditimbulkan oleh kanker tidak akan berdiri sendiri. Gejala lain yang akan dikeluhkan oleh setiap pasien dengan tumor ataupun kanker otak adalah gangguan sistem saraf yang dipegang oleh otak.

Gejala yang dimaksud bisa berupa kejang maupun penurunan fungsi pergerakan, dimana pasien bisa saja mengalami kelemahan pada anggota geraknya. Selain itu pasien juga dapat mengeluhkan rasa mual atau muntah menyemprot tanpa didahului rasa mual. Kedua hal ini merupakan tanda khas dari peningkatan tekanan di dalam kepala seorang manusia yang dapat disebabkan oleh tumor.

Selain itu juga tanda peningkatan tekanan pada otak ini juga dapat ditemui dari pemeriksaan khusus pada mata, dimana akan ditemukan pembengkakan pada daerah penglihatan di retina yang dikenal dengan istilah papil edema. Untuk memastikan keberadaan sebuah tumor ataupun kanker otak, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan seperti CT scan ataupun MRI. Demikianlah artikel mengenai penyebab-penyebab tersering sakit kepala bagian belakang ini, semoga bermanfaat bagi kita semua!

Referensi:
http://www.livestrong.com/article/126882-causes-headaches-back-head/ (Bahasa Inggris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *