invisible hit counter

Berbagai Gejala Penyakit Liver yang Harus Diwaspadai sejak Dini

Penyakit liver merupakan penyakit yang menyerang organ liver (hati) dan gejala penyakit liver ini akan sangat beragam tergantung penyebabnya dan juga seberapa jauh kerusakan yang terjadi pada organ ini. Liver (hati) merupakan sebuah organ yang berada di dalam rongga perut dan memegang peran yang sangat penting dalam metabolisme makanan dan juga produk-produk berbahaya sisa metabolisme tubuh dan tidak hanya itu organ ini juga memegang peranan dalam penyimpanan beberapa senyawa penting seperti zat besi dan pembentukan faktor pembekuan darah dan masih banyak lagi fungsi lain.

Melihat peran penting inilah maka gejala penyakit liver yang timbul tentu akan sangat banyak dan beragam.  Beberapa gejala penyakit liver dapat dideteksi dengan mudah pada fase awal penyakit namun sejumlah besar keluhan berbahaya malah timbul pada fase lanjut dari penyakit ini. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mewaspadai setiap gejala yang timbul dari penyakit liver ini.

Kenali dan Waspadai Gejala Penyakit Liver berdasarkan Penyebabnya

Seperti yang sudah disebutkan di atas gejala penyakit liver sungguh sangat beragam dan didasari pada penyebab dan berat-ringannya penyebaran penyakit tersebut. Oleh karenanya sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa saja hal-hal yang menjadi penyebab sakit liver ini. Di dalam artikel ini kami akan menyajikan sejumlah gejala penyakit liver yang sering dikeluhkan penderitanya berdasarkan penyebab yang mendasari gangguan tersebut.

1. Penyakit liver yang disebabkan oleh infeksi virus.

Penyakit liver yang disebabkan oleh infeksi virus dikenal dengan istilah hepatitis dan disebabkan oleh virus dengan nama yang sama yakni Virus Hepatitis yang memiliki lebih dari 1 jenis virus. Sejauh ini para ahli kesehatan sudah dapat mendeteksi 5 tipe virus Hepatitis yakni virus Hepatitis A, B, C, D dan virus Hepatitis E, dari ke-5 tipe virus ini, virus hepatitis A dan E merupakan jenis virus yang sering muncul sebagai kejadian luar biasa dan erat hubungannya dengan perilaku hidup bersih yang buruk dari penderitanya.

Kedua jenis virus ini ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi kotoran penderita hepatitis dan infeksinya bersifat akut namun dapat sembuh dengan baik. Gejala penyakit liver yang disebabkan oleh infeksi virus baik hepatitis A maupun E meliputi rasa lemas badan, demam, rasa mual hingga muntah, nyeri perut sebelah kanan atas dan dapat menyebabkan mata dan kulit anda terlihat kuning yang kadang disertai dengan perubahan warna air seni anda menjadi lebih pekat seperti teh.

Hal ini disebabkan oleh fungsi liver anda untuk mengubah sebuah senyawa bernama bilirubin yang merupakan hasil dari proses daur ulang sel darah merah manusia, menjadi bentuk tidak berbahaya yang akan mewarnai kotoran dan air seni kita dan dikeluarkan dari tubuh. Penderita penyakit liver mengalami perubahan warna kulit dan juga perubahan warna air seni dikarenakan tingginya kadar senyawa tersebut di dalam darah.

Berbeda dengan kedua jenis virus sebelumnya, pada infeksi virus Hepatitis B, C dan D (jarang ditemukan) infeksi yang ditimbulkan membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhannya dan sangat mudah menimbulkan komplikasi di kemudian hari karena infeksi ini merupakan salah satu penyebab kanker hati dan sirosis (kerusakan hati tahap akhir). Penderita hepatitis B maupun C akan menimbulkan gejala yang kurang begitu khas seperti gejala hepatitis A dan E, penderitanya mungkin akan mengeluhkan demam ringan, nafsu makan yang berkurang, rasa lemas badan, nyeri perut sebelah kanan dan perubahan warna kulit dan juga air seni. Penderita hepatitis B dapat berkembang menjadi kronis dan jarang menimbulkan gejala dan terkadang baru diketahui setelah telah timbul komplikasi seperti penumpukan cairan dalam perut (ascites) dan perdarahan dari saluran cerna. Penderita hepatitis C juga sangat rentan mengalami komplikasi berupa sirosis hati dan juga kanker.

2. Penyakit liver yang disebabkan oleh penimbunan lemak.

Selanjutnya adalah salah satu penyakit yang menyerang liver karena penimbunan lemak (5% dari berat badan) di dalam liver yang dikenal dengan istilah fatty liver. Faktor risiko penyakit ini adalah obesitas, konsumsi alkohol berlebih dan kelainan genetik namun kasus penimbunan lemak terbanyak disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih dan juga obesitas, sehingga penyakit ini dikategorikan menjadi Alcoholic Fatty Liver Disease (AFLD) dan Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD).

Pada tahap awal baik penyakit fatty liver yang disebabkan oleh alkohol dan non-alkohol seperti obesitas tidak menimbulkan gejala apapun, sehingga penyakit-penyakit ini terkadang terdeteksi secara tidak sengaja melalui pemeriksaan USG atau CT-scan serta pada fase lanjut dimana penimbunan lemak sudah sangat luas. Gejala yang mungkin ditimbulkan berupa lemas badan, mudah lelah dan rasa tidak enak pada perut.

3. Penyakit liver yang disebabkan oleh sirosis hati dan kanker.

Sirosis hati dan kanker hati merupakan stadium akhir dan tahap akhir perkembangan hampir semua penyakit liver. Gejala penyakit liver pada kondisi baik sirosis maupun kanker hati meliputi gejala dari komplikasi menahun yang terjadi di dalam tubuh penderitanya, seperti penurunan berat badan drastis, perdarahan saluran cerna terutama kerongkongan (esofagus), penimbunan cairan dalam rongga perut hingga seluruh tubuh, masalah jantung dan ginjal hingga gangguan pembekuan darah.

Demikianlah sejumlah gejala penyakit liver yang bisa kami sajikan didasari pada penyebab timbulnya penyakit tersebut. Penyakit yang menyerang liver anda sebenarnya tidak hanya terbatas pada penyakit-penyakit yang sudah kami sebutkan sebelumnya, untuk itu anda memerlukan dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk melakukan pemeriksaan sehingga anda bisa mendapatkan terapi yang tepat secepatnya. Selain itu melihat gejala penyakit liver yang dikeluhkan sering kali tidak khas, kita harus lebih waspada dan peduli terhadap keluhan-keluhan yang timbul pada tubuh kita.

Baik infeksi hati oleh virus Hepatitis maupun penyakit liver lainnya jika diketahui sejak awal maka kemungkinan penyembuhan akan lebih besar, selain itu perburukan kondisi umum penderitanya juga bisa dihindari. Pengobatan untuk setiap penyakit liver ini juga beragam, mulai dari yang hanya berupa pengobatan simptomatik (hanya mengobati gejala yang timbul) hingga menggunakan sejumlah obat-obatan anti virus yang sudah banyak ditemukan.

Untuk infeksi virus Hepatitis di negara kita setiap bayi sudah bisa divaksin untuk mencegah infeksi virus Hepatitis, hanya saja vaksin yang ada hanya untuk mencegah infeksi virus Hepatitis B. Infeksi virus Hepatitis A dan E yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup yang sehat dan memperhatikan kebersihan diri, makanan dan lingkungan sekitar. Pola hidup sehat dengan menjaga berat badan tidak berlebih dan tidak mengkonsumsi alkohol juga akan menghindari anda dari penyakit perlemakan hati (fatty liver). Akhir kata semoga artikel mengenai berbagai gejala penyakit liver berdasarkan penyebabnya ini berguna untuk menambah wawasan para pembaca sekalian.

Referensi:
http://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-liver-failure (Bahasa Inggris)
http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/liver-failure/basics/definition/con-20030966 (Bahasa Inggris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *