invisible hit counter

Obat Penguat Kandungan untuk Mencegah Resiko Keguguran

Obat Penguat Kandungan untuk Mencegah Resiko KeguguranIbu hamil yang beresiko pada masa awal kehamilannya, atau bisa dibilang terancam kehamilannya, biasanya akan diberikan obat penguat kehamilan oleh dokter. Obat tersebut penting diberikan untuk memperkuat kandungan ibu sehingga kehamilan masih bisa dipertahankan. Perdarahan adalah salah satu contoh kondisi yang dapat mengancam kehamilan sehingga harus diberikan obat penguat kandungan. Periode awal kehamilan memang harus dijaga betul dan diperhatikan. Ibu harus lebih berhati-hati saat beraktivitas karena pada periode ini janin masih dalam proses implantasi serta pembentukan organ-organ.

Apa Definisi Obat Penguat Kandungan? Mengapa Harus Diberikan?

Obat penguat kandungan bisa diartikan sebagai terapi suportif hormon progesteron yang diberikan salah satunya untuk mempertahankan kehamilan. Mengapa progesteron? Progesteron berperan penting untuk mempertahankan perlekatan hasil konsepsi selama plasenta belum sempurna terbentuk. Selama awal kehamilan, keberadaan progesteron banyak dipengaruhi oleh hormon hCG.

Apabila pembuahan tidak terjadi, korpus luteum (penghasil progesteron) akan meluruh bersamaan dengan proses menstruasi. Namun jika pembuahan terjadi, hormon hCG akan bekerja mempertahankan korpus luteum agar terus menghasilkan progesteron setidaknya hingga umur 10 minggu. Sesudahnya, tugas korpus luteum untuk menghasilkan progesteron akan digantikan oleh plasenta. Pada masa awal kehamilan (usia 6-7 minggu) progesteron produk korpus luteum sangat diperlukan untuk mempertahankan kehamilan.

Dari penjelasan tersebut tampak sekali betapa pentingnya progesteron saat awal kehamilan. Rendahnya kadar progesteron saat awal kehamilan berpotensi untuk terjadinya pelemahan kandungan yang biasa ditandai dengan munculnya flek darah bahkan perdarahan. Kejadian abortus sangat berpotensi untuk terjadi. Jika hal tersebut terjadi, terapi suportif hormon progesteron ini akan diberikan oleh dokter.

Kejadian flek saat awal kehamilan memang tidak lantas mengindikasikan adanya bahaya. Bisa jadi hal tersebut adalah hal fisiologis berupa efek samping dari penempelan hasil konsepsi ke dinding rahim. Oleh karena itu, segala yang terjadi sebaiknya dikonsultasikan dahulu dengan dokter. Pemeriksaan lanjutan dari dokter melalui USG trans vaginal (dalam) ataupun pengecekan kadar progesteron dalam tubuh biasanya akan dilakukan untuk memastikan kondisi ibu. Perlu diingat bahwa kadar progesteron normal adalah 20 ng/mL.

Berikut Macam Obat Penguat Kandungan

Sebelum memberikan obat, dokter akan mempertimbangkan beberapa kondisi ibu seperti riwayat perdarahan melalui vagina, riwayat keguguran, riwayat kegiatan ibu, dan lainnya. Jenis obat penguat kandungan yang biasa diberikan seperti: utrogestan, duphaston, cygest, dan premaston. Masing-masing jenis ini ada yang diberikan melalui oral, vagina, maupun anus.

1. Utrogestan

Merupakan obat yang mengandung progesteron termikronisasi. Tersedia dalam bentuk kapsul 100 mg dan 200 mg. Obat ini bisa dikonsumsi melalui oral dan vaginal. Ketersediaan obat ini harus menggunakan resep dokter. Pemberian melalui vagina biasanya untuk membantu terjadinya kehamilan.

Selain untuk memperkuat kandungan, utrogestan berfungsi juga untuk mengatasi amenore primer dan sekunder, gangguan premenstruasi, juga terapi gejala menopouse. Jika dikonsumsi selama hamil, utrogestan juga berperan dalam menyiapkan sekresi air susu ibu. Tidak semua ibu diperbolehkan mengonsumsi obat ini, dokter akan mempertimbangkannya sebelum diberikan.

2. Duphaston

Duphaston merupakan obat yang berisi progesteron sintetis. Duphaston ini berbentuk obat salut selaput. Bekerja untuk mengatasi endometriosis, disminorhea, infertilitas, serta sindrom pre menstruasi. Kandungan di dalamnya berupa dydrogesterone 10 mg.

Pemberian berdasarkan dosis dibedakan menurut kondisi yang dialami. Sebagai obat untuk mengatasi ancaman keguguran, dosis awal diberikan sebanyak 40 mg sekaligus, diikuti 5-10 mg setiap 8 jam. Sebaiknya dikonsultasikan dahulu, dokter lebih memahami terkait ini.

3. Cygest

Cygest mengandung sediaan hormon esterogen 400 mg. Obat ini diberikan dengan dosis 2x400mg. Selain berfungsi untuk menguatkan kehamilan, cygest juga biasa digunakan untuk membantu terjadinya kehamilan bagi ibu yang memiliki riwayat keguguran sebelumnya.

Pemberiannya bisa melalui vagina atau anus. Jika melalui vagina, pastikan tidak ada infeksi vagina atau radang pada saluran kemih. Jika melalui anus, pastikan tidak mengalami konstipasi dan radang pada usus.

4. Premaston

Premaston mengandung Allyestrenol 5 mg yang berperan pada hormon-hormon plasenta penguat kandungan. Diberikan untuk mencegah kemungkinan kelahiran prematur juga keguguran. Obat ini berbentuk tablet. Selama dosis dan penggunaan diberikan secara benar, premaston aman bagi ibu maupun janin.

Efek Samping Obat Penguat Kandungan yang Perlu untuk Diketahui

Sebenarnya, terkait efek samping yang ditimbulkan obat penguat kandungan selama kehamilan tidaklah membahayakan. Selama penggunaannya sesuai dengan dosis yang diberikan, obat ini aman dikonsumsi. Beberapa efek samping di bawah ini adalah kemungkinan kecil yang mungkin terjadi:

  • Sakit kepala, migrain
  • Payudara terasa kencang
  • Munculnya jerawat
  • Menurunkan gairah dengan suami
  • Menimbulkan mual dan muntah
  • Kemungkinan terjadi konstipasi atau susah BAB
  • Meningkatkan suhu tubuh
  • Nyeri pada perut

Efek samping di atas kemungkinan munculnya sangatlah kecil, meski tidak menutup kemungkinan untuk terjadi. Hal yang perlu diperhatikan bahwa penggunaan dan konsumsi obat haruslah dengan rekomendasi dan resep dari dokter semata. Keamanan selama hamil harus tetap diutamakan.

Mengenal Beberapa Vitamin dan Mineral Penunjang Kesehatan Kandungan

Merawat kesehatan dan kekuatan kandungan agar terhindar dari berbagai ancaman keguguran misalnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengonsumsi vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Lalu apa sajakah yang dibutuhkan?

1. Asam Folat

Asam folat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil utamanya saat masa awal kehamilan. Asam folat sangat diperlukan dalam menunjang proses pembentukan organ tubuh bayi. Kecacatan pada sistem saraf bayi bisa dicegah dengan rutin mengonsumsi asam folat ini.  Melihat cukup pentingnya asam folat, beberapa pakar menganjurkan untuk mengonsumsi asam folat bahkan sejak masih merencanakan kehamilan.

Sediaan asam folat berupa suplemen, biasanya akan diberikan oleh tenaga kesehatan saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilannya. Dosis yang diberikan yakni 400 mg setiap harinya. Asam folat ini dikonsumsi rutin hingga usia kandungan mencapai bulan ke tiga.

2. Vitamin D

Vitamin D sangat dibutuhkan saat kehamilan utamanya untuk pertumbuhan tulang bayi. Banyak pertumbuhan tersendat jika tubuh kekurangan vitamin D ini. Sumber alami penghasil vitamin D ini bisa diperoleh dari telur, daging, sarden, juga salmon. Sediaan dalam bentuk tablet pun juga ada.

3. Kalsium

Kebutuhan kalsium ibu hamil berkisar antara 200-300 mg. Tentu kebutuhan ini lebih tinggi daripada biasanya karena dipergunakan untuk menyuplai pertumbuhan dan perkembangan janin. Kalsium banyak tersimpan dalam makanan seperti tahu, tempe, susu kedelai, serta kacang merah.

4. Zat Besi (Fe)

Pada masa awal kehamilan, zat besi belum terlalu diperlukan karena biasanya ibu masih dalam kondisi mual hebat. Zat besi mengandung Fe yang khas bau amis sehingga memicu reaksi mual. Oleh karenanya, dianjurkan saat usia kehamilan masuk ke trimester ke dua untuk mulai mengonsumsi ini.

Zat besi penting untuk mencegah kejadian anemia pada ibu hamil. Pencegahan anemia ini sangat berdampak bagus pada pengurangan angka kejadian perdarahan. Anemia menjadikan ibu lemas tak bertenaga dan mudah lelah. Oleh karenanya, suplai zat besi dari luar diperlukan bisa dari sayuran hijau, kacang-kacangan, buah kering, dan bentuk tablet.

Demikian beberapa informasi terkait obat penguat kehamilan yang kami sajikan. Segala bentuk obat yang dimunculkan tentu saja bisa dikonsumsi setelah melalui konsultasi dengan dokter sebelumnya. Kehati-hatian ibu selama hamil juga memerlukan perhatian khusus. Konsumsi obat vitamin dan mineral sangat dianjurkan untuk menjaga kandungan agar tetap kuat dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *