invisible hit counter

Makanan untuk Penderita Asam Lambung supaya Tidak Mudah Kambuh

Makanan untuk Penderita Asam Lambung supaya Tidak Mudah KambuhAnda yang memiliki penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) mungkin sedang rajin-rajinnya mencari informasi tentang makanan untuk penderita asam lambung demi terbebas dari rasa nyeri pada ulu hati dan sensasi terbakar di dada yang kerap timbul. Tapi apakah yang dimaksud dengan penyakit asam lambung atau GERD? Dan apa sajakah makanan yang tepat agar penyakit asam lambung tidak sering kambuh? Sebelum beranjak ke sana, ada baiknya kita akrab dengan sistem pencernaan kita terlebih dahulu untuk mengenal organ-organ yang terlibat dalam proses pencernaan dan bagaimana organ-organ tersebut bekerja.

Saluran pencernaan manusia terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Makanan yang sudah dicerna di mulut kemudian didorong masuk ke esofagus melalui gerakan menelan. Esofagus mendorong makanan masuk ke lambung melalui mekanisme peristaltik. Pada bagian bawah esofagus, di pertemuan antara esofagus dan lambung, terdapat cincin otot yang mengontrol masuknya makanan dari esofagus ke lambung. Cincin otot ini disebut lower esophageal sphincter (LES).

Dalam keadaan normal, LES menutup. Begitu ada makanan mendekati LES, barulah LES membuka dan mengizinkan makanan memasuki lambung. Begitu makanan ada di lambung, LES akan menutup kembali untuk mencegah agar makanan dan asam lambung tidak naik kembali ke esofagus.

Pada penyakit asam lambung atau GERD, LES tidak berfungsi sehingga asam lambung bisa naik ke atas. Akibatnya, penderita mungkin merasa kembung, mual, dan nyeri seperti terbakar di perut dan dada. Mulut penderita mungkin terasa pahit, sulit untuk menelan makanan, bahkan disertai muntah. Ketika gejala-gejala tersebut timbul, produksi air liur penderita juga mungkin meningkat karena zat asam menyebar hingga tenggorokan bagian belakang, sehingga tubuh bereaksi dengan memproduksi banyak air liur untuk ‘membersihkan’ iritan tersebut.

Enam Makanan untuk Penderita Asam Lambung yang Wajib Dikonsumsi

Makanan yang Anda konsumsi mempengaruhi banyak sedikitnya produksi asam lambung. Rasa nyeri dan sensasi terbakar di perut atau dada itu mungkin timbul setelah Anda mengkonsumsi makanan tertentu. Sehingga, menyesuaikan diet dengan cara mengkonsumsi jenis makanan yang tepat adalah kunci untuk mencegah penyakit asam lambung atau GERD.

Pada prinsipnya, jenis makanan yang dapat memicu penyakit asam lambung mungkin berbeda antara satu orang dan orang lainnya. Untuk mengetahui makanan apa yang dapat memicu penyakit asam lambung Anda, buatlah jurnal makanan yang mencakup: makanan apa yang Anda makan, jam berapa Anda mengkonsumsi makanan tersebut, serta apa gejala yang Anda rasakan.

Lengkapi jurnal makanan tersebut selama paling tidak satu minggu. Jurnal makanan ini akan bermanfaat untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang Anda konsumsi dalam kurun waktu yang agak lama, sekaligus untuk mengidentifikasi makanan apa yang memicu timbulnya penyakit asam lambung Anda.

Ada beberapa makanan untuk penderita asam lambung yang dapat Anda masukkan dalam diet Anda sehari-hari, untuk membantu mengatasi gejala penyakit asam lambung Anda. Berikut adalah enam di antara makanan-makanan tersebut yang dapat Anda coba:

  • Sayuran

Sayuran berdaun hijau, bersama jenis sayuran lainnya, secara alami mengandung sangat sedikit lemak dan gula sehingga dapat membantu mengurangi produksi asam lambung. Contoh sayuran berdaun hijau yang baik untuk lambung adalah kacang hijau, buncis, brokoli, kembang kol, asparagus, selada, dan seledri. Selain itu, wortel, kentang, dan timun juga baik dikonsumsi untuk mengurangi produksi asam lambung.

Selain diolah menjadi sup atau bentuk hidangan lain yang Anda kenal, sayur juga bisa Anda olah menjadi salad untuk menambah variasi diet Anda. Namun, jika Anda ingin mengolahnya menjadi salad, hindari memasukkan tomat, bawang bombay, keju, dan dressing dengan kandungan lemak tinggi. Jika Anda ingin sekali memasukkan dressing dengan kandungan lemak, batasi maksimal hanya satu sendok teh saja untuk sekali penyajian.

  • Oatmeal

Jenis makanan yang mungkin menjadi favorit Anda waktu sarapan ini dapat menyerap asam lambung sehingga cocok menjadi makanan untuk penderita asam lambung. Oatmeal juga kaya akan serat, sehingga baik untuk pencernaan dan dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Alternatif lain selain oatmeal adalah nasi merah dan roti gandum utuh. Roti jenis ini selain mengandung banyak serat untuk kesehatan sistem pencernaan, juga dilengkapi dengan vitamin dan nutrisi lainnya yang baik untuk tubuh.

  • Daging tanpa lemak

Makanan berlemak dan berminyak adalah salah satu makanan yang dapat memicu kenaikan asam lambung. Jika Anda ingin mengkonsumsi daging, pilihlah yang tanpa kulit dan tanpa lemak. Di samping itu, olahlah daging, ikan, atau seafood dengan cara dipanggang, direbus, dikukus, atau dibakar untuk meminimalkan kandungan lemak di dalamnya. Terkait protein hewani, putih telur juga dapat Anda konsumsi untuk menurunkan asam lambung, namun hindari kuning telurnya karena kandungan lemak dalam kuning telur sangat tinggi.

  • Jahe

Rempah satu ini tidak hanya dapat memberikan rasa hangat di badan. Namun ternyata, jahe mengandung zat kimia anti peradangan yang alami, sehingga dapat digunakan sebagai obat alami untuk GERD dan masalah sistem pencernaan lainnya. Anda bisa menambahkan potongan atau parutan jahe dalam hidangan Anda, atau menambahkannya dalam teh hangat untuk meredakan gejala asam lambung Anda.

  • Pisang

Anda mungkin telah mendengar manfaat buah pisang untuk mencegah stroke, menurunkan tekanan darah, dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh karena kandungan kaliumnya yang tinggi. Ternyata pisang juga direkomendasikan menjadi salah satu makanan untuk penderita asam lambung. Kandungan kalorinya yang tinggi juga baik untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh. Selain pisang, buah lain yang juga disarankan bagi penderita asam lambung adalah melon, semangka, mangga, apel, dan pir.

  • Lidah buaya

Lendir tanaman lidah buaya dikenal berkhasiat menyembuhkan luka dengan cepat, namun di samping itu ternyata lidah buaya juga memiliki kandungan serat tinggi sehingga cocok direkomendasikan menjadi makanan untuk penderita asam lambung.

Tips Mencegah Kenaikan Asam Lambung

Makanan yang pedas, asam, berlemak, dan berminyak dapat memicu peningkatan asam lambung. Selain itu, konsumsi kafein, alkohol, dan soda yang berlebihan juga menimbulkan dampak yang sama. Namun selain faktor makanan, ada hal lain yang dapat menyebabkan penyakit asam lambung. Sehingga selain memberi perhatian pada makanan untuk penderita asam lambung, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan:

  • Menerapkan pola makan yang teratur. Hindari terlambat makan dan makan terlalu kenyang. Atur pola makan Anda menjadi lebih sedikit namun sering. Hindari pula makan terlalu dekat dengan waktu tidur, berilah waktu setidaknya 3 hingga 4 jam untuk memberi kesempatan bagi makanan agar tercerna sempurna.
  • Posisi tubuh. Jangan langsung berbaring setelah makan. Tetaplah duduk tegak setidaknya 2 jam sesudah makan. Tinggikan bantal Anda 10 hingga 15 centimeter untuk mencegah asam lambung naik ke esofagus saat tidur.
  • Hindari konsumsi alkohol, rokok, soda, dan kafein.
  • Hindari stres.

Jika Anda sudah berusaha mengkonsumsi makanan untuk penderita asam lambung dan menerapkan cara-cara pendukung lainnya namun gejala terus memburuk, sebaiknya temui dokter Anda secara langsung. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang sehingga diagnosa yang pasti dapat ditegakkan dan penanganan yang tepat dapat segera diberikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *