invisible hit counter

Ciri-Ciri Keguguran yang Wajib Diwaspadai dan Faktor Penyebabnya

Mewaspadai tanda dan ciri-ciri keguguran merupakan tindakan yang tepat dilakukan oleh wanita hamil karena dengan mengetahui tanda awal keguguran ini penanganan tepat dapat menolong kehamilan anda dari bahaya. Bagi pasangan yang sudah lama menanti kehadiran buah hati di tengah keluarga, kehamilan seorang wanita menjadi berita yang sangat ditunggu-tunggu.

Segala upaya dilakukan agar proses kehamilan selama 9 bulan ini berjalan dengan baik, mulai dari awal pertumbuhan dan perkembangan sang janin hingga proses persalinan nantinya. Akan tetapi bahaya keguguran tetap menjadi salah satu masalah yang mengintai setiap proses kehamilan. Dalam dunia kesehatan, keguguran lebih dikenal dengan istilah abortus yang berarti keluarnya hasil pembuahan secara spontan sebelum ia mampu bertahan hidup di luar kandungan (usia kandungan < 20 minggu). Berbagai masalah kesehatan bisa menyebabkan seorang wanita hamil mengalami keguguran, untuk itulah mari kita kenali sejumlah ciri-ciri keguguran dan juga penyebab seorang wanita hamil mengalami keguguran!

4 Tanda dan Ciri-Ciri Keguguran yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar kasus keguguran yang terjadi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu disebabkan oleh kegagalan pertumbuhan janin di dalam rahim. Hal inilah yang menyebabkan janin di dalam kandungan terlepas dari rahim sehingga menimbulkan berbagai keluhan yang tidak lain adalah ciri-ciri keguguran. Mari kita simak apa saja tanda dan ciri-ciri keguguran tersebut!

  1. Keluar darah dari jalan lahir.

Ciri-ciri keguguran pertama yang sering sekali dikeluhkan oleh wanita hamil yang mengalami keguguran adalah keluarnya darah dari jalan lahir. Perdarahan yang dirasakan oleh seorang wanita hamil pada usia kandungan kurang dari 20 minggu memang tidak selalu mengarah kepada keadaan abortus, namun keluhan ini menunjukkan telah terjadi sesuatu dengan kehamilan anda.

Perdarahan dari jalan lahir yang dialami oleh seorang wanita hamil pada kasus aborsi juga bervariasi, mulai dari yang hanya timbul berupa bercak (spotting) hingga perdarahan hebat yang bisa membahayakan jiwa sang ibu karena hilangnya darah dalam jumlah yang sangat banyak. Untuk itulah seorang wanita yang sedang hamil harus mewaspadai keluhan ini, jika anda merasakan timbul perdarahan dari jalan lahir maka segera periksakan diri anda ke bidan atau dokter kandungan untuk memastikan kondisi janin di dalam rahim juga menentukan pilihan terapi yang perlu anda jalani.

Perlu anda ketahui bahwa tidak semua kasus abortus dengan perdarahan berakhir buruk, jika anda sesegera mungkin memeriksakan diri dan mendapat pertolongan yang tepat maka janin anda masih bisa dipertahankan. Kasus seperti ini dikenal dengan istilah abortus iminens, itulah mengapa sangat penting bagi wanita hamil untuk mewaspadai ciri-ciri keguguran ini.

  1. Nyeri perut bagian bawah.

Selanjutnya ciri-ciri keguguran yang juga sering dikeluhkan oleh wanita hamil yang pernah mengalaminya adalah timbulnya nyeri atau kram pada perut bagian bawah. Nyeri perut serta rasa kram yang timbul ini merupakan respon dari terlepasnya jaringan di dalam rahim seorang wanita dan memaksa rahim untuk berkontraksi tidak hanya untuk mengeluarkan jaringan tersebut melainkan juga untuk mengurangi perdarahan yang timbul akibat pelepasan jaringan itu sendiri. Nyeri yang dirasakan bisa timbul tiba-tiba tanpa adanya pencetus sebelumnya disertai dengan perdarahan dari jalan lahir.

  1. Keluar jaringan dari jalan lahir.

Berikutnya ciri-ciri keguguran yang akan kita bahas adalah keluarnya jaringan berupa kantung dari jalan lahir anda. Keluhan keguguran yang satu ini merupakan pertanyaan wajib yang akan ditanyakan tenaga kesehatan pada setiap wanita hamil dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir pada usia kandungan kurang dari 20 minggu. Hal ini menjadi sangat penting ditanyakan mengingat tidak semua kasus abortus akan berakhir dengan kematian janin di dalam kandungan.

Sayangnya jika seorang wanita hamil mengaku bahwa ia telah mengalami keluhan keluar jaringan berbentuk kantung dari jalan lahir maka bisa dipastikan bahwa ia sudah mengalami keguguran. Selanjutnya dokter kandungan akan melanjutkan pemeriksaan untuk melihat apakah masih ada sisa jaringan yang tersisa dalam rahim anda atau tidak. Jika sudah tidak ada jaringan tersisa maka anda akan dianjurkan untuk beristirahat, namun jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa masih ada sisa jaringan di dalam rahim maka anda perlu menjalani sejumlah tindakan seperti kuretase.

  1. Hilangnya tanda kehamilan.

Ciri-ciri keguguran yang terakhir akan kami bahas di dalam artikel ini adalah hilangnya tanda-tanda kehamilan. Pada kasus seperti ini seorang wanita hamil mungkin tidak akan mengeluhkan ciri-ciri keguguran seperti yang sudah disebutkan di atas yakni timbul bercak atau perdarahan dari jalan lahir, nyeri pada perut bagian bawah atau keluarnya jaringan dari jalan lahir mereka. Kasus ini dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilan missed abortion, dimana sebenarnya telah terjadi kematian janin dengan usia kurang dari 20 minggu akan tetapi jaringan yang telah mati tersebut tidak dikeluarkan selama 8 minggu atau lebih dari dalam rahim sang ibu.

Kenali Faktor-Faktor Penyebab Seorang Wanita Hamil Mengalami Keguguran

Setelah melihat 4 tanda dan ciri-ciri keguguran yang sering dikeluhkan oleh wanita hamil yang mengalaminya, sekarang kita perlu mengenali apa saja faktor penyebab seorang wanita hamil mengalami keguguran. Dengan mengetahui sejumlah faktor penyebab keguguran ini, kita bisa mencegah dan menurunkan risiko mengalami kondisi seperti ini dikemudian hari.

  • Faktor janin

Faktor pertama penyebab seorang wanita hamil mengalami keguguran adalah masalah pertumbuhan janin yang tidak sempurna. Hal ini disebabkan oleh kelainan kromosom yang terjadi sejak awal pertumbuhannya sehingga organ-organ penting di dalam tubuhnya tidak dapat berkembang dan berakhir dengan keguguran.

  • Faktor ibu.

Selanjutnya penyebab seorang wanita hamil mengalami keguguran adalah berasal dari penyakit atau kebiasaan buruk yang dilakukan oleh ibunya. Seperti contoh pada penyakit infeksi kehamilan yang disebabkan oleh sejumlah virus dan parasit (infeksi TORCH pada kehamilan) dan juga penyakit diabetes atau kencing manis. Kedua jenis penyakit ini dapat menyebabkan kelainan pertumbuhan janin sejak awal kehamilan. Selain itu faktor nutrisi ibu dan kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol berlebih bisa mengganggu proses perkembangan janin dari minggu ke minggu. Trauma hebat dan paparan radiasi yang berlebih juga  dapat mencetuskan keguguran pada wanita hamil.

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai ciri-ciri keguguran dan juga penyebab seorang wanita hamil mengalami keguguran. Melihat pembahasan mengenai beberapa penyebab keguguran sebagai seorang calon ibu anda memegang peran yang besar dalam tumbuh kembang sang janin sejak awal masa kehamilan, asupan nutrisi yang cukup dan pola hidup yang sehat akan membantu pertumbuhan mereka. Selain itu pemeriksaan kehamilan juga sangat penting untuk memantau perkembangan mereka di dalam rahim dan mendeteksi jika ada kelainan sejak awal kehamilan. Akhirnya semoga artikel ini berguna bagi kita semua dan kehamilan anda sehat selalu hingga proses persalinan nanti ya Bunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *