invisible hit counter

Apa Saja Penyebab Susah Tidur di Malam Hari atau Insomnia?

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab susah tidur. Sehingga Anda harus mengatasi berbagai penyebab tersebut supaya terhindar dari gangguan susah tidur. Bagi Anda yang belum pernah mengalaminya mungkin akan bertanya-tanya, mengapa sebagian orang mengalami keluhan susah tidur. Padahal banyak orang yang apabila merebahkan diri sebentar saja di kasur tiba-tiba langsung tertidur. Sedangkan pada kasus susah tidur ini, mereka susah sekali untuk mengantuk/memejamkan mata dan itu biasanya terjadi sangat sering. Jadi bisa dibayangkan bahwa waktu malam hari yang seharusnya sangat efektif dimanfaatkan untuk istirahat dengan tidur nyenyak tetapi tidak dapat dilakukan karena berbagai penyebab.

Susah tidur atau yang sering disebut sebagai insomnia merupakan suatu gangguan di mana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur pada periode yang seharusnya. Gangguan ini dapat terjadi hanya kadang-kadang saja, dapat terjadi pada momen tertentu secara akut, atau dapat juga terjadi secara kronis di mana terjadi sangat sering dalam waktu yang sangat lama. Walaupun kelihatannya sepele, namun ternyata akibat susah tidur ini dapat menimbulkan efek yang sangat besar. Efek tersebut antara lain yaitu dapat menyebabkan kelelahan yang berkepanjangan, rasa sakit atau tidak nyaman pada badan dan persendian, susah berfikir dan berkonsentrasi, mudah terserang penyakit, gangguan persyarafan dan koordinasi gerak tubuh, mudah mengalami masalah kejiwaan, penurunan fungsi otak, bahkan dapat menyebabkan kematian lebih dini.

Berbagai Penyebab Susah Tidur yang Sebaiknya Anda Tahu

Semua orang dapat mengalami gangguan susah tidur, dari anak-anak, remaja, orang dewasa, sampai lansia. Semakin maju suatu bangsa, ternyata justru meningkatkan kasus gangguan susah tidur ini. Hal ini berkaitan dengan perubahan gaya hidup suatu masyarakat dengan segudang aktifitasnya yang semakin padat ataupun pola makan yang kurang sehat sehingga lebih memicu terjadinya susah tidur. Berbagai hal yang dapat menjadi penyebab susah tidur antara lain sebagai berikut:

  1. Gangguan psikologis

Gangguan psikologis merupakan penyebab susah tidur yang paling sering. Gangguan psikologis ini biasanya karena faktor stres atau depresi. Timbulnya stres atau depresi ini dipicu oleh adanya masalah yang dipikirkan terlalu serius atau banyaknya beban tugas/pekerjaan yang tidak dapat dikelola dengan baik. Beban pikiran yang menumpuk akan mengendap di memori otak dan terbawa terus sehingga mengakibatkan seseorang susah tidur.

  1. Menderita suatu penyakit

Menderita suatu penyakit juga dapat menjadi penyebab susah tidur karena terjadinya gangguan rasa nyaman pada tubuhnya. Penyakit tersebut baik yang bersifat akut maupun kronis. Bahkan penyakit yang ringan sekalipun, misalnya flu, batuk, atau gatal-gatal, juga dapat menyebabkan seseorang susah tidur. Terlebih lagi jika menderita penyakit yang kronis, seperti kencing manis, penyakit jantung, asma, penyakit ginjal, stroke, dan sebagainya. Sakit yang terjadi pada situasi khusus seperti mengalami kecelakaan atau terbentur dengan keras juga dapat menyebabkan gangguan tidur.

  1. Konsumsi makanan atau zat-zat tertentu

Jenis makanan atau zat-zat tertentu ternyata juga dapat menjadi penyebab susah tidur. Makanan yang dapat menyebabkan susah tidur biasanya adalah makanan yang mengandung gas sehingga dapat meningkatkan asam lambung, seperti nangka, durian, kol, sawi, dan tape. Sehingga sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan tersebut secara berlebihan terutama bagi Anda yang sering mengalami gangguan asam lambung. Kemudian zat-zat yang dapat mengakibatkan susah tidur antara lain yaitu kafein/kopi, rokok, dan alkohol.

  1. Faktor usia

Faktor usia merupakan proses alami tubuh yang menua sehingga mengalami berbagai perubahan berupa penurunan fungsi organ tubuh. Keadaan ini menimbulkan berbagai keluhan yang sering dialami oleh lansia, antara lain sering merasakan nyeri di persendian,sering merasa kebas/kesemutan, badan mudah lelah, dan biasanya frekuensi menjadi lebih sering terutama di malam hari. Apalagi ditambah dengan penyakit yang sering dialami oleh lansia, seperti hipertensi, reumatik, kencing manis, asam urat, dan sebagainya yang seringkali menjadi penyebab insomnia atau susah tidur.

Selain faktor usia, perubahan hormon pada wanita juga dapat  menyebabkan susah tidur, hal itu sering terjadi pada wanita yang mengalami menopause, pada wanita hamil, atau pada wanita yang mengalami nyeri saat menstruasi (dismenore)

  1. Pola kerja yang tidak teratur

Jika seseorang memiliki pola kerja yang tidak teratur maka hal itu juga dapat menjadi penyebab susah tidur. Pola kerja yang tidak teratur maksudnya adalah orang yang jam kerjanya tidak menentu setiap harinya, kadang pagi hari, siang hari, maupun malam hari. Pola kerja semacam ini sering dijalani oleh para pekerja dengan sistem shift atau dilakukan oleh para pekerja lapangan. Sebenarnya hal ini tidak menjalani masalah asalkan dapat mengatur waktu tidurnya dengan baik, tetapi akan sangat mengganggu jika orang tersebut tidak mampu mengelola waktu dengan baik.

  1. Perjalanan jauh

Ketika Anda baru saja selesai melakukan perjalanan jauh, seringkali pada malam harinya merasa tidak nyaman dan seolah-olah masih berada di kendaraan. Hal ini tentunya juga dapat menjadi penyebab susah tidur. Keadaan ini sering disebut sebagai jetlag. Dinamakan jetlag karena biasanya terjadi pada orang sehabis melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Namun kenyataan yang terjadi tidak hanya pada pesawat saja, orang yang setelah berjam-jam melakukan perjalanan dengan bus, kereta, kapal, maupun sepeda motor juga dapat mengalami jetlag.

  1. Tidur siang yang berlebihan

Penyebab susah tidur yang berikutnya yaitu tidur siang yang berlebihan ketika siang hari. Melakukan tidur pada siang hari sebenarnya berdampak baik bagi kesehatan, namun jika dilakukan terlalu lama maka efeknya akan susah tidur pada malam harinya. Untuk orang yang memang bekerja di malam hari, tentunya hal ini tidak masalah. Tetapi untuk Anda yang tidak ada aktifitas kerja di malam hari maka sebaiknya sebentar saja ketika melakukan tidur siang.

  1. Kurang aktifitas fisik

Kurang aktifitas fisik atau olahraga juga dapat menjadi penyebab susah tidur. Sebab jika kurang berlahraga, tubuh Anda akan terasa kaku, kurang bugar, dan peredaran darah tidak lancar. Hal ini dapat berdampak pada gangguan tidur. Cobalah untuk melakukan olahraga secara rutin terutama di sore hari, maka pada malam harinya Anda akan mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

  1. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga mempunyai peran penting untuk menciptakan waktu istirahat dan tidur dengan nyaman. Lingkungan yang kurang kondusif dapat membuat Anda susah tidur malam. Lingkungan yang kurang kondusif tersebut antara lain yaitu suara bising/gaduh, pencahayaan yang terlalu terang, suhu kamar yang terlalu panas, ruang kamar yang berantakan/kumuh, atau bisa juga akibat pindah dari suatu wilayah ke wilayah lain dan belum mampu beradaptasi dengan baik.

Orang yang mengalami susah tidur biasanya mempunyai kualitas hidup yang kurang baik karena kurangnya waktu untuk beristirahat dengan optimal. Gejala yang dirasakan dapat bervariasi, antara lain yaitu merasa kesulitan untuk tidur walaupun sudah berusaha untuk memejamkan mata di tempat tidur, merasa lelah ketika bangun tidur dan dalam kondisi yang tidak segar, mudah merasakan sakit kepala terutama di pagi hari, mudah marah atau emosi, mata kelihatan merah, susah berkonsentrasi, dan mudah mengantuk di siang hari.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi susah tidur antara lain yaitu dengan menciptakan pikiran tenang dengan teknik relaksasi pernafasan, jangan terlalu lama ketika tidur siang, hindari melakukan aktifitas di tempat tidur seperti membaca atau mengerjakan tugas di tempat tidur, berbaringlah di tempat tidur jika memang benar-benar ingin tidur dan usahakan untuk tidur di jam yang sama dan bangun di jam yang sama dengan memasang alarm. Selain itu hindari zat-zat yang dapat menyebabkan susah tidur, seperti kafein, rokok, maupun alkohol, jangan makan ketika menjelang atau mendekati waktu tidur malam tetapi juga jangan tidur dalam keadaan lapar. Jika Anda mengalami gangguan kesehatan sebaiknya periksakan ke dokter agar dapat mendapatkan penyembuhan sehingga tidak mengganggu istirahat tidur Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *