invisible hit counter

Penyebab Menstruasi Tidak Teratur dan Jenis Ganguan Menstruasi

Penyebab menstruasi tidak teratur pada kebanyakan wanita usia reproduksi tidaklah sama. Berbagai kondisi baik fisik maupun emosional dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur. Menstruasi merupakan sebuah siklus hormonal pada sistem reproduksi seorang wanita. Proses ini berawal sejak 14 hari sebelum proses menstruasi terjadi, sel telur dikeluarkan oleh indung telur dan akan menunggu untuk dibuahi. Selama 14 hari ini melalui sejumlah proses hormonal, maka lapisan dinding rahim setiap wanita akan dipersiapkan sebagai tempat untuk hasil pembuahan. Akan tetapi jika tidak terjadi proses pembuahan maka lapisan rahim yang dipersiapkan tadi akan luruh dan keluar dalam bentuk darah menstruasi.

Siklus mestruasi yang normal terjadi antara 21-35 hari dengan jarak optimal adalah 28 hari, dan biasanya lamanya seorang wanita mengalami  menstruasi adalah 5 hingga 7 hari. Dalam artikel ini selain akan membahas penyebab menstruasi tidak teratur, kita juga akan mengenal beberapa jenis gangguan menstruasi.

5 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur yang Sering Ditemui

Menstruasi yang tidak teratur memang memiliki pemahaman bahwa siklus sebulan sekali ini tidak beraturan, namun dalam dunia medis gangguan pola menstruasi ini tidak hanya berhubungan dengan siklus yang tidak teratur. Hampir semua gangguan pola haid ini memiliki penyebab yang berasal dari gangguan fisik maupun psikis seorang wanita. Untuk itu mari kita simak apa saja penyebab menstruasi tidak teratur yang sering ditemui.

  1. Berat badan

Penyebab menstruasi tidak teratur pertama yang akan kita bahas adalah masalah berat badan. Tahukah anda bahwa bahan pembentuk hormon-hormon reproduksi wanita adalah lemak? Hal inilah yang menyebabkan banyak wanita dengan berat badan terlalu kurus maupun terlalu gemuk adalah kelompok wanita yang banyak mengeluhkan gangguan pola haid ini.

Berat badan yang ideal bagi seorang wanita dapat diukur menggunakan sistem Indeks Masa Tubuh (IMT) yang merupakan hasil dari berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Hasil IMT yang normal berada pada kisaran 18,5 hingga 23 kg/m2, anda dikatakan memiliki berat badan kurang (underweight) jika hasil IMT anda berada di bawah 18,5 kg/m2 dan berat badan berlebih (overweight) jika IMT anda di atas 23 kg/m2.

  1. Stres emosional

Penyebab menstruasi tidak teratur berikutnya yang akan kita bahas adalah stres emosional dimana secara langsung maupun tidak langsung memiliki pengaruh terhadap kondisi biologis seorang wanita. Seorang wanita yang mengalami stres baik secara fisik maupun emosional secara tidak langsung mampu mengganggu keseimbangan hormonal di dalam tubuh mereka.

Sejumlah pendapat mengatakan bahwa stres secara psikis dapat menyebabkan perubahan mood dan juga mempengaruhi bagian otak anda yang juga mengontrol siklus menstruasi yakni hipotalamus. Selain menganggu proses ovulasi (proses pengeluaran sel telur dari indung telur), stres psikis juga dapat mempengaruhi kebiasaan makan seorang wanita. Kebiasaan makan yang berubah dapat mempengaruhi berat badan dan bisa menjadi penyebab menstruasi tidak teratur pada akhirnya.

  1. Masa perimenopause

Penyebab menstruasi tidak teratur yang satu ini akan sering dikeluhkan oleh wanita pada usia 40 hingga memasuki usia 50 tahun. Masa perimenopause adalah suatu masa yang terjadi sebelum seorang wanita akhirnya mengalami menopause dimana menstruasi berhenti sama sekali. Masa perimeopause ini bisa terjadi selama bertahun-tahun sebelum seorang wanita mengalami menopause yang sesunguhnya dan disertai dengan gejala seperti perubahan mood, sulit tidur, hot flushes (rasa panas dan berkeringat tanpa alasan) dan juga menurunnya gairah seks.

  1. Gangguan sistem reproduksi

Gangguan sistem reproduksi yang dapat menyebabkan seorang wanita mengalami gangguan menstruasi memang banyak, namun dalam artikel ini kita akan membahas mengenai PCOs (Polycystic Ovarian syndrome). PCOS menjadi salah satu penyebab menstruasi tidak teratur yang paling sering ditemui dalam dunia kesehatan. PCOs merupakan kumpulan gejala dimana terbentuk sejumlah kista di dalam indung telur seorang wanita.

Selain gangguan haid wanita yang menderita PCOs juga kesulitan mendapat momongan setelah menikah. Selain itu timbul bulu yang mudah rontok di wajah, dada dan anggota badan (hirsutisme), tumbuh jerawat yang banyak dan penderitanya identik dengan kelebihan berat badan.

  1. KB

Berikutnya adalah penggunaan alat kontrasepsi yang akan kita bahas sebagai penyebab menstruasi tidak teratur. Alat KB yang akan dibahas merupakan alat KB yang mengandung hormon baik estrogen maupun progesteron. Kedua jenis hormon ini akan mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh wanita yang menggunakannya, selain menggagalkan proses ovulasi guna mencegah seorang wanita menjadi hamil alat KB ini juga dapat menyebabkan seorang wanita mengalami gangguan pola haid.

Berbagai Jenis Gangguan Menstruasi yang Dialami Wanita

Setelah kita melihat apa saja penyebab menstruasi tidak teratur yang sering dialami oleh wanita, saat ini kia akan mencoba mengenal apa saja gangguan menstruasi tersebut. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gangguan menstruasi tidak semata-mata berupa gangguan siklus melainkan lebih dari itu. Untuk itu mari kita simak beberapa jenis gangguan menstruasi yang dialami wanita berikut ini!

Pertama, gangguan jumlah dan lama perdarahan haid dimana seorang wanita dapat mengalami perdarahan haid dalam jumlah yang banyak dengan durasi yang lebih lama (>7 hari) dari biasanya. Gangguan ini disebut menoragia dan lawannya disebut hipomenorea dimana jumlah perdarahan haid dan durasi haid anda menjadi lebih pendek.

Kedua, merupakan kelainan siklus haid yang dibagi menjadi 3 jenis yakni polimenorea, oligomenorea dan juga amenorea. Pada polimenorea seorang wanita dapat mengalami siklus haid yang kurang dari 21 hari sehingga dalam 1 bulan dirinya dapat mengalami 2x menstruasi. Lain halnya dengan oligomenorea dimana siklus haid seorang wanita menjadi lebih panjang (>35 hari). Pada kasus amenorea, seorang wanita tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut setelah sebelumnya sudah pernah menstruasi.

Berikutnya adalah gangguan perdarahan di luar haid dimana seorang wanita dapat mengalami menstruasi di luar siklusnya dan keluhan ini disebut dengan istilah metroragia, berbeda dengan polimenorea pada kasus metroragia seorang wanita memiliki siklus normal namun mengalami menstruasi diantar siklus tersebut. Selain kelainan diatas, ada juga kelainan haid yang disebut dengan dismenorea dimana seorang wanita mengalami nyeri perut bawah yang menyebar ke pinggang dan paha serta disertai rasa mual, muntah dan juga sakit kepala.

Demikianlah artikel mengenai 5 penyebab menstruasi tidak teratur dan juga beberapa jenis gangguan mentruasi yang mungkin dialami oleh seorang wanita. Bagi para wanita yang sering mengalami mentruasi tidak teratur, kenalilah penyebab menstruasi tidak teratur yang anda alami karena penyebab gangguan ini tidak selalu sama pada setiap wanita. Bila perlu coba periksakan diri anda ke dokter guna mengetahui penyebab pasti gangguan haid ini dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *