invisible hit counter

Ketahui Apa Saja Penyebab Buang Air Besar Berdarah

Ketahui Apa Saja Penyebab Buang Air Besar BerdarahKeluhan buang air besar berdarah saat ini sering kali dikeluhkan oleh sebagian besar orang, sehingga penting bagi kita untuk mengenali penyebab buang air besar berdarah ini. Buang air besar berdarah merupakan suatu kondisi khas dan juga serius yang digunakan tenaga kesehatan sebagai pertanda bahwa terjadi gangguan pada saluran cerna bagian bawah anda. Saluran cerna yang dimaksud dimulai dari usus halus, usus besar, rektum hingga lubang anus dengan kelainannya masing-masing. Penyebab buang air besar yang disertai darah ini juga bermacam-macam mulai dari pelebaran pembuluh darah disekitar anus, infeksi oleh kuman tertentu, proses radang yang terjadi sepanjang saluran cerna hingga proses keganasan atau kanker saluran cerna. Untuk itu mari kita simak pembahasan mengenai penyebab BAB berdarah berikut ini.

Waspadai Penyebab BAB Berdarah di Bawah Ini!

Buang air besar keluar darah merupakan suatu kondisi medis serius yang memerlukan penanganan serius dari tenaga kesehatan. Penyebabnya pun bermacam-macam dan memerlukan pemeriksaan khusus untuk penegakkan diagnosis yang tepat. Di bawah ini akan dibahas sejumlah kondisi yang sering menjadi penyebab buang air besar bercampur darah.

  • Wasir atau ambeien

Wasir atau ambeien yang dikenal masyarakat dalam dunia medis dikenal dengan istilah hemoroid. Hemoroid ini sendiri dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan lokasi anatomis yang mengalami kelainan yakni hemoroid interna dan hemoroid eksterna. Penyebab dari ambeien ataupun wasir ini adalah penebalan bantalan jaringan di sekitar anus yang terdiri dari pembuluh darah dan penebalan ini dapat menimbulkan berbagai keluhan yang sangat mengganggu. Penebalan ini dipengaruhi oleh kebiasaan mengedan yang sering dialami oleh pasien yang sulit buang air besar.

Seperti disebutkan di atas wasir atau hemoroid ini, dibagi menjadi hemoroid eksterna dan interna berdasarkan lokasi anatomisnya. Pada wasir atau hemoroid eksterna, keluhan yang sering timbul adalah perasaan tidak nyaman saat duduk dan terkadang nyeri yang disebabkan oleh pembengkakan dan juga penyumbatan pada pembuluh darah di sekitar anus namun jarang menimbulkan perdarahan saat buang air besar.

Berbeda dengan wasir eksterna, wasir atau hemoroid interna biasanya tidak menimbulkan nyeri, dan lebih identik dengan buang air besar keluar darah. Darah yang keluar berwarna merah segar, keluar menetes saat sedang BAB dan tidak bercampur dengan kotoran. Pada fase lebih lanjut penebalan bantalan pembuluh darah pada wasir interna ini akan mengalami prolaps atau keluar saat sedang buang air besar. Tipikal prolaps wasir inilah yang akan menentukan diagnosis dan juga jenis terapi yang akan diterima oleh pasien.

Pada stadium lanjut prolaps wasir biasanya tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam anus dan membutuhkan penanganan berupa terapi bedah. Pada stadium awal dimana hanya terdapat keluhan BAB disertai tetesan darah, terapi non bedah menjadi pilihan utama. Terapi non bedah ini berupa modifikasi diet dengan mengkonsumsi lebih banyak makanan berserat, banyak minum air putih dan juga mengurangi konsumsi daging sehingga BAB menjadi lancar. Selain itu hindari kebiasaan mengedan maupun aktivitas berat yang menyebabkan anda harus mengedan saat melakukannya.

  • Infeksi saluran cerna

Infeksi saluran cerna yang dapat menjadi penyebab buang air besar berdarah ini dikenal dengan istilah disentri. Disentri sendiri dapat disebabkan oleh infeksi amoeba (parasit) maupun oleh bakteri. Kedua jenis kuman ini dapat menginfeksi lapisan dalam dari usus anda dan menyebabkan anda mengalami BAB berdarah. Pada kasus disentri ini, pasien sering mengeluhkan BAB cair bercampur darah dan juga lendir yang terjadi lebih dari 10 kali dalam sehari sehingga sering kali disebut diare berlendir dan berdarah.

Selain diare berlendir dan berdarah, pasien juga dapat mengeluhkan kram perut, demam dan juga lemas akibat kehilangan sejumlah besar cairan dari dalam tubuhnya. Berbeda dengan wasir, pada kasus disentri terapi yang diberikan bukanlah berupa terapi bedah melainkan pengobatan dengan menggunakan antibiotik tertentu. Untuk itu segera periksakan diri anda ke dokter jika mengalami keluhan disentri seperti di atas.

  • Radang saluran cerna

Berbeda dengan infeksi pada saluran cerna dimana kita dapat menentukan kuman penyebabnya, proses radang yang terjadi pada saluran cerna ini didasari oleh proses imun yang terganggu. Radang saluran cerna (Inflammatory Bowel Disease) merupakan suatu kondisi peradangan kronis yang terjadi pada usus dengan faktor genetik yang dominan.

Faktor genetik memiliki banyak efek pada kondisi medis ini, selain melumpuhkan sistem imun kita terhadap infeksi kuman di dalam saluran cerna, faktor genetik ini juga dapat meyebabkan gangguan pertahanan lapisan saluran cerna sehingga usus mudah diserang oleh berbagai kuman dan juga kehilangan kemampuannya untuk menyerap sari-sari makanan. Faktor lingkungan seperti diet tinggi protein hewani maupun merokok juga diperkirakan memberi pengaruh terhadap kelainan ini.

Inflammatory Bowel Disease terdiri dari 2 jenis kelainan yakni penyakit Crohn dimana proses radang dapat terjadi pada seluruh saluran cerna dan juga Kolitis ulseratif dimana proses radang hanya mengenai lapisan usus besar. Gejala yang ditimbulkan berupa diare terus menerus dengan disertai darah dan nyeri perut, selain diare sebagian pasien mengalami konstipasi, lemas dan juga penurunan berat badan. Inflammatory Bowel Disease merupakan suatu penyakit yang memerlukan penanganan khusus dari dokter spesialis penyakit dalam. Waspadai gejalanya!

  • Kanker saluran cerna

Kanker atau keganasan saluran cerna merupakan salah satu penyebab buang air besar berdarah yang sering dialami oleh orang tua. Keganasan saluran cerna dapat dipicu oleh kondisi medis lainnya seperti radang saluran cerna dan juga faktor lingkungan seperti konsumsi lemak hewani yang tinggi, rendah serat dan juga kebiasaan merokok.

Kanker saluran cerna yang sering ditemui adalah kanker kolorektal (usus besar dan rektum), dengan keluhan beragam mulai dari rasa tidak nyaman pada perut, keluhan lemas karena perdarahan pada lapisan saluran cerna yang makin lama makin hebat dialami. Perdarahan saluran cerna yang dialami pasien terjadi bertahap, mulai dari hanya tersamar dan perlu pemeriksaan khusus untuk mendeteksinya, hingga perdarahan masif yang dapat dilihat langsung.

  • Kelainan bawaan saat lahir

Kelainan bawaan saat lahir yang terjadi pada anak-anak usia dini ini dikenal dengan istilah invaginasi. Invaginasi sendiri merupakan suatu kelainan yang terjadi dimana terdapat bagian usus yang masuk ke dalam usus lainnya sehingga menimbulkan keluhan berupa buang air besar keluar darah seperti agar-agar yang disertai tangisan hebat sang anak karena rasa sakit. Kelainan ini membutuhkan terapi bedah dari dokter ahli.

Setelah membaca berbagai penyebab buang air besar berdarah di atas, kita tentu perlu mewaspadai setiap keluhan buang air besar yang disertai darah apapun penyebabnya. BAB berdarah merupakan tanda serius bahwa sedang terjadi sesuatu dengan saluran cerna anda dan anda perlu penanganan yang tepat dari dokter. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *