invisible hit counter

Obat Jamur Kulit Tradisional dari Bahan Alami

Obat Jamur Kulit Tradisional dari Bahan AlamiBagi Anda yang sedang terinfeksi jamur di kulit, tentunya sangat membutuhkan obat jamur kulit yang mujarab agar tidak perlu menggaruk kulit yang gatal sepanjang waktu. Jamur sesungguhnya adalah mikroorganisme yang dapat ditemukan baik di dalam maupun di luar ruangan. Faktanya, terdapat lebih dari 50.000 jenis jamur di lingkungan yang kita tempati sekarang ini. Secara alami memang jamur dapat tumbuh di kulit kita tanpa menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi, kadang-kadang beberapa faktor dapat menyebabkan jamur tumbuh tak terkendali, dan pada saat itulah tubuh kita mengalami infeksi jamur.

Sebelum Mengetahui Obat Jamur Kulit yang Mujarab, Ketahuilah Ciri-Ciri Infeksi Jamur Berikut Ini!

Infeksi jamur biasanya dikategorikan berdasarkan jenis jamur yang menimbulkan infeksi, keparahan infeksi, atau bagian tubuh yang terkena. Infeksi jamur itu sendiri dapat terjadi di permukaan kulit, di lipatan kulit, atau di tempat-tempat lain yang hangat dan lembab yang sebagai hasilnya timbul rasa gatal yang hebat. Berikut adalah beberapa infeksi jamur yang lazim timbul di tubuh kita:

  • Kurap kaki

Kurap kaki atau yang sering disebut dengan athlete’s foot atau tinea pedis adalah infeksi jamur yang terjadi di kaki. Jamur yang menyebabkan kurap kaki tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab seperti sepatu, kaos kaki, kolam renang, atau lantai di kamar mandi umum.

Orang yang menderita kurap kaki akan mengalami kulit mengelupas dan pecah-pecah. Kemudian kulit akan tampak kemerahan dan timbul gelembung di permukaannya. Tidak lupa rasa gatal, terbakar, atau keduanya, yang membuat penderitanya akan bergegas mencari obat jamur kulit yang mujarab.

  • Kurap di selangkangan

Kurap di selangkangan yang populer dengan sebutan tinea cruris atau jock itch adalah infeksi jamur yang menyerang area genital, paha sebelah dalam, dan pantat. Kurap di selangkangan dapat menular ke orang lain melalui kontak kulit langsung atau kontak dengan benda-benda penderita yang membawa jamur.

Orang yang mengalami kurap di selangkangan bisa jadi sangat menderita karena ia merasa sangat gatal di area selangkangan atau pantat, namun tidak mungkin ia bisa menggaruknya di sembarang tempat bukan? Hampir pasti ia akan segera mencari obat jamur kulit apa yang manjur mengobati infeksinya. Selain gatal, pada area yang terinfeksi akan muncul ruam yang berbentuk bulat dan berwarna merah dengan batas tegas dan lebih tinggi daripada kulit yang normal. Kulit yang terinfeksi juga tampak mengelupas dan pecah-pecah.

  • Candidiasis

Rasa gatal di selangkangan juga dapat disebabkan oleh jamur candida. Gejalanya sama seperti kurap selangkangan, namun infeksi jamur akibat jamur candida tidak menular. Jamur candida tidak hanya menyerang area selangkangan saja, namun juga area ketiak, sekitar mulut, bagian dasar kuku, dan organ intim wanita.

Selain merah dan gatal, pada area yang terinfeksi jamur candida mungkin akan timbul bintil yang mengeluarkan cairan bening atau putih. Candidiasis yang menyerang mulut akan menimbulkan lapisan putih di lidah dan membran mukosa pipi, sedangkan candidiasis yang menyerang organ intim akan membuat organ intim wanita mengeluarkan cairan putih atau kuning.

Dapatkan Obat Jamur Kulit Alami dari Bahan Tradisional di Sekitar Anda

Setiap orang dapat mengalami infeksi jamur, bahkan bagi orang yang sangat menjaga kebersihan sekalipun. Hal ini karena infeksi jamur dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti melemahnya sistem imunitas tubuh, efek samping antibiotik tertentu, cedera pada kulit, diabetes, atau lingkungan yang memang menjadi lebih lembab. Namun jangan berkecil hati. Bahan-bahan tradisional berikut ini, yang dapat Anda peroleh dengan mudah, dapat Anda manfaatkan sebagai obat jamur kulit alami.

  • Teh

Teh mengandung tannin yang dapat membunuh jamur yang menyebabkan infeksi. Selain itu, teh juga mengandung astringen, yang membantu meredakan gejala yang timbul akibat infeksi jamur seperti rasa gatal, pembengkakan, dan peradangan pada kulit. Anda cukup mencelupkan beberapa kantong teh dalam air hangat selama 10 menit, ambil, dan letakkan dalam lemari es selama 30 menit. Kemudian, letakkan kantong teh dingin tersebut ke area yang terinfeksi jamur. Ulangi 3 kali dalam sehari hingga infeksi jamur menghilang.

Untuk infeksi jamur yang menyerang bagian dasar kuku dan jari kaki, Anda dapat menggunakan teh hitam. Caranya, celupkan 5 kantong teh hitam dalam 4 cangkir air mendidih selama 5 menit. Biarkan hingga air menjadi dingin lalu masukkan kaki atau tangan Anda ke dalamnya selama 30 menit. Ulangi 2 kali sehari selama 5-6 minggu.

  • Minyak kelapa

Anda mungkin tidak menyangkanya, tapi memang benar bahwa minyak kelapa dapat digunakan sebagai obat jamur kulit karena kandungan asam lemak rantai sedang di dalamnya. Asam lemak inilah yang bekerja secara efektif dalam membasmi jamur. Untuk hasil terbaik, gunakan virgin coconut oil (VCO) yang sekarang dapat dengan mudah ditemukan di toko atau supermarket. Cukup oleskan VCO ke area yang terinfeksi dan biarkan mengering sendiri. Ulangi 2-3 kali sehari hingga infeksi jamur menghilang.

  • Bawang putih

Tidak hanya digunakan untuk memperkuat rasa masakan, bawang putih juga membawa banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya adalah mampu menjinakkan infeksi jamur. Yang Anda perlukan hanya dua siung bawang putih dan beberapa tetes minyak zaitun. Pertama-tama, haluskan dua siung bawang putih tersebut. Tambahkan beberapa tetes minyak zaitun, lalu campur hingga membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut ke area yang terinfeksi dan biarkan selama 30 menit. Kemudian basuh dengan air suam-suam kuku dan keringkan dengan cara ditepuk-tepuk. Cara ini dapat Anda lakukan 2 kali sehari.

Selain memanfaatkan bawang putih sebagai obat jamur kulit alami yang penggunaannya di luar tubuh, Anda juga dapat menambahkan beberapa siung bawang putih dalam makanan Anda untuk mempercepat proses penyembuhan.

  • Cuka apel

Cuka apel dapat sangat membantu meredakan infeksi jamur yang Anda alami karena kandungan anti mikroba di dalamnya. Selain itu, sifatnya yang sedikit asam dapat mencegah penyebaran jamur lebih lanjut, dan mempercepat proses penyembuhan. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari cuka apel, campurkan 2 sendok makan cuka apel dalam 1 cangkir air hangat dan minum 2 kali sehari.

Cara lain yang dapat Anda coba adalah dengan melarutkan cuka apel dengan air, dengan proporsi yang sama. Kemudian oleskan larutan tersebut pada kulit yang terinfeksi dan biarkan selama 30 menit. Anda bahkan dapat mencelupkan bagian tubuh Anda yang terkena infeksi jamur dalam larutan tersebut. Jika sudah, tepuk-tepuk area yang terinfeksi dengan handuk lembut untuk mengeringkannya.

  • Kunyit

Kunyit telah lama dikenal memiliki kandungan antiseptik dan antijamur alami, yang membuatnya menjadi obat jamur kulit dari bahan tradisional yang sangat baik. Cukup dengan menumbuk halus kunyit lalu menempelkannya di atas kulit yang terinfeksi, diamkan beberapa saat, lalu basuh dengan air suam-suam kuku. Untuk mempercepat proses penyembuhan, panaskan segelas susu yang telah ditambahkan 1 sendok teh bubuk kunyit. Tambahkan pula madu sesuai selera, lalu minum saat masih hangat.

  • Yoghurt

Pilihlah yoghurt tanpa rasa atau pemanis untuk dapat menggunakannya sebagai obat jamur kulit. Probiotik dalam yoghurt memproduksi asam laktat, yang pada akhirnya dapat mengendalikan pertumbuhan jamur sehingga menghentikan infeksi yang terjadi. Yoghurt juga baik bagi pencernaan, sehingga tidak ada salahnya mengkonsumsi yoghurt tiap hari sebagai bagian dari menu makanan sehat Anda.

Pastikan untuk menjaga agar infeksi jamur tidak berulang kembali. Sangat dianjurkan untuk mempertahankan kulit Anda agar tetap bersih dan kering, terutama di daerah lipatan-lipatan kulit, karena jamur sangat senang tumbuh di daerah yang lembab. Pakailah baju yang dapat menyerap keringat dengan baik, dan gantilah baju tiap kali berkeringat. Demikian artikel yang dapat kami sampaikan tentang obat jamur kulit, semoga membawa manfaat untuk kita semua .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *