invisible hit counter

Ketahui Apa Saja Komplikasi Diabetes yang Berbahaya

Ketahui Apa Saja Komplikasi Diabetes yang BerbahayaPenderita kencing manis haruslah waspada dan mengetahui apa saja komplikasi diabetes yang mungkin mengintai dirinya. Bukan ingin menakut-nakuti, komplikasi penyakit diabetes kebanyakan merupakan penyakit yang cukup parah dan sulit disembuhkan, sehingga mengontrol kadar gula darah adalah salah satu cara pengobatan yang paling baik. Kadar gula darah yang tinggi secara konstan dan terus menerus dapat merusak berbagai macam organ dalam tubuh, seperti pembuluh darah, saraf dan organ lainnya. Selain itu, komplikasi kencing manis juga dapat merontokkan sistem imunitas tubuh sehingga seorang penderita diabetes rentan terserang infeksi kuman dan bakteri.

Inilah Komplikasi Diabetes yang Wajib Anda Waspadai

Banyak sekali jenis komplikasi diabetes yang dapat terjadi. Mulai dari kerusakan pembuluh darah yang dapat membahayan organ-organ vital dalam tubuh, hingga kerusakan saraf yang dapat merenggut kualitas hidup. Bahkan, kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol pun dapat menyebabkan gangguan kehidupan seksual Anda. Ketahuilah bahwa hampir semua komplikasi diabetes disebabkan oleh rusaknya organ tubuh akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam waktu yang konstan dan periode yang cukup lama. Simak apa saja yang dapat menjadi komplikasi penyakit diabetes dan lakukanlah pencegahan agar komplikasi-komplikasi di bawah ini tidak mampir di dalam kehidupan Anda.

1. Penyakit Jantung dan Stroke

Gula darah yang tinggi dan dibiarkan dalam waktu lama dapat merusak jaringan pembuluh darah, yaitu pembuluh darah menjadi menyempit. Akibatnya, penderita diabetes rentan terserang penyakit yang melibatkan kerusakan pembuluh darah seperti penyakit jantung dan juga stroke. Apalagi bila penderita diabetes tersebut juga mengidap penyakit kolesterol yang tinggi dan darah tinggi. Penelitian menyebutkan bahwa penderita diabetes lima kali lebih rentan terserang penyakit jantung dan stroke. Penyakit jantung yang dimaksud terutama adalah serangan jantung, yang diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner. Sedangkan stroke sendiri merupakan penyakit yang diakibatkan kurangnya suplai darah ke organ vital tersebut.

2. Kerusakan pada Organ Kaki

Seperti yang sidah disebutkan di atas, penyakit diabetes akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Ternyata, kerusakan dan penyempitan pembuluh darah ini bukan hanya berbahay bagi organ jantung dan juga otak, namun juga tungkai dan kaki. Komplikasi diabetes yang satu ini tidak dapat dianggap sepele, karena akan sangat mengganggu aktivitas harian penderitanya. Selain karena kerusakan pembuluh darah, penyakit ini juga disebabkan oleh kerusakan pembuluh saraf. Rusaknya kaki dapat menampakkan diri dalam berbagai gejala.

Paling seringnya adalah timbul luka yang tidak dapat kering dan sembuh meski sudah mendapatkan penanganan luka yang adekuat. Parahnya, luka ini sering melebar ke bagian yang lebih dalam sehingga merenggut otot dan tulang. Gejala kedua yang juga tidak dapat disepelekan adalah kaki menjadi cepat capai meski hanya dipakai berjalan dalam jarak dekat. Kaki pun menjadi sering terasa kesemutan, nyeri dan panas.

3. Kerusakan Saraf

Komplikasi diabetes lainnya yang sangat sering terjadi adalah rusaknya organ saraf di tubuh kita. Kerusakan saraf ini terjadi karena tingginya gula darah yang terus menerus, terutama pada penderita diabetes yang kadar gula darahnya tidak terkontrol. Paling seringnya, kerusakan saraf ini dirasakan penderita sebagai sensasi kesemutan terus menerus pada bagian tubuh tertentu, misalnya kaki atau tangan. Selain kesemutan, penderita pun seringkali tidak merasa nyeri bila terjadi luka pada kakinya, sehingga sering menimbulkan luka borok yang tidak kunjung sembuh. Rusaknya saraf tidak hanya mempengaruhi anggota gerak tubuh, namun juga sistem pencernaan. Banyak penderita diabetes yang merasa mual, kembung, diare dan sembelit yang diakibatkan rusaknya saraf di pencernaan.

4. Gagal Ginjal

Salah satu komplikasi diabetes yang paling menyeramkan adalah terjadinya gagal ginjal1. Komplikasi diabetes yang satu ini sangat sering menyerang penderita diabetes pada tahap akhir. Gagal ginjal yang terjadi merupakan gagal ginjal kronik yang tidak dapat disembuhkan dan kondisi kesehatan tubuh hanya dapat dipertahankan dengan proses cuci ginjal seumur hidup. Sama halnya dengan komplikasi diabetes lainnya, penyakit ini timbul pada penderita diabetes yang gula darahnya tidak terkontrol. Celakanya, gejala gagal ginjal kronik seringkali tidak terlalu nampak pada tahap awal sehingga banyak penderita diabetes yang baru ketahuan mengidap kerusakan ginjal pada tahap dan stadium akhir gagal ginjal.

5. Kerusakan Mata

Selain menyerang organ vital, penyakit diabetes pun dapat mengincar indera penglihatan. Komplikasi diabetes yang satu ini pun tidak jarang menyerang penderita diabetes yang tidak megontrol kadar gula darah secara teratur. Kadar gula darah yang tinggi akan menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah mata, terutama yang bertugas mendampingi retina, bagian dari mata yang bertugas menerima gambar yang akan disampaikan ke otak. Gejalanya, penderita akan merasa penglihatan semakin buram yang tidak dapat diobati dengan kacamata. Untuk menghindari komplikasi ini, Anda haruslah mengontrol kadar gula darah secara teratur dan juga mengontrol kesehatan mata Anda ke dokter mata secara berkala.

6. Disfungsi Seksual

Meski tidak akan merenggut nyawa, komplikasi diabetes yang satu ini akan mengurangi kualitas hidup penderita diabetes. Kerusakan yang ditimbulkan gula darah yang tinggi dapat pula menyerang saraf dan pembuluh darah pada organ genitalia. Pada kaum pria,, komplikasi diabetes yang sering terjadi adalah disfungsi ereksi. Namun, tidak hanya terbatas pada pria, perempuan pun dapat mengalami gangguan seksual seperti menurunnya gairah seksual, alat intim yang mengering, rasa sakit saat berhubungan intim dan kepuasan seksual yang dapat menurun.

7. Mudah Terkena Infeksi

Jenis komplikasi diabetes yang harus selalu diwaspadai oleh penderita diabetes adalah rentannya terkena penyakit infeksi. Penyakit infeksi yang seringkali menjadi komplikasi diabetes adalah infeksi kulit dan paru-paru. Infeksi kulit yang kerap menjadi komplikasi diabetes adalah infeksi jamur yang memberikan gejala gatal-gatal pada kulit, terutama pada lipatan tubuh. Tidak jarang, jamur pun sering menginfeksi organ intim perempuan penderita diabetes sehingga menyebabkan keputihan. Infeksi paru-paru yang seringkali menjadi komplikasi diabetes adalah infeksi kuman tuberculosis atau TBC. Selain paru-paru dan kulit, infeksi lain dari komplikasi diabetes adalah saluran kencing dan telinga.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Pernyataan di atas pun berlaku bagi penyakit-penyakit yang merupakan komplikasi diabetes. Kebanyakan, komplikasi penyakit diabetes merupakan suatu kondisi penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan mempunyai sifat yang progresif. Artinya, bila kadar gula darah tidak dikontrol, komplikasi diabetes akan terus berjalan hingga tahap akhir. Rajinlah dan disiplinkanlah diri Anda untuk mencegah penyakit yang dapat ditimbulkan oleh kencing manis tersebut. Melakukan kunjungan dokter dan kontrol gula darah yang teratur merupakan hal yang wajib Anda lakukan untuk mecegah komplikasi diabetes di atas. Dan taatilah saran serta perintah dokter dalam mengobati penyakit kencing manis Anda. Selamat hidup sehat dan jauh dari komplikasi diabetes.

Footnote
1. https://gaya.tempo.co/read/news/2017/04/10/060864453/faktor-risiko-utama-gagal-ginjal-adalah-hipertensi-dan-diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *